Kelurahan Kota Bekali Calon Pengantin Lewat Inovasi “Pelawan Kota”

TANJUNGPANDAN — Pemerintah Kelurahan Kota, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, menggelar program inovasi penyuluh perkawinan yang dikenal dengan nama “Pelawan Kota”, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Kota Budi dan menghadirkan pemateri dari berbagai unsur, mulai dari petugas puskesmas, BKKBN/KB, Dukun Kota, tokoh agama, Lembaga Adat Melayu (LAM) Kelurahan Kota, tokoh masyarakat, hingga calon pengantin.

Penyuluhan diberikan secara bergantian. Kik Dukun Kota Tabrani menyampaikan wejangan mengenai kehidupan perkawinan dan pentingnya kesiapan pasangan dalam membangun rumah tangga.

Selanjutnya, tokoh agama Sich Agung memberikan siraman rohani mengenai kehidupan berumah tangga serta mengingatkan calon pengantin bahwa pernikahan merupakan bagian dari ibadah.

Sementara itu, Ketua LAM Kelurahan Kota, Selly, memberikan nasihat tentang kehidupan rumah tangga. Calon pengantin diingatkan untuk menghindari sikap kasar, menjaga keharmonisan keluarga, serta memperkuat nilai-nilai adat dan istiadat sebagai bekal dalam membangun keluarga.

Materi berikutnya disampaikan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB)/PILKB Kelurahan Kota, Hasnayati. Ia memaparkan berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki jenjang pernikahan, meliputi usia ideal perkawinan, yakni 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki, kesiapan mental, kemandirian ekonomi, kematangan fisik, pendidikan, serta kepatutan dalam berumah tangga.

Lurah Kota Budi mengatakan, penyuluhan tersebut merupakan salah satu rangkaian dari inovasi “Pelawan Kota”. Sebelum mendapatkan surat pengantar nikah dari kelurahan, calon pengantin diberikan arahan dan pembekalan agar lebih siap menjalani kehidupan berumah tangga.

“Pada hari ini kami melaksanakan salah satu program inovasi kami, yaitu inovasi Pelawan Kota. Sebelum kami memberikan surat pengantar nikah, calon pengantin kami berikan semacam arahan dan pembekalan untuk mereka yang akan melaksanakan pernikahan,” ujar Budi.

Menurutnya, inovasi “Pelawan Kota” telah diluncurkan pada 10 Juni 2026. Program tersebut mencakup berbagai kegiatan, mulai dari pencegahan stunting, peningkatan ketaatan beragama, penguatan adat istiadat, hingga penyuluhan perkawinan dan pembinaan keluarga harmonis.

“Program ini dalam rangka pencegahan stunting, kemudian taat beragama, di situ ada adat istiadat, penyuluhan perkawinan, keluarga yang harmonis dan lain-lain yang ada di dalam program tersebut,” katanya.

Budi juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut, terutama karena pada kegiatan kali ini terdapat satu calon pengantin yang mengikuti pembekalan.

“Alhamdulillah, pada hari ini sudah selesai dilaksanakan. Dalam bulan ini ada satu calon pengantin yang kami berikan pembekalan melalui program Pelawan Kota,” tuturnya.

Melalui inovasi tersebut, Pemerintah Kelurahan Kota berharap calon pengantin memiliki kesiapan yang lebih matang, baik dari sisi mental, ekonomi, agama, kesehatan maupun pemahaman adat, sehingga mampu membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.*