TANJUNGPANDAN – SMA Negeri 1 Tanjungpandan menunjukkan komitmennya dalam melestarikan sejarah dan menghargai jasa tokoh daerah dengan memberikan nama salah satu ruangannya sebagai “Ruang Pertemuan H.A.S. Hanandjoeddin”.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Tanjungpandan, Jantimala, M.Pd, kepada Ketua TP2GD Kabupaten Belitung Bakrie Hauriansyah usai mengikuti sidang Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) terkait usulan H.A.S. Hanandjoeddin sebagai Pahlawan Nasional tahun 2026, di Ruang Pertemuan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Belitung, Senin (26/1/2026).
Jantimala menjelaskan, penamaan ruang pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme, keteladanan, serta penghargaan terhadap jasa para tokoh daerah. Menurutnya, pengenalan dan pelestarian sejarah lokal sangat penting untuk membangun karakter peserta didik.
“H.A.S. Hanandjoeddin adalah tokoh asal Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, yang memiliki peran dan jasa besar dalam perjuangan bangsa. Saat ini beliau juga diusulkan sebagai Pahlawan Nasional. Sudah selayaknya generasi muda mengenal dan meneladani perjuangannya,” ujar Jantimala.
Ia menambahkan, pemberian nama Ruang Pertemuan H.A.S. Hanandjoeddin merupakan wujud nyata penghargaan dan penghormatan atas jasa serta keteladanan tokoh tersebut, sekaligus sebagai sarana edukasi sejarah bagi warga sekolah.
Penetapan nama ruangan ini ditegaskan sebagai bentuk penghormatan resmi dan akan digunakan dalam seluruh kegiatan administrasi, pendidikan, serta aktivitas sekolah lainnya di lingkungan SMAN 1 Tanjungpandan.
Dengan langkah ini, SMAN 1 Tanjungpandan berharap semangat perjuangan dan nilai kepahlawanan H.A.S. Hanandjoeddin dapat terus hidup dan menginspirasi generasi muda Belitung.*













