Home / Bangka Belitung / Peresmian Dukun Desa Aik Merbau & Selamatan Kampong

Peresmian Dukun Desa Aik Merbau & Selamatan Kampong

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Hari Sabtu, 11 September 2021, digelar Selamat kampong pertama kali yang bertempat di rumah Dukun Aik Merbau Sanusi, Desa Aik Merbau Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Acara kegiatan ini dihadiri Sekcam Tanjungpandan Zaiendra Jaya, yang mewakili Camat Tanjungpandan, Ketua LAMBEL (Lembaga Adat Melayu Belitung) Drs. H. Abdul Hadi Adjin dan pengurus LAMBEL, Ketua LAM Kecamatan Tanjungpandan, Ketua LAM Desa Aik Merbau H. Zukron, Kades Aik Merbau Katto dan perangkat desa Aik Merbau, Kadus, ketua RW/RT, dukun kota, dukun Pangkalalang, Dukun Lesung Batang.

Ketua LAMBEL Drs H. Abdul Hadi Adjin sampaikan selamat kepasa Sanusi sebagai Dukun Desa Aik Merbau yang sebelumnya Desa Aik Merbau termasuk wilayah perdukunan pak Maharip Desa Paal Satu. “Peresmian pak Sanusi sbg Dukun Aik Merbau berdasarkan serah Terima/ijab kabul antara pak Maharip kepada pak Sanusi beberapa hari sebelumnya. Dengan serah Terima ini maka peran dan tugas perdukunan desa aik merbau menjadi tanggungjawab dan pengawasan pak Sanusi sepenuhnya,” katanya.

Pada kesempatan ini, Hadi menjelaskan tentang peranan Tungkuk Tige agar dapat bersinergi/kompak bathin dan kompak dalam membangun masyarakat di mading desanya khususnya Desa Aik Merbau yaitu peran dukun/ Tokok Adat, Tokok Agama dan Kades sebagai unsur Pemerintah Desa.

Ketiga unsur ini kata Hadi, harus sinergi dalam menata pembangunan mulai dari perencanaan, Pengorganisasian pelaksanaan sampai dengan pengawasannya.
“Nah forum selamatan kampong ini dapat digunakan untuk evaluasi kerja selama setahun mohon doa keselamatan kepada Allah sekaligus forum silaturahmi antara perangkat desa lembaga adat serta kades serta silaturahmi kepada masyarakatnya,” katanya.

Hadi tegaskan bahwa ada 3 tugas pokok Lambel

1. Melestarikan dan meluruskan serta menyempurnakan kegiatan adat dan budaya/kearifan lokal belitong.

2. Menjaga dan melestarikan Lingkungan Hidup

3. Sebagai wadah penampung aspirasi masyarakat dgn pemerintah daerah.*