TANJUNGPANDAN – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Nasapta, S.M., menggelar kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun Sidang II Tahun 2026 di Kantor Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh Direktur PDAM Kabupaten Belitung, Munandar Motong, Kepala Desa Perawas Yahya SE beserta perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para Kepala Dusun (Kadus), Ketua RT, serta sejumlah undangan lainnya. Reses ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan keluhan secara langsung kepada wakil rakyat.
Beragam aspirasi disampaikan masyarakat dengan harapan dapat menjadi perhatian pihak terkait demi peningkatan kualitas pelayanan publik dan infrastruktur di Kabupaten Belitung.
Seperti disampaikan Kepala SMK Negeri 1 Tanjungpandan, Erliana, S.Pd.Ekop., M.M. menyampaikan sejumlah usulan dan keluhan, antara lain perlunya perbaikan kebocoran air PDAM di beberapa titik, pembangunan aula sekolah, perbaikan lapangan basket, serta peningkatan akses jalan lingkungan sekolah demi keselamatan para siswa.
Sementara itu, dalan pertemuan tersebut juga disoroti dari peserta reses pentingnya regulasi pemerataan distribusi gas LPG 3 kilogram agar lebih adil dan tepat sasaran dan gerak cepat kabel listrik yang rusak ataupun tiang listrik yang putus, serta percepatan proses pengajuan pemasangan listrik baru.
Keluhan serupa mengenai distribusi LPG 3 kilogram juga disampaikan peserta dalam reses ini agar penyaluran gas bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak lagi menimbulkan kelangkaan di tengah masyarakat.
Aspirasi lainnya mencakup harapan agar insentif guru PAUD tidak dihapuskan, permintaan penurunan harga tiket agar lebih terjangkau, perlunya solusi penanganan banjir di kawasan perumahan, serta perbaikan akses Jalan Kelekak Kapok di samping SMA Negeri 2 Tanjungpandan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Edi Nasapta menyatakan akan menampung seluruh masukan masyarakat dan memperjuangkannya melalui mekanisme yang ada di DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar dapat ditindaklanjuti oleh instansi terkait.
“Tadi disampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan di kalangan sekolah, insentif PAUD, distribusi gas, kebocoran air PDAM, hingga persoalan keseharian masyarakat. Banyak yang kita bahas dan akan kita tindaklanjuti satu per satu,” ujar Edi Nasapta.
Sementara itu, Direktur PDAM Kabupaten Belitung, Munandar Motong, menjelaskan bahwa kebocoran air PDAM di beberapa titik Desa Perawas disebabkan oleh perubahan arah aliran air akibat penggunaan pipa lama.
“Awalnya aliran dari barat ke timur, kini berbalik dari timur ke barat. Di sambungan pipa itulah terjadi kebocoran dan ini perlu penanganan serius,” jelasnya.
Ia menegaskan pihak PDAM akan melakukan pembenahan dan berkoordinasi dengan berbagai instansi serta kementerian terkait, mengingat perbaikan tersebut membutuhkan anggaran besar dan berada di kawasan infrastruktur jalan nasional.
“Kami akan tindak lanjuti, tentu dengan koordinasi lintas instansi karena tidak bisa asal diperbaiki,” pungkas Munandar.
Kepala Desa Perawas Yahya SE, berharap aspirasi yang disampaikan, dalam reses tersebut dapat direalisasikan, terutama yang berkaitan langsung, dengan kepentingan masyarakat.












