Kejari Belitung dan Forkopimda Santuni Anak Yatim Piatu

TANJUNGPANDAN: Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1445 Hijriyah yang jatuh pada hari Jumat tanggal 28 Juli 2023, Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung bersama unsur Forkopimda lainnya menggelar pembagian santunan kepada anak yatim piatu.

Acara berlangsung sekitar pukul 14:00 WIB hingga selesai dan pembagian santunan tersebut diberikan kepada anak yatim piatu yang tersebar di beberapa Kelurahan dan Desa di Kecamatan Tanjungpandan, Jumat (28/7).

Kegiatan tersebut di inisiasi oleh Kepala Satker dari masing-masing instansi Forkopimda Kabupaten Belitung, diantaranya Kejaksaan Negeri Belitung, Kodim 0414 Kabupaten Belitung, Lanud H AS Hanandjoeddin Kabupaten Belitung, Polres Kabupaten Belitung dan Badan Pertanahan Nasioanal (BPN) Kabupaten Belitung.

Kasi Intelijen Kejari Belitung, Riki Guswandri seizin Kajari Belitung Lila Nasution mengatakan, pelaksanakan acara pembagian santunan
kepada anak yatim piatu ini diselenggarakan dalam rangka memperingati 10 Muharram yang jatuh tepat pada hari ini, Jumat, 28 Juli 2023.

Ia menjelaskan, pembagian santunan tersebut dibagikan kepada 179 anak yatim yang tersebar di Kelurahan Pangkalalang, Kelurahan Tanjung Pendam, Kelurahan Kota, Kelurahan Parit, Desa Air Raya, Kelurahan Paal Satu, Desa Perawas, Desa Kampung Damai, Desa Buluh Tumbang, Desa Air Saga, Desa Dukong, Desa Air Merbau, Desa Juru Seberang, Desa Aik Pelempang Jaya dan Desa Aik Ketekok.

“Jumlahnya sekitar 179 anak yatim piatu yang tersebar di beberapa kelurahan dan desa di Kecamatan Tanjungpandan. Semoga dengan santunan ini bisa menjadi berkah untuk semuanya,” ucapnya

Ia berharap kedepanya kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan dijadikan acara rutin tahunan sebagai bentuk
perhatian Forkopimda Kabupaten Belitung.

“Alhamdulillah acara tersebut mendapatkan respon yang baik dari para Lurah dan Kepala Desa. Kedepannya diharapkan kegiatan ini terus berlanjut, sehingga meningkatkan kesadaran kita semua akan anak-anak warga masyarakat yang kurang mampu terutama bagi anak-anak yatim/piatu yang membutuhkan bantuan dari semua stakeholder,” imbuh Riki  *(Tim)