Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Bahas Soal Tuntutan Mantan Karyawan Timah: BAP DPD RI Gelar RDP dengan Kementerian ESDM, BUMN dan PT Timah

Bahas Soal Tuntutan Mantan Karyawan Timah: BAP DPD RI Gelar RDP dengan Kementerian ESDM, BUMN dan PT Timah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA: Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPD RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/07). RDP ini merupakan lanjutan RDP sebelumnya yang membahas pesangon 17. 243 mantan karyawan timah (MKT) yang belum dibayar sejak tahun 2007 lalu.

RDP yang dipimpin langsung Ketua BAP DPD RI, Senator Abdul Hakim, menghadirkan perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian BUMN, serta manajemen PT Timah Tbk. Ketiga institusi itu diminta penjelasannya terkait dengan mandeknya pembayaran uang Rp.35 miliar untuk pesangon mantan karyawan timah yang telah diputuskan DPR dan Pemerintah yang dianggarkan melalui APBN-P tahun 2007.

Anggota DPD RI dari Provinsi Bangka Belitung. Senator Dinda Rembulan Emron, meminta kementerian tidak saling lempar tanggung jawab soal belum dibayarnya uang pesangon ini. Kasus ini, kata Dinda sudah berlangsung bertahun-tahun dan tidak menunjukkan langkah konkret dan itikad baik untuk menyelesaikan hak normatif para mantan karyawan BUMN itu.

“Selama ini Kementerian BUMN, PT Timah, dan Kementerian Ketenagakerjaan saling lempar tanggung jawab, yang membuat ribuan mantan karyawan tidak menerima hak pesangon sebagaimana dijanjikan negara,” ujar Dinda dengan nada tinggi.

Dalam kesempatan itu, Dinda juga menunjukkan sejumlah dokumen tentang pengalokasian dana Rp.35 miliar untuk pesangon tersebut, seperti persetujuan DPR RI tahun 2007 melalui APBN-P dan salinan Surat Menteri Keuangan No. S-12/MK.02/2008 yang menyetujui realokasi dana tersebut ke Kementerian BUMN. Namun hingga tahun 2025 ini, belum ada realisasi yang dilakukan pemerintah, termasuk tidak adanya skema alternatif untuk menyalurkan dana tersebut, baik melalui pembayaran bertahap, program CSR BUMN, maupun pendekatan manajerial lainnya.

Menanggapi hal itu Muhammad Khoerur Roziqin, Asisten Deputi Bidang Industri Mineral dan Batubara Kementerian BUMN menyatakan persoalan ini menjadi tanggung jawab pemerintah periode sebelumnya. Namun pemerintah saat ini memahami pentingnya menyelesaikan permasalahan tersebut karena para eks-karyawan timah itu sudah menunggu sejak tahun 2007. Hanya saja, kata Roziqien, dalam 10 tahun terakhir tidak pernah ada pembayaran APBN untuk mantan karyawan BUMN.

“Ini yang membuat janji kementerian tenaga kerja, pak, bukan dari kementerian BUMN. Kementerian BUMN tidak pernah menganggarkan. Bila nanti ada bahasan lanjutan mohon diundang juga kementerian tenaga kerja karena dari sanalah masalah ini bermula,” kata Roziqin.

Sebagaimana diketahui, kasus ini bermula dari program restrukturisasi PT Timah sebagai bagian dari kebijakan nasional untuk efisiensi BUMN pascakrisis ekonomi 1998. Kebijakan ini menimbulkan gelombang PHK terhadap lebih dari 17.000 karyawan PT Timah tanpa jaminan pesangon, uang penghargaan masa kerja, maupun penggantian hak sebagaimana mestinya. Para eks-karyawan, melalui Forum Komunikasi Keluarga Besar Mantan Karyawan Timah (FKKBMKT), terus memperjuangkan hak mereka selama hampir dua dekade, namun belum pernah mendapat kejelasan atau itikad baik dari lembaga terkait.

“Negara hadir saat perusahaan butuh efisiensi, tapi absen saat rakyatnya menuntut hak. Ini bukan hanya soal uang, ini soal harga diri dan keadilan sosial,” tegas Dinda merespon perwakilan Kementerian BUMN

Negara, seharusnya kata Dinda tidak hanya kuat dalam perencanaan di atas kertas, tetapi juga harus hadir ketika rakyatnya ditinggalkan oleh sistem. Ia mengingatkan bahwa reputasi pemerintah dan citra BUMN sedang dipertaruhkan di mata publik, khususnya masyarakat Bangka Belitung yang menjadi saksi langsung kasus ini.

“Negara tidak boleh hanya kuat di atas kertas. Kita bicara tentang hak hidup dan martabat manusia yang telah puluhan tahun terabaikan,” kata Dinda.

Dalam pernyataan akhirnya, Ketua BAP DPD RI Abdul Hakim menyatakan akan terus mengawal persoalan ini hingga pemerintah berhenti menyalahkan masa lalu dan mulai bertindak nyata untuk menuntaskan masalah ini yang telah dinanti ribuan keluarga mantan karyawan PT Timah. *

 

  • person
  • visibility 82
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • POLITIK DAN HUKUM, SATU MATA UANG DUA SISI

    POLITIK DAN HUKUM, SATU MATA UANG DUA SISI

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle sma
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Ketika kuliah di fakultas hukum, saya tidak mendapat mata kuliah ilmu politik. Karena saya tertarik ilmu politik, saya membeli buku pengantar ilmu politik, karya Prof. Miriam Budiardjo. Semua falkutas ilmu politik pada universitas, pasti mempelajari buku karya beliau ini. Bukunya telah dicetak berulang-ulang dan dipelajari dari generasi ke generasi mahasiswa ilmu politik di tanah air. […]

  • BLK Belitung Gelar Rapat Sosialisasi & Pembentukan FKLPID

    BLK Belitung Gelar Rapat Sosialisasi & Pembentukan FKLPID

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2020
    • account_circle sma
    • visibility 64
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Hari ini Selasa 24 November 2020, digelar rapat sosialisasi dan pembentukan Forum Komunikasi Lembaga Petalihan dengan industri daerah (FKLPID), yang bertempat di hotel Santika Premiere Beach Resort Belitung. Adapun kegiatan ini adalah dalam rangka membangun sinergitas pengembangan kompetensi SDM Daerah melalui FKLPID tahun 2020. Acara ini diselenggarakan BLK (Balai Latihan Kerja) Belitung yang dihadiri […]

  • PSU DESA KELUMPANG TAK SESUAI PERDA

    PSU DESA KELUMPANG TAK SESUAI PERDA

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2020
    • account_circle sma
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SIMPANGPESAK: Pilkades Kelumpang, yang merupakan salah satu dari 19 yang melaksanakan pilkades serentak di Kabupaten Beltim tanggal 16 Juli 2020 kemarin, dikabarkan tak semulus dibayangkan. Belum ada kata sepaham, ujung-ujungnya muncul Rencana pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkades pada 1 TPS tepatnya TPS yang berlokasi di Pulau Batun, Desa Tanjung Kelumpang, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten […]

  • Vania Evyu Kirana Siap Ikuti Ajang Putri Kebudayaan Indonesia 2026

    Vania Evyu Kirana Siap Ikuti Ajang Putri Kebudayaan Indonesia 2026

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle sma
    • visibility 131
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Semangat dan tekad besar ditunjukkan oleh Vania Evyu Kirana, remaja putri asal Tanjungpandan yang usianya belum genap 12 tahun, untuk mengharumkan nama Belitung dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tingkat nasional. Vania yang lahir di Tanjungpandan pada 13 Agustus 2014 menyatakan kesiapannya mengikuti Pemilihan Putri Kebudayaan Indonesia Kategori Cilik Tingkat Nasional yang akan […]

  • Partai Bulan Bintang Belum Tentukan Bakal Calon Pilkada Belitung: Ini Masih Berproses

    Partai Bulan Bintang Belum Tentukan Bakal Calon Pilkada Belitung: Ini Masih Berproses

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
    • account_circle sma
    • visibility 94
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang menyampaikan bahwa hingga saat ini belum diputuskan kapan bakal calon dari partai ini akan ditetapkan untuk Pilkada Kabupaten Belitung. Hal ini disebabkan karena proses internal partai masih berlangsung. “Untuk kabupaten Belitung, hal ini karena masih berproses,” katanya.” Ketua Desk Pilkada Partai Bulan Bintang tingkat Nasional, Mahadir, dalam […]

  • Junaidi Rachman Ucapkan Selamat Hari Jadi Kota Manggar

    Junaidi Rachman Ucapkan Selamat Hari Jadi Kota Manggar

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2020
    • account_circle sma
    • visibility 43
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Anggota DPRD Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Junaidi Rachman ucapkan selamat hari Jadi Kota Manggar ke 149 yang jatuh pada tanggal 9 Oktober 2020. Melalui hari jadi ini, ungkap Junaidi Rachman, kota Manggar bisa berbenah diri yang diharapkan tumbuh dan berkembang serta bisa mendongkrak perekonomian masyarakat dengan tujuan untuk pengembangan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan  ke […]

expand_less