MANGGAR: Batas akhir penyerahan berkas pencalonan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) resmi berakhir pada Jumat (13/12/2024).
Dari dua orang yang mengambil formulir pendaftaran, hanya satu nama yang menyerahkan berkas hingga pukul 16.00 WIB, yakni Hendro (39).
Hendro, yang merupakan pengurus Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) Kabupaten Beltim sekaligus mantan pengurus Perbakin Beltim, tampil sebagai satu-satunya bakal calon Ketua KONI. Didukung oleh 17 Pengkab Cabang Olahraga (Cabor) yang menjadi anggota KONI Beltim, Hendro tampak percaya diri membawa visi peningkatan prestasi olahraga di wilayah tersebut.
“Saya hobi olahraga, khususnya bulu tangkis, dan sudah cukup lama berkecimpung dalam dunia organisasi olahraga. Tujuan saya mencalonkan diri sebagai Ketua KONI adalah untuk memajukan prestasi olahraga di Beltim, terutama menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII pada 2026 mendatang,” ujar Hendro saat menyerahkan berkas di Kantor KONI, Jumat sore.
Sebagai seorang pengusaha, Hendro telah menyiapkan strategi khusus untuk mengatasi tantangan keterbatasan anggaran KONI. Ia menyatakan komitmennya untuk menggandeng pemerintah, pihak swasta, dan elemen masyarakat guna mendukung kemajuan olahraga di Beltim.
“Meskipun tantangannya besar, saya yakin ada jalan terbaik. Saya ingin menjalin sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, DPRD, dan instansi terkait lainnya,” tambah Hendro.
Hendro juga menegaskan bahwa pencalonannya murni untuk kepentingan olahraga, bukan kepentingan politik, meski dirinya saat ini menjabat sebagai Ketua Partai Perindo Kabupaten Beltim.
Proses Pemilihan Berlanjut ke Verifikasi
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Beltim, Suharman, mengonfirmasi bahwa pihaknya hanya menerima satu berkas calon hingga batas waktu yang ditentukan. TPP akan segera melakukan verifikasi berkas, termasuk memastikan dukungan dari 17 Pengkab Cabor.
“Setelah berkas diverifikasi, kami akan melaksanakan pleno untuk menetapkan calon yang sah. Jika semua syarat terpenuhi, maka Hendro akan ditetapkan sebagai calon tunggal dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) pada Rabu (18/12/2024),” jelas Suharman.
Dengan hanya satu calon yang mengajukan berkas, Hendro berpotensi besar terpilih secara aklamasi. Namun, mekanisme resmi pemilihan akan diputuskan dalam sidang komisi di Musorkab nanti.
“Kalau melihat dukungan yang sudah diterima, besar kemungkinan Hendro akan terpilih secara aklamasi. Namun, keputusan final tetap akan dibahas dalam Musorkab,” tambah Suharman.
Komitmen Meningkatkan Prestasi Olahraga
Hendro berharap kehadirannya sebagai Ketua KONI nanti dapat menjadi angin segar bagi dunia olahraga di Kabupaten Beltim. Ia berkomitmen untuk mencurahkan waktu, tenaga, dan pikirannya demi meningkatkan prestasi atlet dan membawa nama Beltim lebih dikenal di kancah olahraga.
“Misi saya adalah memastikan Beltim siap menghadapi setiap tantangan. Saya ingin menciptakan lingkungan olahraga yang lebih maju, profesional, dan berprestasi,” pungkasnya.
Dengan persiapan matang dan dukungan dari berbagai pihak, Hendro tampaknya akan melangkah dengan mantap menuju kursi Ketua KONI Beltim 2025-2029. Apakah visi dan misinya akan membuahkan hasil? Waktu yang akan menjawab.*sumber: DiskominfoSP-Beltim












