TANJUNGPANDAN: Kapal perang dari 54 Negara akan ikut berpartisipasi dalam latihan tempur gabungan tersebut di wilayah laut Belitung. Latihan tempur gabungan bersama ini digelar dalam rangka membangun budaya maritim untuk memperkuat kedaulatan maritim Indonesia.
Hal itu disampaikan Wadansatgas MNEK 2020, Bambang Trijanto di Tanjungpandan saat pertemuan dan tatap muka dengan Bupati Belitung di ruang rapat kantor Bupati Belitung baru baru ini.
Direncanakan, rangkaian kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) pada 25 hingga 28 Agustus 2020 mendatang, menghadirkan Kapal Induk milik Amerika Serikat.
Diinformasikan juga, akan lego jangkar di Pelabuhan Tanjung Batu, Kabupaten Belitung yang diperkirakan kapal perang dari 54 Negara akan ikut berpartisipasi dalam latihan tempur gabungan tersebut.
Bupati Belitung Sahani Saleh sambut baik kedatangan Kolonel Laut Bambang Trijanto beserta jajarannya ke Belitung. Sahani yang biasa disapa Sanem sebut ini kebanggaan bagi Pulau Belitung dengan nantinya akan dihadirkan kapal perang TNI AL dan Negara lainnya latihan tempur gabungan.
Sementara itu, dihadapan orang nomor satu di Belitung, Wadansatgas MNEK 2020, Bambang Trijanto di Tanjungpandan sebut rencananya Amerika Serikat akan menghadirkan lebih dari dua kapal perang. Latihan perangnya dilaksanakan di tiga lokasi yakni Jakarta, Kepulauan Seribu dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
MNEK 2020 merupakan latihan bersama TNI Angkatan Laut berskala internasional yang menghadirkan kekuatan laut asing di wilayah laut Indonesia dalam membangun kemaritiman internasional.
Selain Amerika Serikat, Negara lain dikabarkan akan menghadirkan kapal perang juga seperti Australia, China, Rusia, dan Jepang, dan Negara lainnya. Bahkan, juga pesawat tempur, helikopter dan kapal selam dari berbagai negara partisipan ikut andil dalam latihan bersama marinir TNI AL. * tim











