TANJUNGPANDAN: Wakil Bupati Belitung Syamsir, menyerahkan penghargaan Adiwiyata, Kabupaten Belitung Tahun 2025, kepada sejumlah sekolah, pada acara yang berlangsung, di Ruang Sidang Pemkab Belitung, pada Jumat 5 Desember 2025.
Penyerahan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah, terhadap upaya sekolah dalam mewujudkan, lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, dan berbudaya lingkungan, melalui Program Adiwiyata.
Acara tersebut, turut dihadiri para Kepala Perangkat Daerah, camat dari Kecamatan Tanjungpandan, Badau, dan Membalong, kepala sekolah beserta guru sekolah Adiwiyata, pengelola TPS 3R, serta sejumlah undangan.
Syamsir: Penghargaan Ini Penguat Motivasi Sekolah
Kepada media, usai acara penyerahan Penghargaan Adiwiyata, Wabup Syamsir menegaskan bahwa, penghargaan Adiwiyata bukan sekadar seremoni, tetapi dorongan bagi seluruh sekolah, agar terus meningkatkan kepedulian, terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.
“Penghargaan ini bukan yang terakhir, tetapi menjadi penguat motivasi, bagi sekolah-sekolah. Terus jaga, kebersihan dan edukasi anak-anak kita, agar selalu sehat dan bersih. Jika lingkungan pendidikan bersih dan sehat, insya Allah SDM kita akan unggul,” ujarnya.
Syamsir menambahkan bahwa, perilaku disiplin dan lingkungan yang bersih, harus terus dibudayakan, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di seluruh wilayah.
“Kita daerah wisata, sekolah harus sehat dan bersih. Edukasi ini harus diperkuat sampai tingkat desa. Kita juga dorong kolaborasi, apa yang bisa dibantu pemerintah daerah, agar prestasi ini berkelanjutan,” tambahnya.
Ia berharap penghargaan di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional dapat terus meningkat, seiring komitmen daerah, memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah, yang konsisten menjalankan program, pelestarian lingkungan.
DLH Belitung: Program Adiwiyata Strategis Bentuk Generasi Peduli Lingkungan
Pelaksana tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Belitung, Yudo Wijantoko, menyampaikan apresiasi kepada seluruh sekolah, tim penilai, stakeholder, serta pengelola TPS 3R yang telah mendukung, pelaksanaan Program Adiwiyata.
“Harapan kami, program-program ini terus memberi dampak positif, dan menjadi langkah nyata, dalam menjaga kelestarian lingkungan, di Kabupaten Belitung,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa, Program Adiwiyata bukan sekadar proses penilaian, melainkan strategi untuk membentuk karakter generasi muda, yang peduli lingkungan. Dinas Lingkungan Hidup, berkomitmen bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama, untuk memastikan pelaksanaannya berjalan optimal.
Belitung Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional, Provinsi, dan Kabupaten
.
Adapun Pada tahun 2025, Kabupaten Belitung kembali menorehkan prestasi, dengan meraih berbagai tingkatan penghargaan Adiwiyata:
Untuk Adiwiyata Nasional, Diraih oleh SMPN 3 Tanjungpandan , dan SMPN 3 Sijuk. Penghargaan akan diberikan, oleh Menteri Lingkungan Hidup, pada Rabu 10 Desember 2025, di TMII Jakarta.
Sedangkan Adiwiyata Provinsi, Diraih oleh SMAN 1 Tanjungpandan, SMPN 5 Membalong, SDN 21 Tanjungpandan dan SDN 19 Sijuk. Penghargaan telah diserahkan oleh Gubernur Babel, saat Peringatan HUT Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada 21 November 2025 di Pangkalpinang.
Selanjutnya, untuk Adapun Adiwiyata Kabupaten ini, diraih oleh SDN 38 Tanjungpandan, SDN 9 Membalong, SDN 6 Badau. Penghargaan ini, diberikan pada acara hari ini di ruang sidang pemkab Belitung.
Hingga tahun 2025, tercatat 43 sekolah di Belitung dari jenjang SD, SMP, hingga SMA telah meraih, penghargaan Adiwiyata.
Program ini bukan kompetisi, —tidak ada juara 1, 2, atau 3, —melainkan penilaian kelayakan berdasarkan komitmen sekolah, terhadap lingkungan.
TPS 3R Perincong Kelekak Raih Juara 3 Tingkat Provinsi
Selain penghargaan untuk sekolah, TPS 3R Perincong Kelekak Desa Tanjung Binga, berhasil meraih Juara 3 kategori TPS 3R, berkinerja terbaik, tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025.*


















