Jelang Ramadan 1447 H, Serka Suherman, dari Koramil 414-03/Gantung Monitoring Harga Sembako di Pasar Tradisional Gantung

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi pasar tetap kondusif dan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga sembako.*

GANTUNG, BELITUNG TIMUR – Dalam rangka menghadapi Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Koramil 414-03/Gantung melaksanakan kegiatan monitoring harga sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Tradisional Gantung, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Selasa (17/02/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Desa Dendang, Serka Suherman, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Monitoring ini bertujuan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan menjelang Ramadan.

Dalam pelaksanaannya, Serka Suherman berinteraksi langsung dengan para pedagang guna memperoleh data harga terkini sejumlah komoditas penting seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging, dan kebutuhan pokok lainnya.
Dari hasil pemantauan di lapangan, harga sejumlah kebutuhan pokok terpantau relatif stabil. Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami sedikit kenaikan harga. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh faktor distribusi serta kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa waktu terakhir.

Serka Suherman menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, khususnya menjelang meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan.

“Melalui monitoring ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan stok yang mencukupi,” ujarnya.

Koramil 414-03/Gantung akan terus melakukan pemantauan secara berkala serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjaga stabilitas harga dan keamanan distribusi bahan pokok di wilayah Kecamatan Gantung.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi pasar tetap kondusif dan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga sembako.*