Tanjungpandan Mantap Jadi Kota Wisata Global, Bupati Belitung Temui Barisan Pengawal KEK Pariwisata

Dengan capaian internasional melalui WTCF dan dukungan penuh pemerintah serta tokoh pariwisata nasional, Tanjungpandan semakin percaya diri melangkah sebagai kota destinasi wisata global yang diakui dunia

TANJUNGPANDAN – Barisan Pengawal KEK Pariwisata Tanjung Binga (BPKPTB) menggelar pertemuan dengan Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah, di Tanjungpandan, Selasa (30/9/2025).

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi penguatan langkah strategis pariwisata Belitung, khususnya setelah Tanjungpandan kembali menorehkan prestasi di kancah internasional, yakni anggota aktif World Tourism Cities Federation (WTCF),

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua BPKPTB Hamdani, Dewan Penasehat Drs. Abdul Hadi Adjin, Tokoh pariwisata nasional Nicolas Lumanau, dan Wakil Gubernur pertama Bangka Belitung Ir. Suryadi Saman, SE MSc.

Dari pihak pemerintah, hadir Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah, Ketua DPRD Belitung, Wakil Ketua DPRD Belitung Joko Prianto, anggota DPRD Belitung Suherman dan Ivan Haidari, serta Pj. Kepala Dinas Pariwisata Belitung Susanto.

InCollage 20250930 121756860

Tanjungpandan 3 Tahun Berturut Jadi Anggota WTCF

Dalam kesempatan itu, Hamdani menegaskan bahwa tahun 2025 menandai tiga tahun berturut-turut Tanjungpandan menjadi anggota aktif World Tourism Cities Federation (WTCF), organisasi dunia yang menaungi kota-kota destinasi wisata global.

“Keanggotaan WTCF sangat bermanfaat untuk memperkuat branding Tanjungpandan sebagai destinasi wisata kelas dunia. Ini momentum penting agar pariwisata Belitung semakin dikenal luas,” ungkap Hamdani.

Sementara itu, Nicolaus Lumanau, Ph.D, tokoh pariwisata nasional yang juga ikut mendukung langkah ini, menilai keanggotaan aktif WTCF membuka akses jejaring internasional dan peluang kolaborasi lintas negara sekaligus memperkenalkan belitung khususnya kota Tanjungpandan.

Warisan Program dan Kebanggaan Belitung

Dewan Penasehat BPKPTB, Drs. Abdul Hadi Adjin, menambahkan bahwa capaian ini merupakan kelanjutan dari program yang telah dirintis sejak masa kepemimpinan Jasagung Hariyadi di Dinas Pariwisata.

“Tahun ini Tanjungpandan terpilih sebagai salah satu dari 68 kota se-Asia Pasifik yang masuk dalam jajaran WTCF. Ini kebanggaan besar, apalagi ada dukungan dari Bapak Nicolas Lumanau, tokoh pariwisata nasional dengan jaringan internasional,” jelasnya.

Komitmen Pemerintah Daerah

Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah, mengapresiasi kerja sama dan kepedulian semua pihak dalam mengangkat pariwisata Tanjungpandan ke tingkat global.
“Keberhasilan ini memotivasi kami untuk menata kota Tanjungpandan agar lebih baik ke depan, dari aspek kebersihan, kenyamanan, kuliner, hingga sarana dan prasarana transportasi, termasuk penerbangan,” ujarnya.

Djoni menegaskan bahwa Pemkab Belitung tengah menyusun blueprint pengembangan pariwisata Belitung, yang akan menjadi kompas pembangunan di masa depan. Pemikiran strategis ini akan dibuka untuk masukan para ahli, termasuk Nicolas Lumanau, agar aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Tindak Lanjut Diskusi Panel
Sebagai langkah lanjutan, BPKPTB bersama pemerintah daerah merencanakan diskusi panel dengan menghadirkan Nicolas Lumanau sebagai pembicara tunggal.

“Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan forum diskusi yang lebih luas, sesuai harapan Bupati dan Dinas Pariwisata, demi merumuskan arah pembangunan pariwisata Belitung ke depan,” pungkas Drs. Abdul Hadi Adjin, Dewan Penasehat BPKPTB.

Dengan capaian internasional melalui WTCF dan dukungan penuh pemerintah serta tokoh pariwisata nasional, Tanjungpandan semakin percaya diri melangkah sebagai kota destinasi wisata global yang diakui dunia.*