SIJUK: Kamis, 17 Juli 2025 — Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) VII bertempat di Pendopo Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.
Acara ini mengangkat tema strategis: “Menggagas Kedaulatan Ekonomi Desa Melalui Koperasi Merah Putih APDESI Bangka Belitung, Wujudkan Kemandirian dan Lapangan Kerja Berkelanjutan — Dari Desa Untuk Indonesia.”
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat APDESI, pengurus kabupaten/kota se-Bangka Belitung, serta kepala desa dari berbagai daerah.
Rakerda ini menjadi wadah penting untuk memperkuat koordinasi, menyatukan visi pembangunan desa, serta merespon berbagai isu strategis yang dihadapi pemerintah desa saat ini.
Soroti Sejumlah Masalah Krusial
Dihubungi media ini, Plt. Ketua APDESI Belitung, Yahya, SE, sampaikan dalam pertemuan tersebut berupa perlunya pendataan akurat serta penyampaian aspirasi desa yang lebih kuat pada level nasional, khususnya menjelang Rakernas APDESI.
“Kami menyoroti pentingnya pengetahuan lebih dalam soal Koperasi Desa (Kopdes), serta ketidaksinkronan data pusat dan daerah terkait Izin Usaha Pertambangan (IUP), kawasan pemukiman, dan HGU. Ini berdampak langsung terhadap perencanaan dan pembangunan desa,” ujar Yahya.
Ia juga menyoroti kurangnya pelibatan APDESI tingkat kabupaten/kota (DPC) dalam proses penyusunan Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup) yang berkaitan langsung dengan urusan desa.
Desa Butuh Ruang Mandiri dalam Pengelolaan Dana

Salah satu poin kritis lainnya adalah terkait pengelolaan Dana Desa. Menurut Yahya, regulasi dari pemerintah pusat yang terlalu ketat membatasi kreativitas dan inisiatif desa dalam memanfaatkan Dana Desa untuk program prioritas lokal. Ia juga mendorong adanya tambahan dana yang bersifat fleksibel untuk mendukung program unggulan berbasis potensi desa.
Silaturahmi, Konsolidasi, dan Penguatan Organisasi
Tak hanya menjadi forum diskusi strategis, Rakerda ini juga dimanfaatkan sebagai momentum silaturahmi dan penguatan internal antar DPC dan DPD APDESI se-Bangka Belitung. Pertemuan ini menegaskan pentingnya membangun solidaritas antar kepala desa dan pengurus organisasi, guna membentuk sinergi yang lebih kokoh dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing.
Dari Desa, Untuk Indonesia
Melalui inisiatif seperti Koperasi Merah Putih APDESI, para kepala desa di Bangka Belitung ingin membuktikan bahwa desa bukan sekadar objek pembangunan, tetapi subjek yang mampu menciptakan perubahan nyata — menghadirkan kemandirian ekonomi, membuka lapangan kerja berkelanjutan, serta menjadi pilar utama kebangkitan ekonomi nasional.













