Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » 78 Tahun Moektamar Rakjat Indonesia Pulau Belitong di Simpang Tiga: Abdul Hadi Sebut Saatnya Belitong Bangkit dan Bersatu

78 Tahun Moektamar Rakjat Indonesia Pulau Belitong di Simpang Tiga: Abdul Hadi Sebut Saatnya Belitong Bangkit dan Bersatu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIMPANG TIGA, BELTIM— Di tengah gegap gempita modernisasi dan derasnya arus digitalisasi, ada satu potongan sejarah penting yang seolah mulai terlupakan: Moektamar Rakjat Indonesia Pulau Belitong, yang digelar pada 12–13 Juli 1947 di Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Renggiang, Kabupaten Belitung Timur.

Sebuah peristiwa monumental yang mencerminkan semangat persatuan dan integrasi rakyat Belitong ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pelaku sejarah dan penulis buku Sejarah Perjuangan Rakyat Belitung, tahun 1924-1950 yang ditulis Drs. Abdul Hadi Adjin bersama Rosihan Sahib, Salim YAH mengingatkan masyarakat bahwa tugu Simpang Tiga bukan sekadar penanda jalan, melainkan monumen sejarah yang menyimpan nilai luhur perjuangan dan kepedulian tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan dari Pulau Belitong.

“Moektamar ini adalah tonggak sejarah. Bukan hanya bentuk fisik perlawanan, tapi wujud nyata pemikiran maju para tokoh Belitong dalam mengintegrasikan diri dengan NKRI, jauh sebelum provinsi ini ada,” ujar Hadi yang merupakan Mantan birokrat senior Belitung Timur atau Sekda Pertama Beltim, Drs. H. Abdul Hadi Adjin,

Sebuah Refleksi, Bukan Sekadar Nostalgia

Moektamar Rakjat Indonesia kala itu adalah ajang yang menyatukan tokoh-tokoh masyarakat, politik, dan pejuang dari seantero Belitong. Dari perhelatan inilah, keluar keputusan bulat bahwa rakyat Belitong bersatu dan teguh dalam pangkuan Republik Indonesia yang baru saja diproklamasikan dua tahun sebelumnya, pada 17 Agustus 1945.

Penting dicatat, ini terjadi jauh sebelum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terbentuk pada 21 November 2000. Artinya, kesadaran berbangsa dan bernegara rakyat Belitong sudah tumbuh kuat bahkan sejak tiga generasi silam.

Pejuang Gugur, Semangat Tak Boleh Tumbang

Tak bisa dipisahkan dari peristiwa Moektamar adalah rangkaian pertempuran sengit yang terjadi sebelumnya. Pertempuran di Paal Satu, Aik Merbau, Aik Seruk (25 November 1945) serta di Lancor dan Selat Nasik (14 Desember 1945) telah menelan korban sebanyak 21 pejuang lokal, pahlawan sejati yang kini dimakamkan di TMP Ksatria Tumbang Ganti, Perawas, Tanjungpandan.

Mereka gugur, bukan hanya untuk kemerdekaan dari penjajah, tapi untuk menancapkan fondasi kebangsaan yang kini kita nikmati. Namun sayangnya, menurut Hadi, semangat tersebut kini mulai luntur, terutama di kalangan generasi muda.

“Kita mulai melihat gejala yang mengkhawatirkan. Anak-anak muda mulai memandang para pejuang hanya sebagai ekstremis. Ini sangat berbahaya,” ucapnya prihatin.

Dulu Integrasi, Kini Aspirasi Pemisahan?

Setelah 78 tahun bergabung dalam NKRI dan 25 tahun menjadi bagian dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, muncul keresahan tersendiri dari masyarakat Belitong. Banyak yang merasa Pulau Belitong hanya dijadikan pelengkap, bahkan dalam urusan anggaran pusat pun, Belitong kerap “dibawa saat pengajuan, ditinggal saat pencairan.”

Keresahan ini tak hanya soal anggaran. Ada pula permasalahan:Kemiskinan struktural di tengah kekayaan alam melimpah, Penyelundupan hasil tambang, Kegagalan membangun fakultas UBB di Belitung, Dan yang paling menyakitkan: tidak satu pun tokoh lokal yang digelari Pahlawan Nasional

Momentum untuk Bangkit

Melalui momentum peringatan ke-78 Moektamar Rakjat Indonesia, Hadi mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda Belitong, untuk:
1. Meneladani keberanian dan visi para pendahulu
2. Menuntut keadilan pembangunan yang setara
3. Menolak sikap apatis dan bangkit dari keterpinggiran

“Sudah waktunya kita menyadari bahwa Belitong bukan pelengkap. Kita punya sejarah, kita punya identitas, dan kita punya hak untuk diperhatikan!”

Adapun Moektamar 1947 harus menjadi inspirasi, bukan sekadar seremonial. Saatnya Belitong bangkit — dari pinggiran menjadi pusat, dari kenangan menjadi kekuatan.

Untuk mengenang kembali sejarah luar biasa ini, masyarakat dan pemerintah daerah diimbau untuk menginisiasi peringatan rutin Moektamar Rakjat Indonesia setiap 13 Juli — sekaligus mendorong pengusulan Gelar Pahlawan Nasional bagi para pejuang Belitong, salah satunya HAS Hanandjoeddin, Jangan biarkan sejarah besar ini terkubur dalam diam.*

  • person
  • visibility 80
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakorcab PBB Kabupaten Belitung Tahun 2022

    Rakorcab PBB Kabupaten Belitung Tahun 2022

    • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
    • account_circle sma
    • visibility 70
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Minggu, 13 Februari 2022, digelar Rakorcab (Rapat koordinasi cabang) PBB (Partai Bulan Bintang) Kabupaten Belitung tahun 2022 yang bertempat di Sekretariat DPC PBB Kabupaten Belitung di jl. Diponegoro Tanjungpandan. Acara rakorcab ini dihadiri Bendahara DPP PBB Mahadir Basti SH, Ketua DPW PBB Babel Kasbiransyah, Ketua DPC PBB Kabupaten Belitung Yoga Pranata, serta dihadiri seluruh […]

  • Anggota DPD RI Ir.H. Darmansyah Husein Hadiri Pelantikan Bupati & Wabup

    Anggota DPD RI Ir.H. Darmansyah Husein Hadiri Pelantikan Bupati & Wabup

    • calendar_month Jumat, 26 Feb 2021
    • account_circle sma
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG: Anggota DPD RI Ir. H. Darmansyah Husein menghadiri acara Pelantikan bupati dan wabup (wakil bupati) hasil Pilkada 2020 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang bertempat di Pangkal Pinang Bangka Belitung, pada hari ini Jumat 26 Februari 2021. Pada kesempatan tersebut Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman Johan melantik para bupati dan wakil bupati hasil […]

  • Babinsa Desa Jangkang Sertu Suprapto Laksanakan Komsos Bersama Perangkat Desa dan Masyarakat

    Babinsa Desa Jangkang Sertu Suprapto Laksanakan Komsos Bersama Perangkat Desa dan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle sma
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DENDANG: Dalam rangka mempererat silaturahmi dan menjaga situasi keamanan di wilayah binaan, Babinsa Desa Jangkang, Sertu Suprapto dari Koramil 414-03/Gantung, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama perangkat desa, anggota Linmas, dan masyarakat setempat. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Jangkang, Kecamatan Dendang, Kabupaten Belitung Timur, pada 7 Oktober 2025. Komsos yang dilaksanakan secara rutin ini […]

  • Dibodohi Media Massa

    Dibodohi Media Massa

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2017
    • account_circle Admin
    • visibility 71
    • 115Komentar

    Terus terang saya merasa tersedak ketika minum air tatkala membaca sebuah berita online Bangka mengenai pengakuan Ketua DPRD Babel yang merasa dibodohi oleh media. Pada galibnya, manalah mungkin itu terjadi. Tapi beliau memandangnya lain. Berita ini keluhan Pak Ketua ini hampir muncul di semua media di Bangka Belitung. “Bosan berkali-kali merasa dibodohi media massa,” ujar […]

  • Ka Kan Kemenag Beri Arahan 39 Peserta Utusan Ikuti MTQ Tingkat Provinsi

    Ka Kan Kemenag Beri Arahan 39 Peserta Utusan Ikuti MTQ Tingkat Provinsi

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2020
    • account_circle sma
    • visibility 59
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Ka Kan Kemenag Belitung Drs. H. Masdar Nawawi, berikan pengarahan kepada peserta 39 Peserta utusan dari Kabupaten Belitung untuk mengikuti MTQ IX Tingkat Provinsi, pada hari ini Jumat, 7 Agustus 2020 di ruang rapat pemda Belitung. Saat pengarahan, kegiatan ini dihadiri 39 peserta MTQ IX Kabupaten Belitung yang dijadwalkan giliran kafilah belitung akan tampil […]

  • Senator Babel, Ir. H. Darmansyah Husein Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kemenag Belitung

    Senator Babel, Ir. H. Darmansyah Husein Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kemenag Belitung

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle sma
    • visibility 79
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia MPR RI Ir. H. Darmansyah Husein, menyelenggarakan sosialisasi tentang Empat Pilar Kebangsaan yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung pada,  27 September 2024. Acara tersebut dihadiri oleh Plt. Kasubbag TU sekaligus Plt. Kepala Kementerian Agama Kabupaten Belitung, H. Suyanto, S.Ag., serta sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan […]

expand_less