Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Pemkab Beltim Gelar Workshop TPKJM

Pemkab Beltim Gelar Workshop TPKJM

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANGGAR – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim) terus memperkuat penanganan kesehatan jiwa melalui kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Kabupaten Belitung Timur Tahun 2026 di Ruang Rapat Bupati Beltim, Selasa (14/7/2026).

Workshop menghadirkan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Beltim Dianita Fitriani, Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Lilik Haryani, serta Camat Damar Arief Firmansyah. Kegiatan diikuti unsur organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan dan desa, tenaga kesehatan, aparat keamanan, hingga berbagai pemangku kepentingan yang tergabung dalam TPKJM.

Mewakili Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Bayu Priyambodo menegaskan bahwa kesehatan jiwa merupakan bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh sehingga membutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Kesehatan jiwa bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan atau tenaga medis semata. Keberhasilannya sangat ditentukan oleh kerja sama seluruh pihak. TPKJM hadir sebagai wadah kolaborasi berbagai unsur agar penanganan kesehatan jiwa dapat dilakukan secara terpadu,” ujar Bayu.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menghapus stigma terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta memperkuat peran keluarga sebagai pendamping utama dalam proses pemulihan.

“Saya berharap melalui workshop ini lahir komitmen bersama, meningkatnya kapasitas anggota TPKJM, serta semakin kuat koordinasi antarinstansi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Ada 321 ODGJ yang Mendapat Pelayanan

Usai kegiatan, Bayu mengungkapkan berdasarkan pemetaan sementara terdapat sekitar 321 ODGJ di Kabupaten Belitung Timur dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda sehingga membutuhkan penanganan sesuai kondisi masing-masing.

Menurutnya, pemerintah daerah akan memperkuat sinergi antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Satpol PP, pemerintah desa, kecamatan, hingga perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) guna mendukung penanganan kasus-kasus berat.

“Kita ingin melakukan pemetaan berdasarkan tingkat keparahan. Kasus yang sudah membahayakan keluarga maupun lingkungan perlu penanganan khusus. Karena kita belum memiliki rumah sakit jiwa, maka kerja sama dengan berbagai lembaga maupun pemanfaatan dukungan CSR menjadi salah satu alternatif yang akan kita dorong,” jelas Bayu.

Keluarga Jadi Kunci Pemulihan

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Beltim Dianita Fitriani mengatakan workshop tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas TPKJM sekaligus memberikan pemahaman kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai kondisi kesehatan jiwa di Belitung Timur.

“Kami ingin seluruh stakeholder memahami bagaimana kondisi kesehatan jiwa di Kabupaten Beltim, apa saja isu dan kendala yang dihadapi, sekaligus mengoptimalkan tugas dan fungsi TPKJM agar penanganan ODGJ bisa berjalan lebih efektif,” ungkap Dianita.

Ia menjelaskan bahwa penanganan ODGJ harus disesuaikan dengan kondisi pasien. Bagi pasien yang belum stabil, fokus utama adalah pengobatan intensif. Sementara pasien yang telah stabil diarahkan mengikuti terapi aktivitas, rehabilitasi sosial, hingga program pemberdayaan ekonomi agar kembali produktif.

“Kalau kondisinya sudah stabil, kita dorong ke tahap pemberdayaan. Mereka tetap memiliki kemampuan sosial dan ekonomi yang bisa dikembangkan sehingga dapat kembali produktif di masyarakat,” ujarnya.

Dianita menambahkan, keberhasilan pemulihan ODGJ sangat bergantung pada dukungan keluarga sebagai support system utama, mulai dari memastikan pasien rutin mengonsumsi obat hingga mendampingi proses adaptasi di lingkungan sosial.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih ramah terhadap penyintas gangguan jiwa agar stigma negatif dapat dihilangkan dan proses pemulihan berlangsung lebih optimal.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur, hingga Semester I Tahun 2026 terdapat 321 ODGJ berat yang telah mendapatkan pelayanan. Di sisi lain, hasil skrining juga menunjukkan meningkatnya kelompok masyarakat yang berisiko mengalami gangguan kesehatan mental sehingga diperlukan penguatan upaya promotif dan preventif secara berkelanjutan.*(Sumber: Diskominfo SP Kabupaten Belitung Timur)

  • person
  • visibility 34
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Banyuwangi  Tingkatkan Pengunjung  Lewat Kalender Wisata. Bagaimana Belitung?

    Cara Banyuwangi Tingkatkan Pengunjung Lewat Kalender Wisata. Bagaimana Belitung?

    • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2017
    • account_circle sma
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Berbagai macam cara dan upaya untuk menaikkan target pengunjung wisatawan pada sebuah wilayah provinsi atau kabupaten. Contohnya di Banyuwangi. Guna peningkatan target wisata, mereka melalui gerakan pemerintah daerah bersama masyarakat mengelar berbagai event selama satu tahun dalam bentuk kalender wisata. Di Banyuwangi pada tahun 2017, hampir setiap bulan digelar festival Banyuwangi sebagai upaya untuk menargetkan […]

  • Seluruh Kepala Desa Hadiri Reses Senator Babel Ir. H. Darmansyah Husein di  Kecamatan Selat Nasik

    Seluruh Kepala Desa Hadiri Reses Senator Babel Ir. H. Darmansyah Husein di Kecamatan Selat Nasik

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • account_circle sma
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SELATNASIK: Anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI Ir. H. Darmansyah Husein lakukan kunjungan kerja ke pulau Mendanau Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Selasa 12 Juli 2022 Dengan menumpang kapal nelayan dari pelabuhan nelayan tanjung RU, Ir. H. Darmansyah berangkat ke Selat Nasik. Hanya sekitar setengah jam sampai menuju pelabuhan nyato […]

  • Cegah Covid-19, Lapas Tanjungpandan Siapkan Fasilitas Untuk Sidang Online

    Cegah Covid-19, Lapas Tanjungpandan Siapkan Fasilitas Untuk Sidang Online

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2020
    • account_circle sma
    • visibility 25
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Patut diapresiasi, Sinergitas Kejaksaan Negeri Belitung, PN Tanjungpandan bersama Lapas Kelas IIB Tanjungpandan dalam upaya pencegahan penularan covied-19. Kolaborasi tersebut dengan dilaksanakan proses persidangan berbasis teknologi, yaitu dengan menggunakan Video Call melalui aplikasi “Zoom” Kamis (26/03). Hal ini menyusul imbauan pemerintah agar melakukan social distancing selama pandemi virus Corona Covid-19 yang kini masih terjadi […]

  • Lapas Kelas II B Tandatangani Janji Kinerja 2020 & Komitmen Raih WBK/WBBM

    Lapas Kelas II B Tandatangani Janji Kinerja 2020 & Komitmen Raih WBK/WBBM

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2020
    • account_circle sma
    • visibility 26
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Seluruh pegawai Lapas Klas IIB Tanjungpandan ikuti Apel Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2020 di Halaman depan lapas Kelas IIB Tanjungpandan Rabu (29/01). Apel ini dipimpin langsung Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Romowin Hutasoit, SH. Apel. Turut hadir Kajari Belitung Ali Nurdin, SH, MH dan Kepala BNNK Belitung yang diwakili oleh Fasilitator Rehabilitasi Nuryana, A.Md sebagai […]

  • Sambut Bulan Suci Ramadhan, Malam Ini BKPRMI Badau Gelar Takbliq Akbar

    Sambut Bulan Suci Ramadhan, Malam Ini BKPRMI Badau Gelar Takbliq Akbar

    • calendar_month Jumat, 4 Mei 2018
    • account_circle sma
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BADAU: Malam ini /Jumat Malam, 4 Mei 2018, takblig Akbar yang diselenggarakan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Desa Badau, yang bertempat di Masjid Ar-Rachman Desa Badau. Sebagai penceramah dalam takbliq akbar ini diisi tausiah oleh Ustad Heri dari Palembang. Selain takbliq akbar, acara diisi dengan pengajian kitab suci alquran. Kades Badau, Hermawan membenarkan […]

  • Hari ke 8, Pelatihan Memasak, Peserta Ditekankan Kekompakan Tim

    Hari ke 8, Pelatihan Memasak, Peserta Ditekankan Kekompakan Tim

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle sma
    • visibility 25
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Memasuki hari ke 8, kegiatan pelatihan memasak ini ditekankan pada kekompakan team dalam memasak di dapur umum, dengan waktu yang cepat tanpa mengurangi rasa serta kualitas masakan. Itulah salah satu kegiatan teori dan praktek pelatihan masak juga diharapkan para peserta dapat menjalin kekompakan team saat bertugas di dapur umum, yang membutuhkan pelayanan tepat waktu […]

expand_less