MANGGAR, BELITUNG TIMUR – Panggung Lapangan Yagor, Manggar, bergemuruh pada Minggu malam, 1 Juni 2025, saat Shabrina Leanor, juara Indonesian Idol Season XIII, tampil perdana di kampung halamannya dalam konser bertajuk “Kado Indah Shabrina untuk Belitung Timur.”
Tak hanya sekadar konser biasa, acara ini menjadi malam penuh haru dan kebanggaan — terutama saat Senator Babel Ir. H. Darmansyah Husein secara mengejutkan naik ke panggung. Darmansyah hadir bersama Istrinya Titiek Yoesiati Darmansyah Husein.
Saat diatas panggung, Darmansyah Husein pun menyampaikan harapannya agar Shabrina Leonar mampu mendorong kemajuan provinsi Bangka Belitung, maupun Belitong dan Beltim terutama dalam pengembangan pembangunan dan kepariwisataan.

Bukan Sekadar Pulang, Tapi Memberi Kado untuk Kampung Halaman
Kepulangan Shabrina ke Belitung Timur tak lepas dari rasa cinta kepada tanah kelahirannya. Konser ini merupakan bentuk penghargaan dan terima kasih atas dukungan masyarakat dan pemkab Beltim selama perjuangannya menembus panggung Indonesian Idol.
Khusus dengan kehadiran Senator Darmansyah Husein, Permintaan untuk menghadiri acara konser ini bahkan disampaikan langsung oleh Shabrina lewat video call saat Senator Darmansyah mengunjungi kediaman orang tuanya di Dusun Ban Motor, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kamis malam, 29 Mei 2025.
“Waktu silaturahmi, adek kita Shabrina minta saya hadir di konsernya. Keluarga juga ikut menyaksikan langsung waktu itu,” ujar Darmansyah.
Dari Keluarga, Untuk Belitung Timur
Kakek Shabrina, Wargono Jaya Saputra, yang akrab disapa Pak Gono, menyambut hangat kedatangan sang senator. Ia mengungkapkan bahwa dukungan moral dari Darmansyah sejak awal menjadi semangat besar bagi Shabrina.
“Sejak masuk 23 besar hingga final ndonesian idol, Pak Darmansyah terus memberi dorongan. Kami sangat berterima kasih. Lalu, waktu akan acara konser di Beltim ini selain Shabrina, saya yang minta juga pak Darmansyah hadir,” ungkapnya.
Gono juga membagikan kisah masa kecil cucunya yang aktif di dunia seni sejak SD hingga SMA. Ia berpesan kepada generasi muda untuk meniru semangat Shabrina.

“Disiplin, konsisten, dan totalitas — itu kunci sukses,” tegas Gono.
Menariknya, Sapaan Wagono Jaya Saputra dengan sebutan Pak Gono, sudah mengenal dengan Darmansyah ternyata sudah terjalin lama, bahkan sejak era aktif di dunia musik Belitung saat bekerja di perusahaan timah.
“Waktu itu, orang tua Darmansyah, pak Husein Syarif, di kawilasi Timah Manggar sudah kenal. Bahkan Darmansyah pun kerap main-main saat kami main musik di Grup Musik Bilitonik,” ujar Gono tutup pembicaraan dengan media ini.*













