Jelang Pergantian Kepemimpinan, LAMBEL Matangkan Persiapan Musda November
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 5 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN — Jelang berakhirnya masa kepengurusan pada November 2026, Lembaga Adat Melayu Belitung (LAMBEL) mulai mematangkan persiapan Musyawarah Daerah (Musda). Forum tersebut nantinya tidak hanya menjadi ruang evaluasi organisasi, tetapi juga menjadi momentum memilih kepemimpinan LAMBEL untuk periode berikutnya.
Persiapan Musda dibahas dalam pertemuan jajaran pengurus LAMBEL bersama perwakilan Lembaga Adat Melayu (LAM) kecamatan se-Kabupaten Belitung yang digelar di Tanjungpandan, Rabu (9/9/2026).
Pertemuan ini menjadi wadah bagi LAMBEL untuk menghimpun berbagai masukan, khususnya dari LAM kecamatan, sebelum pelaksanaan Musda yang telah direncanakan pada 23 November 2026.
.
Ketua LAMBEL, Achmad Hamzah, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian penting dari tahapan persiapan Musda. Terlebih, masa kepengurusan LAMBEL yang saat ini berjalan akan berakhir pada November mendatang.
“Pertemuan ini untuk membahas berbagai masukan terkait rencana Musda yang akan dilaksanakan pada 23 November 2026,” kata Achmad.
Menurutnya, Musda mendatang menjadi momentum penting karena salah satu agenda utamanya adalah menentukan kepemimpinan LAMBEL yang baru.
Karena itu, masukan dari LAM kecamatan dinilai penting agar pelaksanaan Musda dapat berlangsung secara baik serta mampu mengakomodasi aspirasi lembaga adat di tingkat kecamatan.
Serap Aspirasi LAM Kecamatan
Selain membahas persiapan teknis Musda, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk mendengarkan langsung pandangan dan masukan dari LAM kecamatan.
Achmad menilai komunikasi dan koordinasi antara LAMBEL dengan LAM kecamatan perlu terus diperkuat. Hal ini penting untuk menjaga kekompakan sekaligus memperkuat peran lembaga adat Melayu di tengah masyarakat Belitung.
“Dalam diskusi ini kita juga menerima dan menyampaikan masukan dari LAM kecamatan,” ujarnya.
Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pengurus LAMBEL, yakni Ketua Achmad Hamzah, Wakil Ketua Shofwar Ar, Sekretaris Ismail Mihad, dan Bendahara Iwan Irwanda.
Sementara dari LAM kecamatan hadir sejumlah perwakilan, di antaranya Hermawan dari Badau, Nurdin dari Sijuk, serta Alpian dari Tanjungpandan.
Musda Jadi Momentum Regenerasi
Dengan berakhirnya masa kepengurusan LAMBEL pada November 2026, Musda kali ini dipandang sebagai momentum penting bagi keberlanjutan organisasi.
Selain menentukan arah kebijakan ke depan, pergantian kepemimpinan diharapkan dapat menghadirkan semangat baru dalam menjaga, mengembangkan, dan memperkuat eksistensi adat Melayu Belitung.
LAMBEL berharap seluruh tahapan menuju Musda dapat berjalan dengan komunikasi yang baik serta melibatkan aspirasi dari LAM kecamatan.
Dengan demikian, Musda tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk memperkuat persatuan lembaga adat dan memastikan nilai-nilai adat Melayu Belitung tetap hidup, berkembang, dan relevan di tengah perubahan zaman.
- person
- visibility 66
- forum 0