Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Pernyataan Sikap KD-17 Belitong Pasca Terbakarnya Fasilitas PT. TImah Tbk

Pernyataan Sikap KD-17 Belitong Pasca Terbakarnya Fasilitas PT. TImah Tbk

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGPANDAN, BELITONG — Komunitas Diskusi 17 (KD-17) Belitong menyampaikan pernyataan sikap guna menyikapi pasca terbakarnya fasilitas PT Timah Tbk di Gantung, serta berbagai persoalan pengelolaan sumber daya alam (SDA) timah yang dinilai terus berulang di Pulau Bangka dan Belitung.

Dalam pernyataan yang disampaikan Ketua Komunitas Diskusi 17 Belitong (KD-17) dengan Ketuanya Rizali Abusama dan Sekretaris H. Hasimi Usman, di Belitong, Sabtu (8/8/2026), KD-17 menilai rentetan persoalan tersebut mengisyaratkan adanya dugaan mismanajemen yang sangat mendasar dalam pengelolaan SDA timah.

AddText 08 08 08.43.29

Menurut KD-17, kekayaan timah yang seharusnya menjadi modal utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat justru belum mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat di daerah penghasil.

“Menyaksikan kejadian yang terus berulang di kedua pulau timah, Bangka dan Belitung, mengisyaratkan adanya sinyalamen mismanajemen PT Timah Tbk yang sangat mendasar dalam mengelola SDA timah,” demikian salah satu poin pernyataan sikap KD-17 Belitong yang disampaikan Ketuanya Rizali Abusama,

Minta Pemerintah Evaluasi Manajemen PT Timah

KD-17 mendesak pemerintah agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen PT Timah Tbk.

Tidak hanya evaluasi, komunitas tersebut juga menilai jajaran direksi harus menunjukkan bentuk tanggung jawab atas berbagai persoalan yang terjadi.

KD-17 bahkan menyerukan agar jajaran direksi PT Timah Tbk memiliki kebesaran jiwa untuk mengundurkan diri apabila memang tidak mampu memperbaiki persoalan mendasar dalam tata kelola perusahaan.

“Pemerintah harus segera mengevaluasi manajemen PT Timah Tbk,” tegas KD-17 dalam pernyataannya.

Pemimpin Daerah Diminta Jangan Hanya Mengandalkan Jargon

Sorotan juga diarahkan kepada para pemimpin publik di Pulau Belitung.
KD-17 meminta para pemimpin publik, khususnya di Belitong, untuk berani menyuarakan persoalan timah secara lebih keras sekaligus mengajukan proposal solusi yang konkret.

Menurut komunitas tersebut, persoalan SDA timah tidak akan selesai hanya dengan mengandalkan jargon pembangunan maupun slogan seperti “yakin ade jalan” atau “akselerasi segala bidang”.

KD-17 menilai masyarakat membutuhkan gagasan yang lebih konkret, terukur, dan berpihak pada kepentingan daerah penghasil timah.

“Masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan jargon yakin ade jalan atau akselerasi segala bidang,” tegas mereka.

KD-17: Jangan Terjebak pada Persoalan RKAB

KD-17 juga mengajak seluruh pihak untuk tidak terus-menerus menjadikan persoalan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sebagai pusat perdebatan.

Bagi KD-17, persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah tambang jauh lebih mendasar daripada sekadar persoalan administratif dan formalitas perizinan.

Mereka menyerukan agar “kemunafikan formal” yang dinilai tidak menyelesaikan persoalan mendasar rakyat dihentikan.

“Sudah saatnya kita tidak mempermasalahkan RKAB. Hentikan kemunafikan formal yang tidak menyelesaikan masalah mendasar yang dihadapi rakyat yang diberkahi SDA timah di pulau-pulau di mana mereka hidup,” ujar KD-17.

Siap Ajukan Proposal Alternatif

Tidak berhenti pada kritik, Komunitas Diskusi 17 Belitong menyatakan kesiapannya untuk menawarkan gagasan alternatif mengenai tata kelola SDA timah.

AddText 08 08 08.43.45

KD-17 mengaku siap mengajukan proposal alternatif yang dinilai lebih berkeadilan, dengan tujuan akhir memastikan kekayaan timah benar-benar bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya rakyat yang tinggal di wilayah tambang.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa masyarakat daerah penghasil timah tidak semestinya hanya menjadi penonton dari aktivitas eksploitasi sumber daya alam di wilayahnya sendiri.

Bagi KD-17, pengelolaan timah harus dikembalikan pada tujuan utama sebagaimana amanat konstitusi: kekayaan alam dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi media ini dengan PT. Timah Tbk terkait dengan pernyataan sikap dari KD -17.*

 

  • person
  • visibility 142
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • OPM se-Beltim: Masyarakat Kelapa Kampit Belanja Kebutuhan Murah Sambil Sarapan Gratis

    OPM se-Beltim: Masyarakat Kelapa Kampit Belanja Kebutuhan Murah Sambil Sarapan Gratis

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle sma
    • visibility 301
    • 0Komentar

    KELAPAKAMPIT: Operasi Pasar Murah (OPM) se-Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berlanjut hingga hari kelima. Kali ini, kegiatan berlangsung di Lapangan Segitiga, Kecamatan Kelapa Kampit, pada Selasa (27/10/26), dengan antusiasme masyarakat yang tinggi sejak pagi hari. Selain bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, masyarakat yang datang ke Lapangan Segitiga juga mendapatkan sarapan gratis. Bupati Beltim, Kamarudin […]

  • Putri Bangka Belitung Leoni Lestari Tampil di Forum MGEI, Kupas Potensi Mineral Mempaya

    Putri Bangka Belitung Leoni Lestari Tampil di Forum MGEI, Kupas Potensi Mineral Mempaya

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle sma
    • visibility 239
    • 0Komentar

    PADANG – Leoni Lestari, alumnus Universitas Pertamina Jakarta sekaligus finalis 15 besar, berhasil mencuri perhatian dalam acara Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) yang berlangsung pada 3-4 Desember 2024 di Hotel Primer Santika, Padang, Sumatera Barat. Dalam forum bergengsi yang menghadirkan para ahli geologi, praktisi tambang, dan pengusaha mineral ini, Leoni yang merupakan sosok lajang kelahiran […]

  • Lomba Mancing Awal Tahun 2023, di Taman wisata pulau Kulong, Desa Air Selumar

    Lomba Mancing Awal Tahun 2023, di Taman wisata pulau Kulong, Desa Air Selumar

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • account_circle sma
    • visibility 253
    • 0Komentar

    SIJUK: Tahun 2022 segera berakhir, yuk awali tahun 2023, lomba mancing pada hari Minggu 1 Januari 2023, yang bertempat di Taman wisata pulau Kulong, Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Pengelola Taman wisata pulau Kulong Marsidi sebut acara ini dengan hadiah 5JT (1 ekor ikan Jackpot) dan 2 JT (untuk satu ekor terberat diatas […]

  • Rahat Icon Hotel Silatuhrahmi/Buka Puasa Bersama Anak Yatim & Mitra Kerja

    Rahat Icon Hotel Silatuhrahmi/Buka Puasa Bersama Anak Yatim & Mitra Kerja

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022
    • account_circle sma
    • visibility 83
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Rahat Icon Hotel menggelar silatuhrahmi buka puasa bersama dengan panti asuhan dan anak yatim, dhuafa Muhammadiyah Putra Anda, beserta mitra kerja yang bertempat di Rahat Icon Hotel Jalan Depati Rahat Tanjungpandan, Hotel Tanjungpandan, Belitung, pada hari ini, Sabtu 30 April 2022. Adapun acara kegiatan buka puasa bersama ini dihadiri Owner Rahat Icon Hotel Zulkifli […]

  • MUI Beltim Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas di Pulau Belitong

    MUI Beltim Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas di Pulau Belitong

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2019
    • account_circle sma
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MANGGAR: MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Beltim mengajak masyarakat untuk menjaga Kamtibmas (Keamanan, ketertiban masyarakat) di Pulau Belitong (Belitung dan Beltim). Hal itu disampaikan Ketua MUI Beltim Suyatno Taslim yang didampingi sekretaris Tri Mario Sandi untuk menyikapi agar kabupaten Belitung Timur khususnya dan pulau Belitong umumnya untuk dapat saling menjaga ketertiban, kedamaian. Berikut ini item […]

  • Keluarga Besar SMKN 1 Sijuk Bagikan 35 Paket Sembako

    Keluarga Besar SMKN 1 Sijuk Bagikan 35 Paket Sembako

    • calendar_month Jumat, 14 Apr 2023
    • account_circle sma
    • visibility 138
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Masih dalam rangkaian bulan suci Ramadhan, keluarga besar SMK Negeri 1 Sijuk, Jumat (14/4) menggelar pembagian paket sembako kepada peserta didik dan keluarga kurang mampu yang berada di sekitar lingkungan sekolah. Ada sekitar 35 paket sembako terdiri dari beras 5 kg, 1 kg gula pasir dan 1 liter minyak goreng. Pembagian sembako diberikan secara […]

expand_less