TANJUNGPANDAN: Tingginya harga tiket pesawat menuju Belitung kembali dikeluhkan masyarakat. Warga menilai biaya perjalanan udara yang mencapai sekitar dari Rp 700. 000 hingga Rp1 juta per sekali penerbangan sangat memberatkan, terutama bagi keluarga yang memiliki anak berstatus mahasiswa.
Erling Rinanto, salah satu pengelola travel, tinggal Tanjungpandan mengatakan harga tiket saat ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah maupun maskapai penerbangan agar tidak terus mengalami kenaikan drastis.
“Beban harga tiket dinilai sangat tinggi. Ini harus menjadi kajian agar harganya tak naik begitu drastis,” kata Erling Rinanto kepada media, hari ini.
Menurutnya, mahalnya tiket pesawat sangat berdampak terhadap mobilitas masyarakat Belitung, khususnya untuk kebutuhan pendidikan, pekerjaan, maupun urusan keluarga ke Jakarta dan daerah lainnya.
Selain meminta evaluasi tarif penerbangan, warga juga mengusulkan adanya transportasi alternatif berupa kapal cepat rute Jakarta–Belitung. Kehadiran moda transportasi laut tersebut dinilai dapat membantu menekan harga tiket pesawat sekaligus memberikan pilihan perjalanan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
“Bisa masuk dari Pelabuhan Dendang, karena lebih dekat ke Jakarta,” ujarnya.
Erling berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat segera mengkaji solusi transportasi yang lebih ekonomis demi mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Belitung.*











