GANTUNG, Suasana khidmat berpadu dengan hangatnya kebersamaan mewarnai kegiatan Safari Dakwah Wakaf One Family One Qur’an yang digelar di Masjid Al-Manaar, Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Jumat (19/6/2026).
Ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti kegiatan yang berlangsung usai Salat Jumat tersebut. Lantunan sholawat yang menggema dari dalam masjid menambah kekhusyukan acara. Suasana semakin akrab ketika Ustadz Zacky Mirza menyampaikan tausiyah dengan gaya santai dan humoris yang beberapa kali mengundang tawa para jamaah.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam sekaligus mengajak masyarakat lebih dekat dengan Al-Qur’an melalui gerakan Wakaf One Family One Qur’an. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Belitung Timur (Beltim) Khairil Anwar, unsur Forkopimcam Gantung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Gantung dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Safari Dakwah Wakaf One Family One Qur’an tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dan seluruh masyarakat Belitung Timur, saya mengucapkan selamat datang kepada Ustadz Zacky Mirza di Bumi Laskar Pelangi, Satu Hati Bangun Negeri Belitung Timur. Semoga melalui Safari Dakwah ini, ilmu dan nasihat yang disampaikan dapat menjadi pencerahan serta menginspirasi kita untuk terus memperbaiki diri, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, dan membangun kehidupan yang lebih baik,” ujar Khairil.
Khairil menilai gerakan Wakaf One Family One Qur’an merupakan ikhtiar yang sangat baik dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Pemerintah daerah tentunya menyambut baik kegiatan ini karena dapat menjadi wadah mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia. Melalui kegiatan ini saya berharap manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Belitung Timur dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” tambahnya.
Al-Qur’an Menjadi Bekal yang Tak Terputus
Dalam tausiyahnya, Ustadz Zacky Mirza mengingatkan jamaah bahwa kehidupan dunia bersifat sementara, sementara amal kebaikan akan menjadi bekal yang dibawa hingga akhirat. Salah satu amalan yang memiliki keutamaan besar, menurutnya, adalah wakaf Al-Qur’an yang pahalanya akan terus mengalir selama Al-Qur’an tersebut dibaca, dipelajari, dan diamalkan.
“Ketika seseorang berwakaf Al-Qur’an, lalu Al-Qur’an itu dibaca, dipelajari, dan diamalkan oleh orang lain, maka pahala kebaikannya akan terus mengalir. Inilah salah satu bentuk amal jariyah yang akan menemani kita bahkan setelah meninggalkan dunia,” ujar Zacky.
Dengan penyampaian yang ringan dan diselingi humor, ia mengajak jamaah untuk mulai mempersiapkan bekal akhirat melalui amalan yang memberikan manfaat bagi sesama. Menurutnya, harta dan jabatan tidak akan dibawa saat seseorang meninggal dunia, namun amal saleh akan terus menyertainya.
“Harta yang kita miliki tidak akan dibawa mati, tetapi amal saleh akan terus mengikuti. Karena itu, jangan ragu untuk berwakaf dan mendukung penyebaran Al-Qur’an. Jika ingin menghadiahkan amal untuk orang tua yang telah meninggal dunia, wakaf Al-Qur’an bisa menjadi salah satu jalannya. Begitu pula bagi yang memiliki anak-anak yang masih kecil, wakaf ini dapat menjadi doa dan investasi kebaikan untuk mereka. Semoga setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an yang kita wakafkan menjadi pemberat timbangan amal kita di akhirat kelak,” katanya.
Antusiasme masyarakat terhadap gerakan wakaf terlihat pada sesi penggalangan Wakaf Al-Qur’an yang berlangsung setelah tausiyah. Jamaah dengan sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung program tersebut.
Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, Camat Gantung, Kapolsek Gantung, Ketua PHBI Kecamatan Gantung, serta masyarakat yang hadir turut ambil bagian dalam gerakan wakaf sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Al-Qur’an dan upaya menebar manfaat bagi sesama.
Melalui kegiatan Safari Dakwah Wakaf One Family One Qur’an ini, masyarakat tidak hanya diajak memahami pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, tetapi juga diberikan kesempatan untuk berkontribusi secara nyata dalam menyebarkan manfaat melalui gerakan wakaf. (*)1 sumber: Diskominfo SP Beltim –













