Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Lahan di Padang Kandis Tak Selesai, Edy Minta Dialog Secara Keseluruhan

Lahan di Padang Kandis Tak Selesai, Edy Minta Dialog Secara Keseluruhan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGPANDAN: Ahli waris almarhum Matjasan Bin Paseh bersama Edy Supandi, Warga Kelurahan Parit, Kecamatan Tanjungpandan menyatakan ingin berdialog kembali ke sejumlah pihak untuk menyelesaikan soal tanahnya 4 hektar di Labun Bilik Dusun Batu Lubang, Desa Padang Kandis Kecamatan Membalong.
yang termakan oleh perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Belitung.

Hal ini lantaran karena sampai saat ini belum ada penyelesaian. Bahkan telah dilakukan mediasi pun belum ada titik temu.

Hal itu disampaikan Edy Supandi kepada media online ini baru baru ini menyangkut belum ada titik terang terhadap tanahnya dl Labun Dusun Batu Lubang Desa Padang Kandis berdasarkan hasil pertemuan mediasi di Kecamatan Membalong.

“Kemarin sudah dialog yang dimediasi pihak kecamatan namun belum ada titik temu. Hasil mediasi disarankan diselesaikan secara kekeluargaan dengan PT BRI,” katanya.

Langkah selanjutnya sesuai anjuran pertemuan mediasi, Edy pun menanyakan kepada pihak keamanan PT BRI baru baru ini, namun jawaban yang didapat bahwa pihak PT BRI menyatakan perusahaannya tidak bertanggung jawab soal ini karena PT BRI membeli tanah tersebut dengan PT GFI. “Jadi PT. GFI lah yang bertanggungjawab,” kata Edy menirukan ucapan dari pihak keamanan PT BRI.

Lantas bagaimana tanggapan dan jawaban soal lahan tersebut dari PT GFI, seperti disampaikan surat kepada Camat Membalong? Saat mediasi di kantor camat tersebut, PT. GFI tidak dapat hadir sesuai dengan surat yang ditujukan kepada camat membalong nomor 002 /GFI/IX /2020 perihal mediasi tanah di desa padang kandis dikarenakan tanah tersebut seluruhnya telah disertifikatkan oleh BPN dan dijualbelikan kepemilikannya ke PT BRI.
Begitu surat yang disampaikan ke camat membalong, saat acara pertemuan mediasi dan hasil rangkuman mediasi di kantor camat membalong.

IMG 20200930 090430

Oleh karena tidak ada kepastian siapa sebenarnya yang bertanggungjawab atas lahan tersebut, Edy meminta dialog dengan beberapa pihak untuk melakukan langkah penyelesaian secara utuh.
“Kita minta pihak terkait untuk kembali lakukan penyelesaian secara tuntas dan biar ada titik temu. Jadi, panggil secara keseluruhan yang terlibat soal ini. Sekarang mau mengadu kemana, ke PT BRI bilang itu tanggungjawab PT.GFI. Namun, PT GFI itu sebut sudah disertifikatkan BPN dan bukan milik kami (ke PT. GFI) dan dijualbelikan kepemilikannya ke PT BRI. Jadi mau bilang apa lagi,” katanya.

Sementara itu, meski sudah ada jawaban tanggapan ke pihak keamanan PT BRI kepada Edy Supandi, namun sampai berita ini diturunkan, media ini masih ingin melakukan konfirmasi ke pimpinan tertinggi PT BRI secara mendalam. Termasuk kronologisnya menyangkut tanah tersebut. Media ini juga masih mencari dimana keberadaan kantornya apakah berada di pulau Belitung ataupun perusahaan ini berdomisili di luar pulau Belitung untuk mengetahui kejelasan lahan tersebut.

IMG 20200921 WA0001 1

Keluarga Ahli Waris dan Edy Supandi, dan undangan lainnya ikuti pertemuan mediasi di kantor camat membalong

Sementara itu, untuk diketahui, bahwa pada hari Senin 21 September 2020, pemerintah kecamatan Membalong telah melakukan mediasi lahan di desa padang kandis, dengan sejumlah pihak.

Dalam pertemuan mediasi hadir ahli waris Matjasan adalah Matdin dan Mayani, cucu ahli waris Jiman, Samsudin, dan Hamim serta pembeli Edy Supandi, Pendamping Pembeli (Iskandarsyah).
Hadir juga dari camat Membalong Oscar Prima S.STP, M.A.P , Kasi Pemerintahan Masrani, Babinsa Heriyansah dan Kapolsek Membalong AKP Karyadi, Kepala Desa Padang Kandis Sumantri dan Lita Yulita (staf administrasi).

Adapun jalannya rapat pertemuan mediasi ini dipimpin langsung camat Membalong Oscar Prima S.STP, M.A.P. adalah didapat hasilnya sebagai berikut, pertama adalah intinya pada kegiatan mediasi ini untuk menggali informasi yang valid tentang asal usul dan sejarah tanah tersebut.

Kedua, PT. GFI tidak dapat hadir sesuai dengan surat yang ditujukan kepada camat membalong nomor 002 /GFI/IX /2020 perihal mediasi tanah di desa padang kandis dikarenakan tanah tersebut seluruhnya telah disertifikatkan oleh BPN dan dijualbelikan kepemilikannya ke PT BRI.

IMG 20200921 WA0000 1

Rapat pertemuan mediasi ini dipimpin langsung camat Membalong Oscar Prima S.STP, M.A.P. yang didampingi Polsek Membalong dan Koramil Membalong di kantor camat Membalong tanggal 21 September 2020

Ketiga, Pihak desa, kecamatan, kepolisian dan Babinsa hanya bersifat memberikan pelayanan kepada masyarakat, dalam hal ini memberikan kesempatam kepada pihak yang berkepentingan melakukan mediasi permasalahan kepemilikan lokasi tanah tersebut.

Saat pertemuan mediasi itu, Ahli Waris (Matdin) sebutkan bahwa tanah itu benar milik bapaknya Matjasan (almarhum) dan belum pernah diperjualbelikan kepada pihak manapun kecuali hanya dengan bapak Edy Supandi tinggal di jalan Lettu Mad Daud Kelurahan Parit Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung.

Sementara itu, Edy Supandi membeli tanah tahun 2014 dengan beberapa kali pembayaran ada yang bukti kwitansi dan ada tidak memakai kwitansi dalam arti pembayaran tunai tanpa bukti. Dengan pembayaran tersebut bapak Edy Supandi dapatkan surat jual beli dari Pr, Mar, Neradjib, Matsanie dan Djahanie kemudian dibeli oleh Bapak Matjasan tahun 1968 yang diserahkan ahli waris Alm.Matjasan.

Bapak Edy Supandi sudah berusaha mengkoordinasikan masalah ini dengan PT GFI yang merupakan penjual kepada PT BRI tetapi belum ada respon/tanggapan dari PT GFI.

Mengenai PT GFI membeli lahan tersebut dengan SKT atas nama inisial WH dan HD, setelah ditelusuri dan menanyakan langsung kapada pihak bersangkutan. Warga Inisial HD tersebut sampaikan bahwa tidak mempunyai lahan tanah yang dimaksud namun hanya merupakan pinjam nama kepemilikan tanah tersebut tetapi bukan pemilik sebenarnya dan
sesuai dengan surat pernyataan yang telah dibuat dan ditandatangani diatas materai 6 ribu.

Dalam keterangan Kades Padang Kandis pada pertemuan mediasi ini juga benarkan pengakuan warga berinisial WH, dan HD tersebut. Mereka bersaksi langsung dan dituangkan dalam pernyataan resmi bermaterai.

Berdasarkan kesimpulan hasil notulen rapat tersebut dan dibuatkan berita acara saat dilakukan mediasi tanah di desa padang kandis, pada tanggal 21 September di kantor camat Membalong, Polsek dan Perwakilan Danramil menyarankan pihak ahli waris dari Bapak Matjasan dan bapak Edy Supandi untuk memediasi secara kekeluargaan dengan PT. BRI atau langsung menempuh jalur hukum yang berlaku.

Memang saja, seperti diketahui meski pimpinan PT GFI tak hadiri dalam pertemuan mediasi tersebut, hanya saja pihak perusahaan PT GFI hanya sampaikan surat bernomor 002/GFI/IX/2020, tertanggal 20 September 2020, perihal mediasi tanah di desa Padang Kandis kepada Camat Membalong. Dalam surat tersebut menyatakan bahwa” tanah tersebut seluruhnya telah disertifikatkan oleh BPN dan sudah bukan milik kami. Sehingga kami tidak berkompeten untuk menghadiri acara tersebut,”itu seperti bunyi dalam surat dari PT GFI tersebut disampaikan ke camat Membalong.*

  • person
  • visibility 25
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC PPP Belitung Gelar Pendidikan Politik Menuju Pemilu 2029

    DPC PPP Belitung Gelar Pendidikan Politik Menuju Pemilu 2029

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle sma
    • visibility 47
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN –Dewan Pimpinan Cabang, Partai Persatuan Pembangunan, Kabupaten Belitung menggelar kegiatan Pendidikan Politik bagi kader dan simpatisan menuju Pemilu 2029. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Impian Hotel Tanjungpandan, pada Selasa 30 desember 2025. Kegiatan pendidikan politik ini, dibuka langsung oleh, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Belitung, Suhaeli. Acara tersebut turut dihadiri, Ketua MPC Partai […]

  • Babinsa Serka Astiyandi Laksanakan Komsos dengan Petani Tambak Ikan Nila di Desa Air Pelempang Jaya

    Babinsa Serka Astiyandi Laksanakan Komsos dengan Petani Tambak Ikan Nila di Desa Air Pelempang Jaya

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle sma
    • visibility 42
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN, 26 Oktober 2025 – Dalam upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, Babinsa Desa Air Pelempang Jaya, Serka Astiyandi, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama para petani tambak ikan nila di tambak milik Sdr. Irwan yang berlokasi di Jl. Air Baik Dalam RT 07, Desa Air Pelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Kegiatan yang […]

  • Pecah Rekor! Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin Saksikan Pergerakan Penumpang Mencapai 3.028 Orang

    Pecah Rekor! Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin Saksikan Pergerakan Penumpang Mencapai 3.028 Orang

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle sma
    • visibility 55
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Sabtu, H-4 menjelang Idul Fitri tanggal 06 April 2024 menjadi saksi kebangkitan bagi Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin dengan pergerakan penumpang yang mencapai angka spektakuler, memecahkan rekor sebelumnya. Dalam periode angkutan lebaran tahun 1445 H / 2024, Bandara H.AS Hanandjoeddin mencatat jumlah pergerakan penumpang sebanyak 3.028 orang, didampingi oleh 20 pergerakan pesawat. Rinciannya, terdapat 1.529 […]

  • KEK Tanjung Kelayang tak Bekerja Setelah 10 Tahun Diresmikan

    KEK Tanjung Kelayang tak Bekerja Setelah 10 Tahun Diresmikan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle sma
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Tak bekerjanya KEK Tanjung Kelayang tegambar dari surat teguran tertulis Plt Kepala Administrator KEK Tanjung Kelayang Thamrin SE kepada Direktur Utama PT. Belitung Pantai Intan selaku BUPP KEK Tanjung Kelayang. Surat teguran percepatan pembangunan KEK Tanjung Kelayang itu bertanggal 3 Februari 2026. Jika melihat 5 poin isi surat teguran itu, dipastikan KEK Tanjung Kelayang belum […]

  • Yosi Septri Zuliansyah Resmi Pimpin PKS Belitung Periode 2025–2030

    Yosi Septri Zuliansyah Resmi Pimpin PKS Belitung Periode 2025–2030

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle sma
    • visibility 51
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Musyawarah Daerah VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Belitung yang digelar di Graha Resto, Jalan Jenderal Sudirman, Tanjungpandan, pada Sabtu 6 September 2025, menjadi momen bersejarah bagi kepengurusan partai tersebut. Dalam agenda utama Musda, Yosi Septri Zuliansyah resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD PKS Kabupaten Belitung periode 2025–2030. Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua DPW […]

  • Wabup Serahkan Piala & Sertifikat Wahana Tata Nugraha Ke Dishub & Polres

    Wabup Serahkan Piala & Sertifikat Wahana Tata Nugraha Ke Dishub & Polres

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2019
    • account_circle sma
    • visibility 36
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Wakil Bupati (Wabup) Belitung, Isyak Meirobie, S.Sn, M.Si menyerahkan piala dan sertifikat Wahana Tata Nugraha yang diterima Oleh Pemerintah Kabupaten Belitung Tahun 2019 kepada Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polres Belitung, pada hari ini Selasa, 17 September 2019, yang bertempat di Kantor Bupati Belitung. Adapun kegiatan penyerahan piala dan sertifikat ini dilakukan Wabup Belitung usai […]

expand_less