Home / Bangka Belitung / Ini Kelakar Grup WA Amirul Mukminin, di Kupi Tanggar Belitong Kite

Ini Kelakar Grup WA Amirul Mukminin, di Kupi Tanggar Belitong Kite

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Grup WA (Whatapps) Amirul Mukminin menggelar Kelakar Santai Kite “Kopling Belitong”, pada hari ini Sabtu, 9 Oktober 2021, Pukul 07:00 – 09:00 WIB di Kupi Tanggar Belitong Kite Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Hadir diacara tersebut Anggota DPD RI / Mantan Bupati Belitung Bapak Ir. H. Darmansyah Husein @⁨Darmansyah Baru⁩ dan Anggota DPRD Kabupaten Belitung Bapak Prayitno Catur Nugroho @⁨PELUTU⁩ beserta Masyarakat / Tokoh Masyarakat Pulau Belitong /.

Turut hadir para Anggota Group WA Amirul Mukminin Belitong diantaranya, Ketua LAMBEL Drs. H Abdul Hadi Adjin, Ketua LIDIK Babel Samsurizal, Wakil Bendahara Lidik Babel Sahanan, Dr. Saifuddin Al-Mughy (Dosen/ Direktur Centrum Arette Institute), Bambang Suherly (tokoh pemuda Beltim/Direktur Bumdes Lilangan), Firman (tokoh pemuda), dari PMI Belitung, HIPMI Belitung dan para undangan lainnya.

Sebagai moderator acara tersebut, Teguh Trinanda SH yang juga admin grup Amirul Mukminin ini sampaikan bahwa kelakar santai ini merupakan acara yang sifatnya memberikan masukkan untuk kemajuan Belitung yang lebih baik. Dan acara ini disiarkan langsung lewat Tv Online Wisnu Hoki.
Suasana santai diskusi cara begalor sesama urang Belitong, yang disuguhi Makanan khas Belitung berupa kukus Belitung buatan Ida Fitri dan
Bubur Jawak di Kupi Tanggar Belitong Kite

Sebagai narasumber, pada diskusi ini adalah Anggota DPD RI / Mantan Bupati Belitung Bapak Ir. H. Darmansyah Husein @⁨Darmansyah Baru⁩ dan Anggota DPRD Kabupaten Belitung Bapak Prayitno Catur Nugroho dan Ketua LAMBEL Drs. H. Abdul Hadi Adjin.

Pada kesempatan itu Ir. H. Darmansyah Husein menyampaikan pandangan dalam kelakar santai terkait pertanyaan dari moderator terhadap situasi kampong halaman, dan pandemi yang berdampak bagi ekonomi masyarakat maupun kalangan usaha kecil mikro dan bagaimana memberdayakan ekonomi di tengah pandemi.

Menurut Darmansyah, persoalan ini memang masalah bersama dan mari membantu dengan berbagai masing-masing fungsi dan tugasnya untuk bersinergi dalam membantu perekonomian masyarakat.

“Dukungan dari pemkab dan legislatif sangat penting dalam mendorong guna memulihkan kebangkitan ekonomi yang terpuruk saat ini,” katanya.

Terhadap upaya mensiasati bentuk dukungan donasi keumatan dalam memberdayakan ekonomi masyarakat kecil maupun usaha mikro skala kecil, seperti yang disampaikan Moderator, Darmansyah menyatakan siap mendukung dengan lebih awal tentunya harus mendata di kawasan terkecil. “Misalnya, didata, mana memang harus dibantu terutama dilakukan hal hal yang kecil dulu kepada yang membutuhkannya,” katanya.

Menyangkut pengembangan wisata, Darmansyah pun ikut mendorong percepatan pariwisata Belitung dengan mendesak pemerintah pusat untuk prioritaskan dana kepariwisataan di pulau Belitong.

“Dihadapan para pejabat pemerintah pusat, saya berulang-ulang sampaikan bahwa jangan sampai wisata lagi maju maju namun sudah layu sebelum berkembang. Jadi saya serukan agar prioritaskan dana pengembangan pariwisata digelontorkan kepada Belitung. Alhamdullah belitung pun kecipratan dana pengembangan kepariwisataan dan wajar diberikan itu adalah hasil kerja semua pihak. Sebab, Belitung masuk 10 destinasi wisata unggulan nasional, KSPN (kawasan strategis Pariwisata Nasional) dan kini berlanjut ke Geopark,” katanya.

Sementara itu, Ketua LAMBEL Drs.H. Abdul Hadi Adjin sampaikan apresiasi acara ini disampingi diskusi dalam bentuk di grup WA (whatppas), juga bisa merajut silatuhrahmi dalam bentuk diskusi kelakar santai kite Kopling Belitong, di Kupi Tanggar Belitong kite Tanjungpandan

Hadi ungkapkan lewat pertemuan diskusi ini diupayakan mengajak semua pihak unyuk kembali membangkitkan batang terendam, sinergi antara adat budaya, kearifan lokal dan pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan daerah yang tentunya menjadi tanggungjawab bersama untuk membangun Belitung lebih baik.

LAMBEL kata Hadi Adjin berharap senator DPD RI bisa sinergi ikut bersama bangun Belitung.

“Sudah jadi bupati (Pak Darmansyah) dua periode, tahapan pembangunan telah ditata. Dulu hanya dua hotel sekarang sudah ada hotel yang bertingkat. Dan capaian pembangunan sudah tampak. Sejak dari Bupati Belitung (Pak Darmansyah) cukup bagus bangun belitung sejak ditinggal beliau meskipun tentu saja setiap manusia ada kekurangan disana-sini.
Dan ini sebetulnya menjadi pembelajaran bagi para pemimpin sekarang ini,” kata Hadi berterus terang.

Ketika moderator memberikan kesempatan kepada Anggota DPRD Kabupaten Belitung Prayitno Catur Nugroho untuk memberikan pandangan. Dan Prayitno pun juga sependapat dengan adanya pertemuan diskusi semacam ini guna saling bertukar dalam upaya kebersamaan membangun Belitung.

Dalam kesempatan itu, Prayitno dalam diskusinya menjelaskan bahwa sektor ekonomi rumah tangga harus didukung dan disupport serta harus dibantu. “Jika ekonomi rumah tangga baik maka tingkat perceraian akan menurun gratis. Dan bila ibu ibu rumah tangga ada kegiatan positif, tentunya keributan kecil dirumah tangga akan hilang ditingkat keluarga karena sibuk dengan kegiatan yang positif,” katanya.

Ia juga berharap senator DPD RI bisa memberikan santiaji kepada anggota dewan kabupaten dan dapat bersinergi dengan agar UMKM serta sektor ekonomi ibu rumah tangga bisa bangkit di tengah kondisi pandemi saat ini.

“Dan kita dorong ekonomi ibu-ibu rumah tangga dan UMKM agar terus bangkit dan lakukan pembinaan,” katanya.

Sementara itu, ketika moderator melempar pertanyaan ke grup amirul mukminin Grup WA untuk bertanya ke narasumber, rupanya ada beberapa pertanyaan ditujukan ke narasumber.

Ketua DPW LIDIK Babel Samsurizal misalnya menyampaikan pandangan kepada Anggota DPRD Belitung Prayitno Catur Nugroho terkait program misinya untuk pengembangan umkm dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kita harap komitmen untuk membantu pengembangan UMKM dan ibu-ibu rumah tangga, seperti diutarakannya. Dan bukan hanya sebatas janji,” katanya.

Terkait soal Satam Square yang sempat dipersoalkan ke tengah publik beberapa waktu lalu, lanjut Samsurizal, tentunya mengharapkan fungsi dewan untuk bisa menangkap aspirasi yang berkembang di masyarakat.

Begitu juga Firman, tokoh pemuda mempertanyakan eksistensi dari fungsi tugas dewan yang belum maksimal dalam menjalankan amanatnya. “Ada tiga fungsi dewan, apakah sudah dijalankan dalam amanatnya sebagai wakil rakyat. Ini koreksi bukan menghakimi atau menuding, namun seyogyalah janji tersebut harus dipenuhi,” katanya.

Terhadap pertanyaan yang dilontarkan baik Samsurizal maupun Firman, Anggota DPRD Belitung Prayitno Catur Nugroho berterima kasih atas masukkan dan saran dari rekan-rekan yang tergabung dalam grup Amirul mukminin ini. Dan akan menjadi perhatian.

“Terima kasih atas kritikan konstruktif dan menjadi bahan dalam upaya kinerja dewan di masa yang akan datang,”kata Prayitno, usai acara yang diminta masukan dari media ini untuk memberikan tanggapan dari penanya.

Usai digelar diskusi berlangsung, acara ini ditutup oleh moderator dengan memberikan kesempatan kepada Senator angota DPD RI Ir H. Darmansyah Husein yang memberikan suguhan bahwa meski dalam koridor berbeda pandangan dan pendapat dalam diskusi tentunya tidak menghilangkan silatuhrahmi namun terus diwujudkan dalam bentuk
bergandengan tangan dengan tekad kebersamaan dalam membangun Belitung lebih maju.

Sebagai catatan terakhir dari moderator ucapkan terima kasih atas kehadiran semua pihak dan selanjutkan guna membuka wawasan pandangan dan saran dan masukkan untuk bangun Belitung, grup Amirul Mukminin akan mengelar kembali diskusi semacam ini dengan menghadirkan beberapa narasumber untuk berdiskusi.*