MANGGAR – Bupati Kamarudin Muten bersama Wakil Bupati Khairil Anwar didampingi sejumlah kepala OPD meninjau dua destinasi wisata baru di Kecamatan Gantung, Jumat (6/2/2026). Dua lokasi yang dikunjungi yakni kawasan wisata Keretak Sawah Danau Nujau dan Mangrove Keretak Nujau di Kabupaten Belitung Timur.
.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kamarudin memberikan apresiasi kepada pemerintah desa dan pihak kecamatan yang telah berinisiatif mengembangkan potensi wisata di wilayah tersebut.
Menurutnya, pengembangan destinasi wisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan panorama alam, tetapi juga harus memiliki nilai cerita, budaya, serta unsur edukasi agar wisata dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Saya tadi beri masukan agar wisata itu jangan cuma menjual pemandangan. Harus ada cerita, budaya, supaya wisata bisa terus berkembang. Kemudian masyarakat kita juga harus ikut mendukung,” ujar Kamarudin.
Sebagai upaya meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan, Bupati juga mengusulkan inovasi berupa pemberian nomor undian pada setiap tiket masuk destinasi wisata yang nantinya akan diundi pada akhir tahun.
“Semua tiket masuk ada nomornya. Nanti setiap akhir tahun diundi. Hadiahnya Bupati yang tanggung, jadi orang datang semakin tertarik untuk ke situ,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur, Muhammad Yulhaidir menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pendataan terhadap seluruh potensi destinasi wisata yang ada di wilayah tersebut.
“Ke depan tentu akan kita lihat kajiannya seperti apa, termasuk dari sisi sarana-prasarana, sumber daya manusia, hingga dukungan pendanaan. Supaya pengembangannya berkelanjutan serta bisa berkolaborasi dan mendapat dukungan dari berbagai pihak,” jelas Yulhaidir.
Ia menambahkan, dengan pengelolaan yang tepat, destinasi wisata tersebut tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi dan edukasi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Sesuai dengan yang disampaikan Bupati barusan, wisata ini juga harus diketahui etnik, budaya, dan sejarahnya, apakah ini masuk kategori purba atau apa. Sehingga nanti Mangrove Keretak ini benar-benar menjadi menarik dan orang bisa belajar dari sisi edukasinya, bukan hanya konservasi saja. Dampak akhirnya adalah ekonomi masyarakat lokal juga akan bertambah,” lanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Beltim berharap berbagai potensi wisata yang ada dapat dikembangkan secara terarah sehingga mampu menjadi daya tarik baru, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.*sumber Diskomnfo-SP.⁴Beltim













