Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » AKSARA DI ATAS TAHTA

AKSARA DI ATAS TAHTA

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kata “aksara” seringkali kita dengar, kadang kata ini dilekatkan pada seseorang yang tidak tau membaca atau buta huruf sehingga disematkan kalimat “buta aksara”. Padahal makna “aksara” itu bukan hanya dilekatkan pada seseorang saja yang kebetulan buta baca tulis, tetapi sebenarnya “aksara” juga mengandung makna atau simbol, identitas, lambang, yang bisa berbentuk patung, huruf, lukisan, tulisan, prasasti.

Jadi makna aksara tidak berdiri sendiri tetapi lebih mencakup hal-hal yang berkaitan dengan makna dan simbol-simbol terhadap obyek tertentu.

Tahta lebih dipersonifikasikan sebagai puncak peraihan kekuasaan seseorang. Tahta juga mengandung konotasi sebagai tempat, posisi seseorang dalam jabatan tertentu. Raja misalnya, begitu pula kekuasaan. Semua berada diposisi “ketahtaan” yakni berada di posisi tertinggi.

Karenanya, bagaimana hubungannya antara “aksara” dengan “tahta”?
Secara singkat hubungannya demikian sederhana. Tahta dipersepsikan pada dimensi politik untuk tujuan kekuasaan. Aksara adalah narasi bagi keberlangsungan sebuah komunikasi politik. Aksara bukan semata huruf dan simbol, tetapi lebih pada aspek komunikasi, aspek menjelaskan makna-makna dalam kehidupan berkebangsaan, termasuk penjelasan empat pilar berbangsa.

Pada aspek tertentu “aksara” begitu sangat dibutuhkan, bukan hanya saat setelah merebut tahta. Contoh misalnya Gazali Riadi berpasangan dengan Ahmat, maka simbol aksaranya menjadi GR-AMAT, Pahruddin Dede-Muhammad Taufiq Irpoun menjadi PD-Minta Ampun, dan seterusnya. Itu juga adalah narasi pendek dalam komunikasi politik.

John F. Kennedy, pernah bilang, kalau politik itu kotor maka ‘puisi’ akan membersihkannya. Kalau politik itu bengkok maka “sastra” akan meluruskannya. Ini yang disebut Aksara bermakna, politik itu indah dan penuh kesejukan, bahasa adalah pengantar untuk menjelaskan keindahan itu.

Aksara begitu berarti dalam komunikasi politik dan bangunan tahta bukan hanya sederetan huruf-huruf mati yang tanpa arti dan makna.

Peng-artikulasian makna demokrasi, politik, hukum, ekonomi dan lingkungan hanya mampu dijelaskan dengan kekuatan aksara. Baligho, banner, spanduk adalah bahasa politik yang didaras oleh aksara. Aksara sebagai alat pembebasan, fonem, kata, bunyi, dan kalimat adalah manifestasi dari kekuatan aksara diatas tahta. Aksara yang baik adalah yang menepis “The political Decay”, politik yang menghadirkan senyawa demokrasi yang santun dan manusiawi.

Karena itu tidak sedikit pemimpin jatuh karena kehilangan kecerdasan beraksaranya, kontrol komunikasi lisannya tak bisa ditahan, berakibat pada munculnya polemik hingga kejatuhan karena ambruk diujung kata-kata.
Maka jadilah pemimpin yang meletakkan kata-kata diatas kepemimpinannya. Sebab aksara yang baik adalah cermin dari pemimpin yang filosofis penuh kebijaksanaan dan cinta.[]

Ditulis dalam buku “Jatuhnya KATA²” Pada halaman 153. (Penulis, Didin El Mughniy)

  • person
  • visibility 39
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babinsa Serka Andri W Hadiri Musyawarah Desa Khusus di Selinsing Bahas Pengembalian Pinjaman Koperasi Merah Putih

    Babinsa Serka Andri W Hadiri Musyawarah Desa Khusus di Selinsing Bahas Pengembalian Pinjaman Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle sma
    • visibility 39
    • 0Komentar

    GANTUNG: Babinsa Koramil 03/Gantung, Serka Andri W, menghadiri Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang digelar di Ruang Pertemuan Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, pada Jumat (31/10/2025). Kegiatan tersebut membahas persetujuan dukungan pengembalian pinjaman Koperasi Merah Putih (KDMP) Desa Selinsing tahun 2025. Musyawarah dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan suasana tertib dan […]

  • Ibu PJ Gubernur Prov. Kep Bangka Belitung lakukan kunjungan ke UMKM Pratisthaku

    Ibu PJ Gubernur Prov. Kep Bangka Belitung lakukan kunjungan ke UMKM Pratisthaku

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
    • account_circle sma
    • visibility 46
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN : Ibu PJ Gubernur Prov. Kep Bangka Belitung lakukan kunjungan ke Umkm Pratisthaku (Kartini), yang berlokasi di jalan Sudirman kelurahan Pangkal Lalang Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, pada hari ini Selasa 13 Juni 2023. Tiba dilokasi, Ibu PJ Gubernur Prov. Kep Bangka Belitung yang didampingi konsultan PLUT Belitung dan bidang industri DPMPTSP kab Belitung yang […]

  • Kesiapan TPS Lokasi Khusus Dibahas dalam Pertemuan KPU Bersama PT Steelindo Wahana Perkasa Kelapa Kampit

    Kesiapan TPS Lokasi Khusus Dibahas dalam Pertemuan KPU Bersama PT Steelindo Wahana Perkasa Kelapa Kampit

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle sma
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KELAPA KAMPIT: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur bersama dengan KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan koordinasi dengan PT Steelindo Wahana Perkasa Kelapa Kampit pada Senin, 22 Oktober 2023. Dalam acara giat monitoring ini, hadir pula Komisioner KPU Provinsi Babel, Yuli Restuwardi, beserta Kasubag terkait. Dalam pertemuan itu, mereka memberikan arahan terkait pelayanan pindah […]

  • Senator Darmansyah Husein Buka Semi Final Sepak Bola Mini U-12 KKGO Gantung 2025

    Senator Darmansyah Husein Buka Semi Final Sepak Bola Mini U-12 KKGO Gantung 2025

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle sma
    • visibility 49
    • 0Komentar

    GANTUNG – Suasana meriah tampak di Lapangan Sepak Bola Perol, Desa Gantung, Jumat (29/8/2025) pagi. Senator Republik Indonesia, Darmansyah Husein, menendang bola pertama sebagai tanda dimulainya babak semi final Sepak Bola Mini U-12 dalam rangka Festival Olahraga Anak Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) Kecamatan Gantung 2025. Di kampung kelahirannya, mantan Bupati Belitung dua periode itu […]

  • Tragis, Suparno , Warga Desa Tanjung Rusa Tak Punya Rumah yang Layak Huni

    Tragis, Suparno , Warga Desa Tanjung Rusa Tak Punya Rumah yang Layak Huni

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle sma
    • visibility 51
    • 0Komentar

    MEMBALONG:Rumah di kawasan Nyurun Rt 007/rw03 di Desa Tanjung Rusa terlihat begitu lusuh. Bangunannya tak seperti layaknya rumah yang siap ditempati oleh warga. Puluhan tahun rumah yang berdinding terpal yang didiami oleh sosok paru baya. Sebelumnya, rumah ini peninggalan orang tuanya dan kini sosok lelaki tinggal kesendirian belum berkeluarga ini mendiaminya dalam keseharian. Adalah suparno […]

  • UBB & YTCI Gelar KKN Tematik Kampus Merdeka di Pulau Seliu

    UBB & YTCI Gelar KKN Tematik Kampus Merdeka di Pulau Seliu

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle sma
    • visibility 28
    • 0Komentar

    MEMBALONG: UBB (Universitas Bangka Belitung) dan Yayasan Tarsius Centre Indonesia gelar kerjasama KKN Tematik pendampingan komunitas, di pulau Seliu kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Adapun kegiatan KKN ini melibatkan 10 orang mahasiswa UBB yang  berakhir pada bulan Nopember 2021. Ketua Yayasan Tarsius Centre Indonesia Budi Setiawan benarkan adanya kegiatan kerjasama. Menurutnya, tim Yayasan Tarsius Centre Indonesia […]

expand_less