Home / Bangka Belitung / Reses Anggota DPRD Belitung Sudiyanto S.Pd.I dari Dapil 1 Tg.pandan

Reses Anggota DPRD Belitung Sudiyanto S.Pd.I dari Dapil 1 Tg.pandan

Bagikan :

TANJUNGPANDAN : Anggota DPRD Kabupaten Belitung Sudiyanto S.Pd.I dari Dapil 1 Tanjungpandan, Masa persidangan II tahun sidang 2020-2021 gelar reses di Desa Aik Rayak Kecamatan Tanjungpandan, bertempat di rumah Sudiyanto, S.Pd.I, Dusun Aik Rayak Timur I, pada Kamis Malam 04 Februari 2020.

Kegiatan reses ini dihadiri oleh Kades Aik Rayak Rustam Ludin, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, LPM, BPD Aik Rayak, Tokoh Agama, Kadus Aik Rayak Timur I, serta RW dan RT di lingkungan Desa Aik Rayak.

Dalam pertemuan reses, Kades Aik Rayak Rustam Ludin menyampaikan ucapan terima kasih atas dilaksanakannya kegiatan reses di desa Aik Rayak sebagai kaitan penyerapan aspirasi masyarakat guna mendukung upaya pembangunan di Desa Aik Rayak.

“Dalam pertemuan ini nantinya warga bisa menyampaikan unek-unek baik saran dan masukan untuk pembangunan Desa Aik Rayak lebih baik ke depan”.

Kades Rustam sebut dari pantauannya, selama 1 tahun lebih menjabat sebagai Anggota DPRD Kab. Belitung, sudah terlihat pergerakan Sudiyanto dalam membantu program kegiatan di bidang pendidikan, keagamaan serta bantuan sosial lainnya.

“Hanya memang mungkin ada hal-hal yang masih harus diperjuangkan untuk pembangunan desa Aik Rayak,” kata Rustam.

Sementara itu, anggota DPRD Belitung Sudiyanto S.Pd.I yang juga duduk di Komisi 1 menyampaikan terima kasih kepada undangan yang hadir pada acara reses. Reses ini dilakukan 3x dalam setahun, yang akan dilanjutkan dengan reses di lokasi lainnya pada kesempatan berbeda.

Acara pertemuan reses ini banyak mendapat masukan dan saran dari warga terhadap pembangunan di Desa Aik Rayak.

Diantaranya masalah perlunya normalisasi sungai Aik Rayak yang beberapa waktu lalu sempat mengalami banjir karena luapan sungai Aik Rayak yang meluber. Begitu juga persoalan perlunya drainase di sejumlah RT yang harus diperbaiki guna menghindari dampak banjir.

Persoalan jalan Fajar yang juga harus mendapatkan perhatian dari instansi terkait agar dilakukan pengaspalan.
Pada pertemuan reses juga diungkapkan warga soal layaknya dipasang lampu trafic light itu rawan kecelakaan dan kemacetan di persimpangan jl.Murai sebagai upaya untuk mengantisipasi rawan kecelakaan, termasuklah penerangan lampu jalan di beberapa ruas jalan di Desa Aik Rayak.

Hal lain juga yang diangkat oleh warga terkait masalah penanganan sampah di desa ini perlu ada tempat penampungan sementara agar tak dibuang ke sungai atau sembarang tempat. Disamping penampungan sampah, perlu dilakukan pelatihan daur ulang sampah sehingga menjadi bermanfaat.

Tak hanya itu, mengemuka juga persoalan gas 3 kg yang harus disikapi dengan pihak terkait.

Masalah pengembangan wisata danau biru yang perlu dikembangkan menjadi salah satu potensi pendapatan desa maupun dampak bagi masyarakat.

Masalah komplek rumah guru juga harus menjadi perhatian mengingat status lahan apakah milik desa atau milik pemda dan sementara gedungnya dibangun dari pusat. Persoalan lain yang menjadi aspirasi warga adalah masalah pembangunan sarana olahraga seperti lapangan bola.

Menjawab persoalan tersebut, Sudiyanto sampaikan menyangkut sungai Aik Rayak yang menjadi penyebab banjir di kawasan rumah warga sudah diusulkan ke gubernur.

“Berkas usulan sudah kita bawa ke gubernur untuk dilakukan normalisasi sungai Aik Rayak, ” kata Sudiyanto.

Menyangkut banyaknya drainase yang kurang baik hingga menyebabkan banjir di beberapa wilayah RT akan disikapi dan disampaikan ke komisi terkait, termasuk kepada pemerintah daerah.

“Terima kasih atas berbagai masukan dan saran dari warga. Tentunya, ini akan menjadi perhatian dan sesuai dengan kewenangannya. Karena ada sebagian yang diusulkan warga adalah bagian dari wewenang komisi 2 dan 3 untuk menyikapi aspirasi tersebut,” katanya.*