Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » LAIN LADANG LAIN BELALANG, LAIN LUBUK LAIN IKANNYA

LAIN LADANG LAIN BELALANG, LAIN LUBUK LAIN IKANNYA

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kadang kala saya bingung melihat ada ahli hukum atau akademisi tertentu saat berbicara di forum diskusi sering menggunakan argumentasi pembenaran dengan memberikan contoh-contoh praktik hukum ketatanegaraan di Amerika Serikat.

Padahal, bila dilihat dan dikaji dari aspek sosiologis, budaya dan adat istiadat. Amerika jauh berbeda dengan Indonesia.

Budaya dan adat istiadat berjalan bersamaan dengan hukum setempat. Hukum di Amerika berjalan bersamaan dengan budaya individulalis yang liberal. Di situ, anak-anak mau merokok, mau minum alkohol, mau kumpul kebo, mau merubah jenis kelamin dan mau kawin sesama jenis kelamin adalah hak mereka.

Orang tua tidak bisa ikut campur. Bila memaksakan kehendaknya. Orang tua bisa dihukum. Sebaliknya, budaya dan adat Indonesia tidak demikian.

Di Amerika, misalnya seorang ayahnya mendukung Donald Trump. Sementara anaknya mendukung Joe Biden tidak masalah. Karena ayah tidak mempunyai kewajiban menghidupi nafkah anaknya yang sudah dewasa. Bahkan biasa anak berusia 17 tahun, orang tua tak punya kewajiban memberi nafkah lagi kepada anak tersebut.

Sebaliknya, anak juga tidak wajib memberi nafkah kepada ayahnya. Karena itu adalah urusan negara. Maka ayah dan anak tidak tegur sapa, tak masalah. Tapi Indonesia tidak demikian.

Hukum merupakan suatu tata tertib yang terlahir dan tercipta dari budaya dan adat istiadat setempat. Hukum tidak bisa lepas dari budaya tempat dan waktu dimana ia lahir. Lain negara, lain hukumnya.

Maka sejatinya, para ahli hukum, atau akademisi bisa mengambil contoh-contoh praktik hukum ketatanegaraan dari negara yang berbudaya Asia. Yang negaranya maju dan sukses. Seperti Singapura, Jepang, Tiongkok dan sebagainya.

Mereka bisa maju dengan model hukum mereka sendiri. Mereka tak serta merta mengikuti gaya Amerika.

Begitu pula budaya hukum negara-negara Eropa, seperti Belanda. Negaranya membolehkan menjajah negara lain. Sebaliknya, Indonesia tidak demikian.

Saya mau masuk ke rumah orang lain, diajarkan ayah harus permisi dulu. Jika tdk diijinkan masuk, jangan masuk. Apalagi kalau mau menjajah negara lain, budaya hukum kita pasti tidak memperbolehkan.

Indonesia memiliki budaya dan falsafah Pancasila sebagai rahim Ibu Pertiwi untuk melahirkan sebuah produk hukum. Saya sarankan kedepan, kita tak perlu selalu meminjam rahim dari ibu negara lain. Karena, lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya.

Jakarta, 5 Desember 2020
Kurnianto Purnama, SH,MH.

  • person
  • visibility 165
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamatan Laut di Dusun Munsang, Desa Sungai Padang: Lembaga Adat Melayu Belitung Ajak Perkuat Kelestarian Laut

    Selamatan Laut di Dusun Munsang, Desa Sungai Padang: Lembaga Adat Melayu Belitung Ajak Perkuat Kelestarian Laut

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle sma
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SIJUK: TRAWANGNEWS.COM: Dusun Munsang Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, meriah dengan kehadiran tokoh-tokoh adat, dan budaya dalam Selamatan Laut yang digelar di Pelabuhan Munsang pada Minggu, 6 Januari 2023. Camat Sijuk, Perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Susanto, Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Fithrorozi, Ketua LAM (Lembaga Adat Melayu) Belitung Achmad Hamzah, […]

  • Sepakat, Jeramba Kubu Masuk Wilayah Kawasan Desa Air Saga

    Sepakat, Jeramba Kubu Masuk Wilayah Kawasan Desa Air Saga

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle sma
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SIJUK: Jeramba Kubu yang berlokasi antara perbatasan Desa Aik Saga dan Desa Batu Itam, akhirnya diperoleh kesepakatan bahwa Jeramba Kubu kini masuk ke wilayah Desa Air Saga. Hal itu ditegaskan Kades Batu Itam Mulkan kepada media, belum lama ini. Menurutnya, sebelum bersepakat bahwa pihak kedua kecamatan lakukan peninjauan secara langsung ke lapangan maupun keikutsertaan pemdes […]

  • Pelepasan Berkesan di SD Negeri 48 Tanjung Pandan: Melangkah ke Masa Depan dengan Semangat

    Pelepasan Berkesan di SD Negeri 48 Tanjung Pandan: Melangkah ke Masa Depan dengan Semangat

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle sma
    • visibility 151
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti SD Negeri 48, Desa Perawas Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, saat menggelar acara perpisahan untuk siswa-siswa kelas 6 SD yang telah menyelesaikan pendidikan sekolah dasar mereka. Dari pemantauan media ini, pada Kamis, 20 Juni 2024, acara yang berlangsung ini menjadi momentum berharga bagi 26 siswa yang melangkah ke jenjang […]

  • Perumahan/PAUD Karakter Belitung Hijau Ucapkan Selamat Idul Fitri 1442 H

    Perumahan/PAUD Karakter Belitung Hijau Ucapkan Selamat Idul Fitri 1442 H

    • calendar_month Kamis, 13 Mei 2021
    • account_circle sma
    • visibility 102
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Ketua Yayasan Perum Belitung Hijau Sejahtera (Perumahan Belitung Hijau) Bapak Juniarto dan Pengelola PAUD Terpadu KARAKTER BELITUNG HIJAU Surdiana Latif Spd.MM mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri/ 1 Syawal 1442 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin. Jika ada tutur kata yang salah dan khilaf baik perbuatan yang disengaja maupun disengaja mohon dimaafkan. JUNIARTO/SURDIANA LATIF SPd […]

  • Syukuran Ulang Tahun Akmal, Anggota Sahabat Darmansyah Husein

    Syukuran Ulang Tahun Akmal, Anggota Sahabat Darmansyah Husein

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle sma
    • visibility 115
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Kebersamaan tak selalu harus dirayakan dengan kemewahan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan justru terasa dalam syukuran ulang tahun anggota Sahabat Darmansyah Husein, Akmal Hidayat, yang dikemas dalam acara silaturahmi di Warung Puja Sena, Tanjungpandan, Minggu (12/7/2026) malam. Pertemuan tersebut sejatinya merupakan agenda rutin yang dilakukan komunitas Sahabat Darmansyah Husein untuk menjaga kekompakan, mempererat […]

  • Per 26 Oktober, Tiga Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Di Belitung

    Per 26 Oktober, Tiga Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Di Belitung

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2020
    • account_circle sma
    • visibility 37
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Hari ini Senin, 26 Oktober 2020, H. Sahani Saleh, S.Sos., selaku Bupati Belitung sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Belitung umumkan tiga pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Belitung. Hal itu Berdasarkan data dari Laboratorium Biomedis RSUD dr. H. Marsidi Judono Kabupaten Belitung yang telah melakukan uji PCR Spesimen Swab tenggorokan […]

expand_less