TANJUNGPANDAN: Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kemandirian ekonomi klien pemasyarakatan melalui pengembangan program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sebagai langkah strategis dalam memperluas jejaring pemasaran, Kepala Urusan Tata Usaha Bapas Tanjungpandan, Yovie Agustian Putra, melaksanakan kunjungan koordinasi ke Kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UKM (PLUT KUKM) Kabupaten Belitung pada Rabu (03/12).
Kehadiran Yovie disambut langsung oleh Kepala UPT PLUT KUKM Kabupaten Belitung, Fita Elyana. Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi dalam meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas jangkauan pemasaran produk-produk UMKM yang dihasilkan oleh klien pemasyarakatan.
Yovie Agustian Putra menegaskan bahwa Bapas Tanjungpandan berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya berfokus pada pemberian keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan mental dan karakter kewirausahaan.
“Kami berupaya menghadirkan pembinaan yang bukan hanya sekadar keterampilan, tetapi juga membentuk karakter dan mental usaha yang tangguh. Dengan dukungan Pembimbing Kemasyarakatan dan instruktur dari berbagai mitra kerja, kami ingin memastikan klien dapat kembali ke masyarakat dengan kemampuan yang dapat diandalkan,” ujar Yovie.
Salah satu produk unggulan yang kini tengah dikembangkan adalah Pelek Ikan Tenggiri dengan merek Berage. Nama Berage merupakan akronim dari nilai layanan Bapas Tanjungpandan: Berintegritas, Adaptif, Semangat, dan Empati. Produk ini dihasilkan melalui proses pembinaan yang melibatkan klien secara langsung dalam tahap produksi hingga pengemasan.
Kepala UPT PLUT KUKM Belitung, Fita Elyana, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kerja sama ini. Ia menilai bahwa produk Berage memiliki potensi besar untuk berkembang dalam pasar lokal maupun regional.
“PLUT UKM Belitung siap mendampingi dan memberikan layanan konsultasi terkait manajemen usaha, pemasaran, hingga penguatan brand. Kami sangat mengapresiasi upaya Bapas Tanjungpandan dalam mengembangkan potensi klien menjadi pelaku usaha yang produktif,” ujar Fita.
Melalui koordinasi ini, Bapas Tanjungpandan berharap kerja sama strategis dengan PLUT KUKM Belitung dapat memperkuat rantai pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk-produk UMKM klien pemasyarakatan. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya berkelanjutan Bapas dalam mendukung proses reintegrasi sosial serta mendorong kemandirian ekonomi klien agar mampu kembali ke masyarakat dengan lebih produktif dan percaya diri.*












