TANJUNGPANDAN – Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitung, Achmad Hamzah, memberikan materi tentang prosesi makan bedulang kepada siswa-siswi SMA PGRI Tanjungpandan. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Adat Melayu Belitung, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas XII SMA PGRI Tanjungpandan bersama guru pembimbing sebagai bagian dari program pembelajaran mata pelajaran muatan lokal. Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi yang disampaikan langsung oleh tokoh adat Belitung tersebut.
Dalam penyampaiannya, Achmad Hamzah menjelaskan bahwa prosesi makan bedulang merupakan salah satu warisan budaya tak benda milik nasional yang harus terus dilestarikan. Ia menekankan bahwa makan bedulang bukan sekadar tradisi makan bersama, melainkan mengandung nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, kesopanan, dan penghormatan terhadap adat istiadat Melayu Belitung.
“Penting bagi generasi muda untuk memahami dan mengenal makan bedulang karena ini merupakan bagian dari kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Belitung,” ujar Achmad Hamzah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga dan kepedulian untuk menjaga serta melestarikan budaya daerah di tengah arus modernisasi.*













