Meski Di Hari Jadi kota Tanjungpandan yang ke 185, Fadhil Sebut Masih Ada Warga Tinggal Di Kawasan Hutan Lindung

TANJUNGPANDAN: Meski usia kota Tanjungpandan bertambah satu tahun, dan kini sudah berusia yang ke 185, namun masih ada warga yang tinggal di kawasan hutan lindung.

Hal itu diungkapkan Ketua PAC (Pengurus Anak Cabang) ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) Kecamatan Badau, Fadhil Jamali ketika dimintai keterangan, usai menghadiri rapat paripurna hari jadi kota tanjungpandan, yang ke 185, di gedung DPRD Kabupaten Belitung, pada Sabtu 1 Juli 2023.

Menurut Fadil yang juga Ketua Lembaga Adat Melayu Desa Sungai Samak, saat ini meski usia kota Tanjungpandan berusia ke 185 namun masih dapat disaksikan dua dusun di Desa Sungai Samak yang terkena hutan lindung. Padahal, kawasan tersebut awalnya sudah menjadi pemukiman tapi entah mengapa disulap jadi kawasan hutan lindung.
Parahnya lagi tambah Fadhil, fasilitas umum pun masuk dalam kawasan hutan lindung.

Untuk itu, Fadhil yang juga salah seorang dukun di Sungai Samak ini berharap agar bupati ke depan yang terpilih dapat memikirkan persoalan ini.

“Ini bukan hanya Sungai Samak, tapi juga di Dusun Teluk Dalam Desa juru seberang, di Kecamatan Tanjungpandan tepatnya di dusun teluk dalam juga banyak warga diam di hutan lindung. Jangan bicara kewenangan ini dan itu. Jadi apapun alasannya bupati sebagai pemimpin wilayah harus bertanggungjawab dengan daerahnya, dan harus malu kepada rakyatnya kenapa masalah ini tak pernah tuntas. Semua itu bisa terselesaikan dan terlaksana berawal dari niat dan digiring sampai tuntas, ” katanya.”