Home / Bangka Belitung / Lapas dan Kemenag Belitung MoU Optimalkan Bidang Keagamaan bagi WBP
IMG_20220113_100046

Lapas dan Kemenag Belitung MoU Optimalkan Bidang Keagamaan bagi WBP

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjungpandan Kanwil Kemenkumham Babel melaksanakan kerjasama melalui Kesepakatan Bersama (MoU) guna lebih mengintensifkan dan mengoptimalkan jalinan kerjasama di bidang pembinaan dan penyuluhan agama kepada wbp (warga binaan pemasyarakatan).

Kerjasama tersebut dilaksanakan bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung yang ditandatangani oleh Kalapas kelas IIB Tanjungpandan dan Kakan Kemenang Kabupaten Belitung.

Penandatangan kerjasama dilaksanakan di Aula Atas Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Rabu (13/1/2022).

Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Romiwin Hutasoit, SH, MH menyampaikan kontribusi Kantor Kemenag Kabupaten Belitung dalam membina warga binaan sangat dirasakan oleh Lapas Kelas IIB Tanjungpandan. kegiatan yang telah berjalan adalah kajian Islam Fiqih dan hadis setiap Hari Rabu, Khutbah Jumat setiap pelaksanaan Shalat Jumat di masjid At Taubah Lapas.

Dirinya berharap berharap, melalui Kunjungan Penyuluh Agama Kemenag Belitung ini, WBP mendapatkan bekal pemahaman agama dan penguatan iman, sehingga dapat menjadi teladan saat kembali ke masyarakat dan kesan hukuman yang diterimanya menjadi pembinaan yang bersifat positif.
Romiwin juga menambahkan, MoU ini sifatnya untuk memperjelas berbagai kegiatan – kegiatan yang sebenarnya telah berjalan dengan baik selama ini. , para Penyuluh Agama Islam dapat berkontribusi lebih maksimal di Lapas Tanjungpandan, dalam hal memberikan pembinaan dan penyuluhan keagamaan.

Sementara itu Kakan Kemenag Kabupaten Belitung Drs. H. Masdar Nawawi menjelaskan dalam memberikan bimbingan penyukuhan agama khususnya kepada WBP hendaknya menggunakan pendekatan psikologi islam, melihat aspek kejiwaan, dan menyampaikan hukum dengan cara yang santun, sehingga dakwahnya memberikan kesejukan di hati mereka, sehingga dapat menerima apa yang disampaikan,” jelasnya. MoU ini diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih baik lagi kepada warga binaan, terutama kepada para penyuluh dalam membantu mereka memberikan penyuluhan kepada warga binaan di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan,” pungkasnya.*