KELAPA KAMPIT –Tim Peneliti dan Pengkaji, Gelar Daerah atau disingkat dengan nama TP2GD, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersama TP2GD Belitung dan Belitung Timur, menggelar rakor persiapan, berkas pengusulan Haji AS Hanandjoeddin, sebagai Pahlawan Nasional, yang bertempat di Bebak Institute, Kelapa Kampit pada Rabu 26 Nopember 2025.
Rakor ini dihadiri, Wakil Ketua TP2GD Provinsi Babel, Brigjen TNI Arif Cahyono, Senator Babel Ir. H. Darmansyah Husein (anggota TP2GD Provinsi Babel), Staf Khusus Gubernur Babel Nadiarsyah (anggota TP2GD Babel), Bupati Belitung diwakili Kadinsos Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Belitung, Febriansyah. Sedangkan Bupati Beltim diwakili, Asisten 1 Pemkab Belitung Beltim Zikril, Penulis buku HAS Hanandjoeddin, Haril Andersen,dan para anggota TP2GD, Babel, Belitung, dan Beltim.
Dalam rakor tersebut, dukungan kuat datang dari dua kabupaten. Perwakilan TP2GD Beltim, Mayor Cke Ihsan, yang juga PGS Kasdim 0414 Belitung, menyampaikan bahwa seluruh perangkat desa, dan BPD se-Beltim telah memberikan dukungan resmi, lengkap dengan buku berjudul, HAS Hanandjoeddin untuk Indonesia, yang diterbitkan PGRI Belitung Timur, bersama TP2GD Beltim, sebagai bahan dukungan pengusulan HAS Hanandjoeddin, sebagai pahlawan nasional.
Dari TP2GD Belitung, yang disampaikan ketuanya, Bakri Hauriansyah memastikan rekam jejak, bukti sejarah, dan data monumen — telah dipersiapkan, guna mendukung HAS Hanandjoeddin, sebagai pahlawan Nasional.
Selain itu, pihaknya akan mengupayakan penguatan dukungan, dari desa hingga masyarakat, maupun dukungan penguyuban, kepada organisasi kemasyarakatan.
Bupati Belitung yang diwakili Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Belitung Febriansyah, menegaskan bahwa Pemkab Belitung, siap mendukung penuh, dan melibatkan masyarakat dalam proses pengusulan.
Sedangkan Asisten I Pemkab Beltim, Zikril, yang mewakili Bupati Beltim, menambahkan pentingnya sinergi antar tim, serta penyempurnaan dokumen dan kajian akademik, agar pengusulan berjalan optimal di tingkat pusat.
Wakil Ketua Tim Peneliti, dan Pengkaji Gelar Daerah Provinsi, Brigjen TNI Inf. Arif Cahyono, menegaskan bahwa, rapat koordinasi yang digelar hari ini, bertujuan untuk mengecek secara menyeluruh, kesiapan berkas administrasi pengusulan, Gelar Pahlawan Nasional bagi Hanandjoeddin.
Dalam rapat tersebut, Arif Cahyono mengungkapkan bahwa, sebagian berkas pengusulan telah siap, namun masih terdapat dokumen, yang membutuhkan tindak lanjut, dari berbagai pihak terkait.
Ia menambahkan bahwa, sejumlah instansi dan pihak terkait, yang hadir dalam rapat, telah diberi arahan, untuk segera melengkapi berkas, sesuai persyaratan pemerintah pusat. Selain itu, koordinasi dengan penulis buku biografi Hanan dJoeddin, Haril Andersen, juga terus dilakukan, untuk melengkapi data pendukung.
Arif menargetkan, berkas dapat rampung pada Maret mendatang. Sementara itu, sebagai bagian dari persyaratan formal, seminar pengusulan gelar pahlawan, dijadwalkan berlangsung pada 10 Desember, di Pangkalpinang.
“Untuk persiapan penyerahan berkas, kira-kira bulan Maret, sudah selesai. Dan terutama bulan Desember ini, tanggal 10, seminar dulu di Pangkalpinang, karena memang persyaratannya harus melalui suatu proses seminar, untuk pengusulan gelar,” tutupnya.
Sementara itu, Senator Bangka Belitung, Ir. H. Darmansyah Husein, yang juga anggota TP2GD Provinsi Babel menegaskan pentingnya memperluas dukungan formal, dan nonformal untuk memaksimalkan proses pengusulan HAS Hanandjoeddin, sebagai Pahlawan Nasional.
Ia mengajak masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, terus menggaungkan sosok pejuang asal Belitung tersebut.
“Sosok Hanandjoeddin, harus semakin diboomingkan ke publik, agar masyarakat semakin mengenal jasa-jasa beliau,” ujarnya.
Darmansyah juga berkomitmen, menggalang dukungan di tingkat pusat. “Saya akan mengajak rekan-rekan perwakilan DPD dan DPR RI di Senayan, untuk mendukung pengusulan ini,” tegasnya.
Adapun lanjutnya, dukungan dari legislatif pusat, diharapkan dapat memperkuat posisi pengusulan, sehingga gelar Pahlawan Nasional bagi HAS Hanandjoeddin, dapat segera terwujud.
Rakor ini menjadi langkah strategis, dalam memfinalisasi berkas, sebelum diajukan ke Kementerian Sosial RI, pada Maret 2026, Upaya bersama ini diharapkan, dapat mengukuhkan peran penting HAS Hanandjoeddin, dalam sejarah nasional, serta memperkuat warisan sejarah Belitung, dan Bangka Belitung.*


















