Audesi BMKG Belitung dengan Pemkab Beltim: Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Dampak El Nino
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 10 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANGGAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim) terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan kondisi cuaca dan iklim di wilayah Kabupaten Beltim. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Belitung.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Beltim, Erna Kunondo, melakukan audiensi bersama Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II H.A.S. Hanandjoeddin (BMKG) Belitung, Ilham Syarief Putra, di Ruang Kerja Sekda Beltim, Rabu (9/9/2026).
Audiensi tersebut bertujuan memperoleh informasi dan gambaran terkini mengenai kondisi cuaca serta potensi dampak El Nino sebagai bahan bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah antisipasi.
Erna mengatakan, kondisi yang lebih kering berpotensi memberikan dampak terhadap lingkungan, ketersediaan air, sektor pertanian, hingga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Informasi dari BMKG ini tentunya menjadi salah satu hal penting dalam mendukung kesiapsiagaan pemerintah daerah. Dengan mengetahui perkembangan cuaca dan iklim lebih awal, berbagai langkah mitigasi dan pencegahan dapat kita lakukan bersama,” jelas Erna.
Sebagai ex officio Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Beltim, Erna juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Menurutnya, kondisi kering dapat menyebabkan api lebih mudah menyebar dan sulit dikendalikan sehingga berpotensi menimbulkan kebakaran lahan yang lebih luas.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat Beltim untuk menjaga lingkungan dan perlu mengantisipasi kondisi kering, terutama potensi kebakaran lahan dan dampaknya terhadap ketersediaan air,” imbaunya.
Selain mencegah kebakaran lahan, masyarakat juga diminta menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan. Penghematan air dinilai penting sebagai langkah bersama untuk menjaga ketersediaan sumber daya air selama periode dengan curah hujan relatif rendah.
“Mari bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah kebakaran lahan, menghemat air dan mengikuti informasi resmi BMKG. Kewaspadaan kita bersama menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan kondisi cuaca,” tambah Erna.
Curah Hujan Berpeluang Meningkat November
Sementara itu, Kepala BMKG Belitung, Ilham Syarief Putra, menyampaikan bahwa kondisi iklim dan pola curah hujan di Pulau Belitong perlu terus dipantau.
Potensi pengaruh El Nino, kata Ilham, dapat menyebabkan kondisi yang lebih kering pada periode tertentu. Karena itu, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan serta penggunaan air perlu ditingkatkan.
Meski demikian, Ilham menyebut terdapat peluang peningkatan curah hujan memasuki November. Namun, perkembangan tersebut tetap perlu dicermati mengingat kondisi cuaca dapat berubah.
Masyarakat pun diimbau untuk terus mengikuti informasi dan prakiraan cuaca terbaru yang dikeluarkan BMKG.
“Kami juga turut mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan dan penghematan air bersih karena dampak kekeringan ini akan terasa cukup panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” pungkas Ilham.
Audiensi tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Setda Beltim, Bayu Priyambodo, serta jajaran BMKG Belitung. (Ts)Kalau ingin, saya juga bisa membuatkan versi yang lebih “media online” dengan judul lebih menarik/SEO, subjudul, dan lead yang lebih tajam.*sumber: Diskominfo-sp-beltim
- person
- visibility 77
- forum 0