BELINYU – Suasana hangat penuh keakraban menyelimuti pertemuan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, dengan warga Kecamatan Belinyu, Kamis (19/06/2025). Bertempat di Warung Kopi Ipul, pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus dialog terbuka antara pemimpin daerah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Hellyana menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya dalam kunjungan sebelumnya yang batal dilakukan karena bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.
“Saya mohon maaf atas ketidakhadiran waktu itu. Semoga tetap menjadi berkah atas niat baik dan segala bentuk sedekah yang telah dilakukan masyarakat,” ujarnya dengan tulus di hadapan warga.
Meski tertunda, Hellyana mengungkapkan rasa syukurnya dapat hadir dan bertatap muka langsung dengan warga Belinyu. Ia pun menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan masyarakat Bangka Belitung kepada dirinya dan Gubernur Hidayat Arsani untuk memimpin provinsi ini.
“Terutama kepada pak haji senior, pak Ma’ruf yang hadir hari ini, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Insyaallah kami akan membawa Bangka Belitung menuju kemandirian dan kesejahteraan yang lebih baik,” ucapnya optimis.
Warga Sampaikan Aspirasi, dari Jalan Rusak hingga Layanan RSUD
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari infrastruktur, kesehatan, hingga fasilitas publik.
Ramadian, salah satu perwakilan warga, menyoroti kerusakan jalan menuju kawasan wisata Pulau Putri di Desa Penyusuk.
“Jalan utama menuju destinasi wisata kami rusak parah, ini berdampak pada kenyamanan dan keselamatan pengunjung,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan keluhan mengenai pelayanan di RSUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dirasa masih kurang memuaskan, khususnya bagi warga yang dirujuk ke rumah sakit tersebut.
“Kami mohon agar RSUD Provinsi bisa meningkatkan pelayanannya. Ini soal nyawa manusia, dan kami berharap perhatian serius dari ibu Wakil Gubernur,” tegasnya.
Persoalan minimnya lampu jalan dari Riau Silip hingga Tanjung Gudang pun turut diangkat. Hanya kurang dari 50 persen lampu jalan yang berfungsi, mengakibatkan rawan kecelakaan.
“Lampu jalan harus menjadi prioritas. Ini menyangkut keselamatan warga di malam hari,” tambah Ramadian.
Tak ketinggalan, dukungan terhadap fasilitas olahraga juga diminta, khususnya renovasi lapangan sepak bola yang menjadi pusat kegiatan pemuda Belinyu.
Komitmen Pemerintah Provinsi
Menanggapi aspirasi tersebut, Hellyana berjanji akan menindaklanjuti keluhan warga ke OPD terkait di tingkat provinsi.
“Kami datang bukan hanya untuk mendengar, tapi membawa pulang aspirasi dan menjadikannya dasar kebijakan. Kita ingin Belinyu maju, dan ini dimulai dari mendengar langsung suara masyarakatnya,” tutupnya.
Pertemuan sederhana di Warung Kopi Ipul itu menjadi simbol kuat kemitraan antara rakyat dan pemimpinnya — hangat, terbuka, dan penuh harapan untuk Bangka Belitung yang lebih baik.*












