TANJUNGPANDAN – Alumni SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan dan umum mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional yang diselenggarakan oleh Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Belitung, mulai 22 juni sampai 17 Juli 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan sebagai upaya meningkatkan kompetensi alumni di bidang teknologi informasi dan industri kreatif.
Pelatihan ini menghadirkan materi utama, Pembuatan Konten Visual untuk Media Sosial. Program tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri digital saat ini.
Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai teknik pembuatan konten visual yang menarik dan efektif untuk berbagai platform media sosial.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi vokasi bagi generasi muda, khususnya alumni sekolah menengah kejuruan, agar memiliki keterampilan yang siap diterapkan di dunia usaha dan dunia industri.
Menariknya, pelatihan ini juga dilengkapi dengan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sehingga peserta yang memenuhi persyaratan akan memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional. Namun sebelum mendapatkan sertifikat tersebut, mereka harus magang terlebih diberbagai perusahaan
Kepala Sekolah SMK Yaperbel Tanjungpandan Samad S.M menyampakan bahwa Pihak sekolah menyambut positif pelaksanaan pelatihan tersebut karena dinilai mampu meningkatkan kemampuan teknis alumni sekaligus membuka peluang yang lebih luas dalam menghadapi persaingan dunia kerja di era digital.
“Dengan adanya pelatihan vokasi nasional ini, diharapkan para siswa SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan dapat mengembangkan kreativitas, meningkatkan keterampilan digital, serta berkontribusi dalam mendukung promosi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Belitung,” katanya.”
Pelatihan menghadirkan para instruktur dan pemateri profesional yang berpengalaman di bidang teknologi informasi, pengembangan website, dan industri kreatif digital.
Hari Kedua
Kepala BPVP Belitung Mochamad Yusuf S.H. melalui Arry Trie Adhytia, Instruktur Kejuruan Teknologi Informasi dan Komunikasi BPVP Belitung, menjelaskan materi yang diberikan kepada peserta pelatihan konten kreator.
Menurut Arry, pada hari kedua pelatihan peserta mendapatkan materi pengenalan atau pengantar menjadi konten kreator yang mengacu pada unit kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
“Hari ini kami memberikan pengenalan menjadi seorang konten kreator atau mempersiapkan konten digital. Materi ini diambil dari unit kompetensi sesuai SKKNI,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelatihan akan berlangsung selama 20 hari dan dirinya bertindak sebagai instruktur utama selama kegiatan tersebut.
Arry mengatakan, secara keseluruhan materi yang diberikan mengacu pada unit-unit kompetensi yang telah ditetapkan. Materi tersebut meliputi persiapan konten digital, ekspor dan impor file video serta audio, penambahan elemen pada video, pembuatan desain visual dan desain grafis, hingga proses publikasi atau unggah konten ke media sosial maupun platform daring lainnya.
“Peserta akan belajar mulai dari mempersiapkan konten digital, mengelola file video dan audio, menambahkan elemen pada video, membuat desain visual dan desain grafis, sampai memposting hasil karya ke media sosial atau aplikasi daring,” jelasnya.

















