Kawasan Desa Selat Nasik Diidentifikasi untuk Usulan Pogram Kampung Nelayan Merah Putih

Dengan adanya koordinasi awal ini, Desa Selat Nasik diharapkan dapat menjadi salah satu desa nelayan yang siap dan layak menerima program nasional tersebut, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan nelayan setempat.

SELAT NASIK – Pemerintah Desa Selat Nasik mulai menunjukkan keseriusannya untuk mengusulkan Program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Langkah awal ini ditandai dengan koordinasi intensif antara Penyuluh Perikanan Ani Saputra, SPI, bersama Kepala Desa Selat Nasik dalam rangka identifikasi dan persiapan lahan sebagai syarat utama pengusulan proposal program tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Desa Selat Nasik, Ani Saputra langsung melakukan diskusi teknis terkait kesiapan desa, khususnya mengenai ketersediaan lahan yang akan digunakan. Dua opsi luasan lahan menjadi pembahasan utama, yakni 1 hektare atau 0,5 hektare, yang nantinya akan disesuaikan dengan ketentuan dan kebutuhan program Kampung Nelayan Merah Putih.

“Persiapan lahan menjadi poin penting sebelum proposal diajukan. Ini langkah awal agar usulan desa Selat Nasik benar-benar matang dan sesuai dengan persyaratan dari kementerian. Lahan ini clear, ada surat menyurat seperti sertifikat tanahnya,” ujar Ani Saputra di sela-sela diskusi.

Sementara itu, Kepala Desa Selat Nasik Anwar menyampaikan komitmennya untuk segera melakukan pengecekan ulang terhadap lahan desa yang berpotensi digunakan dalam program tersebut. Pengecekan ini bertujuan memastikan status lahan, luas, serta kesiapan lokasi agar dapat mendukung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih secara optimal.

Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan salah satu program strategis KKP yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penataan kawasan, peningkatan fasilitas, serta penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Dengan adanya koordinasi awal ini, Desa Selat Nasik diharapkan dapat menjadi salah satu desa nelayan yang siap dan layak menerima program nasional tersebut, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan nelayan setempat.*