TANJUNGPANDAN:Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Pangkal Pinang melakukan kunjungan silaturahmi ke ORARI Lokal Belitung pada Kamis (23/4/2026). Pertemuan ini berlangsung hangat di sekretariat ORARI Lokal Belitung di Tanjungpandan.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Henry Pribadi selaku Kepala Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Pangkal Pinang, didampingi Rio Zaldy yang merupakan Kasubtim Monitor dan Penertiban Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Pangkal Pinang.
Rombongan diterima langsung oleh Ketua ORARI Lokal Belitung, Eddy Rachman (YE4FDB) yang didampingi Sekretaris Mardi, Kabid organisasi/keanggotaan Arie Suparyo, Bendahara Sukardi dan Humas Marsadi.
Dalam kesempatan tersebut, Henry Pribadi menyampaikan bahwa kunjungan ini tidak hanya sebagai ajang perkenalan, tetapi juga untuk mempererat sinergi antara lembaga monitoring frekuensi dan komunitas radio amatir.
“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan selamat kepada Pak Eddy Rachman dan jajaran yang telah terpilih. Kami juga berdiskusi terkait pelaksanaan Ujian Negara Amatir Radio,” ujar Henry.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap ujian amatir radio menjadi perhatian penting. “Kami melihat minat calon peserta sangat tinggi. Ini menjadi catatan bagi kami untuk dibahas lebih lanjut secara internal agar pelaksanaan ujian dan pembinaan frekuensi bisa terus berjalan optimal,” katanya.
Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Belitung, Eddy Rachman (YE4FDB), menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi perhatian dari Loka Monitor Pangkal Pinang.
“Hari ini kami sangat bahagia menerima kunjungan dari Bapak Henry beserta tim. Kami membahas persiapan Ujian Negara Amatir Radio yang diharapkan dapat segera terlaksana, mungkin dalam tahun 2026 ini,” ungkap Eddy.
Ia juga berharap ORARI Lokal Belitung dapat menjadi contoh dalam pengelolaan komunikasi radio yang baik di masyarakat. “Kami berharap sinergi ini terus terjalin sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik, khususnya bagi perkembangan ORARI Lokal Belitung,” tambahnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan komunitas radio amatir, terutama dalam pembinaan, pengawasan, serta pengendalian penggunaan spektrum frekuensi radio di wilayah Belitung.*












