Tradisi Menyambut Idul Fitri: Merayakan Kemenangan dengan Kebahagiaan dan Ibadah

Adapun Idul Fitri bukan sekadar ajang berkumpul dan bersenang-senang, tetapi juga saat untuk memperbanyak ibadah dan menebar kebahagiaan. Selamat Hari Raya Idul Fitri, semoga kita semua kembali suci dan mendapatkan keberkahan

JAKARTA – Idul Fitri selalu menjadi momen penuh suka cita bagi umat Islam di seluruh dunia. Perayaan ini bukan sekadar waktu untuk berkumpul bersama keluarga, tetapi juga kesempatan untuk menjalankan sunnah Rasulullah saw. dengan penuh makna.

Dikutip dari buku How Did the Prophet & His Companions Celebrate Eid? Rasulullah saw dan umat Islam pertama kali menggelar perayaan hari raya Idul Fitri pada tahun kedua Hijriyah (624 M) atau usai Perang Badar.

Dari beberapa riwayat disebutkan bahwa ada beberapa hal yang dilakukan Rasulullah saw. untuk menyambut dan merayakan hari raya Idul Fitri.

Berikut beberapa tradisi yang dianjurkan untuk menyambut hari kemenangan:

1. Mengumandangkan Takbir Sejak matahari terbenam di malam 1 Syawal hingga pagi hari sebelum shalat Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak takbir sebagai ungkapan syukur dan kebesaran Allah. Takbir dapat dilakukan di rumah, masjid, atau di jalan-jalan menuju tempat shalat.

2. Berhias dan Mengenakan Pakaian Terbaik Rasulullah saw. selalu menganjurkan umatnya untuk tampil bersih dan rapi di hari raya. Pakaian terbaik, wangi-wangian, dan kebersihan diri menjadi bagian dari sunnah agar tampak bahagia menyambut Idul Fitri.

3. Makan Sebelum Shalat Id
Berbeda dengan Idul Adha, umat Islam disunnahkan makan sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri. Rasulullah saw. biasa mengonsumsi kurma dalam jumlah ganjil sebelum berangkat ke tempat shalat.

4. Shalat Idul Fitri
Shalat Idul Fitri dilakukan secara berjamaah di lapangan terbuka atau masjid. Setelah shalat, umat Islam mendengarkan khutbah yang berisi pesan kebaikan dan ajakan untuk terus memperbaiki diri setelah sebulan berpuasa.

5. Silaturahmi dan Ucapan Selamat Hari raya adalah momen terbaik untuk mempererat hubungan. Rasulullah saw. mencontohkan tradisi mengunjungi sahabat serta saling mendoakan. Ucapan seperti Taqabbalallahu minna wa minkum atau “Mohon maaf lahir dan batin” menjadi tradisi yang memperkuat ikatan persaudaraan.

6. Mengunjungi Tempat Keramaian Rasulullah saw. juga pernah membawa Aisyah ra. menyaksikan pertunjukan hiburan yang halal di hari raya, menunjukkan bahwa kebahagiaan dan kegembiraan adalah bagian dari perayaan Idul Fitri.

Adapun Idul Fitri bukan sekadar ajang berkumpul dan bersenang-senang, tetapi juga saat untuk memperbanyak ibadah dan menebar kebahagiaan. Selamat Hari Raya Idul Fitri, semoga kita semua kembali suci dan mendapatkan keberkahan!
Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin!