Home / Bangka Belitung / Disambut Upacara Adat, Dato’ Sri Prof. Dr. Bustami Rahman Kunjungi LAMBEL

Disambut Upacara Adat, Dato’ Sri Prof. Dr. Bustami Rahman Kunjungi LAMBEL

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Ketua LAM (Lembaga Adat Melayu) NSS (Negeri Serumpun Sebalai) Provinsi Babel Dato’ Sri Prof. Dr H. Bustami Rahman beserta rombongan lakukan kunjungan silatuhrahmi ke LAMBEL (Lembaga Adat Melayu Belitung), Rumah Adat Melayu Belitung di Jalan A. Yani Tanjungpandan, Belitung, pada hari ini.

Kedatangan rombongan Ketua LAM NSS (Negeri Serumpun Sebalai) Provinsi Babel Datu’ Sri Prof. Dr Bustami Rahman diterima dari jajaran Dewan Penasehat LAMBEL H. Sahani Saleh S.Sos, Ketua LAMBEL Drs. H. Abdul Hadi Adjin dan para pemangku adat kecamatan dan desa se Belitung dengan upacara adat berupa penyampaian sekapur sirih (timpak) sebagai ucapan selamat datang dan tanda ikatan persaudaraan.

Adapun acara ini dihadiri dari LAMBEL diantaranya, Ketua Dewan Penasehat LAMBEL H. Sahani Saleh S.Sos, Ketua LAMBEL Drs. H. Abdul Hadi Adjin, pengurus LAMBEL Achmad Hamzah, Ismail Mihad, Ketua LAM Kecamatan Sofwan AR, LAM Desa Se Belitung dan perwakilan Geopark Belitong.

Sementara rombongan LAM NSS dihadiri Ketua LAM NSS (Negeri Serumpun Sebalai) Babel Datu’ Sri
Prof. Dr Bustami Rahman, Sektetarisnya Akhmad Elpian, dan pengurus LAM NSS, Yan Sancin, Ikhsan Mogo Kintakasin, Andi AS, zulkarnaen Syamaudin, Abdul Gofar, Achmad Nazuari, Ali Usman.

Ketua Dewan Penasehat LAMBEL H. Sahani Saleh S.Sos ucapan selamat datang kepada ketua LAM NSS Babel ke Belitung semoga dengan kehadirannya dapat memperkuat kembali kebersamaan dan kekompakan adat dan budaya di provinsi Bangka Belitung.

Lewat pertemuan ini, Ia mengajak rajut kebersamaan antara LAM NSS Bangka Belitung dengan LAMBEL untuk membangun adat, budaya di Babel dan Belitung.

“Lewat adat dan budaya kita samakan persepsi untuk membangun kebersamaan dalam semua sektor di Bangka Belitung dan di Belitung,” katanya.

Dihadapan Ketua LAM NSS dato’ Sri, Sahani gambarkan terkait hal ikhwal yang berkenaan adat dan budaya belitung yang diterapkan dalam masyarakat Belitung termasuk penjelasan filosofisnya.

Sementara itu, Ketua LAMBEL Drs. H. Abdul Hadi Adjin berharap LAM NSS Babel dan LAMBEL dapat bersinergi untuk mengawal semangat perjuangan pembangunan babel dan mengokoordinasikan semangat pembentukan provinsi untuk kesejahteraan rakyat, disamping melestarikan adat dan lingkungan hidup.

“Khusus Belitung sudah on the track (tepat jalur benar) dan kini pariwisata dikampanyekan dunia lewat BP Geopark Belitung
Ada gambar Belitong (geopark Nam Solu) dipamerkan di kantor pusat Geopark di Paris,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutan pada pertemuan LAMBEL, Ketua LAM (Lembaga Adat Melayu) NSS (Negeri Serumpun Sebalai) Babel Dato’ Sri Prof. Dr H. Bustami Rahman
ucapkan terima kasih yang kesempatan bertatap muka dengan jajaran LAMBEL sebagai upaya menjalin ikatan persaudaraan di Bangka Belitung.

Adapun tujuan ini pertemuan ini tak lain tak bukan adalah untuk dapat saling bersinergi dalam pengembangan adat dan budaya di Bangka Belitung.
“Kami mengapresiasi kinerja LAMBEL dalam kegiatan cukup baik dan terus dipertahankan eksistensi dalam membangun adat dan budaya,” katanya.

Terkait dengan pertemuan ini juga, LAM NSS kata Bustami akan berupaya menata kembali adat istiadat Bangka Belitung. “Kita akan bina kembali adat dan budaya di seluruh kabupaten/kota di wilayah di Bangka Belitung,” katanya.

Pada acara tersebut jajaran LAMBEL menyerahkan selendang (selempang adat) dan buku prosesi perkawinan adat Belitong, pakaian pengantin beserta pirantinya dan perda nomor 2 tahun 2013, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga LAMBEL, serta pelakat adat LAMBEL kepada Ketua LAM NSS (Negeri Serumpun Sebalai) Babel Datu’ Sri Prof. Dr Bustami Rahman yang disaksikan para pemangku adat.
Dalam acara tersebut, dilakukan diskusi antar kedua belah pihak serta masukkan agar dibuat semacam titian muhibah, bagaimana memperkenalkan adat budaya daerah misalnya bagaimana adat bangka selatan, adat bangka maupun adat Belitong.
Acara ini diakhiri doa bersama dan dilanjutkan acara makan bedulang bersama. *