SIJUK: Kabupaten Belitung kembali mencatat sejarah dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi meluncurkan Program Integrasi dan Transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi Koperasi sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis desa.
Kegiatan yang digelar di Pendopo Pantai Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Minggu (5/7/2026), dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono dan Menteri Pariwisata RI Widyanti Putri Wardhana, bersama jajaran pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Belitung, Forkopimda, serta sekitar 150 tamu undangan.

Acara diawali dengan Tarian Sekapur Sirih, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, pemutaran video kolaborasi Kemenpar dan Kemenkop, serta deklarasi integrasi Pokdarwis menjadi koperasi yang ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama, penyerahan simbolis kartu anggota koperasi, dan kartu peserta pelatihan dari LPDB.
Koperasi Merah Putih Jadi Lokomotif Ekonomi Desa
Dalam sambutannya, Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi lokomotif baru yang mampu menggerakkan seluruh sektor ekonomi desa, mulai dari pertanian, perikanan, UMKM, perdagangan hingga ekonomi kreatif berbasis pariwisata.
Menurutnya, Belitung harus berani mengurangi ketergantungan terhadap sektor pertambangan timah dengan memperkuat sektor pariwisata melalui kolaborasi lintas sektor.
“Belitung memiliki potensi wisata yang luar biasa. Tantangan kita bukan hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga menjaga keberlanjutannya. Kami optimistis Belitung mampu sejajar dengan destinasi unggulan seperti Bali dan Labuan Bajo,” ujarnya.
Djoni juga mengajak seluruh pemerintah desa menjadikan momentum tersebut sebagai awal gerakan bersama dalam meningkatkan omzet usaha masyarakat, membuka lapangan kerja baru, menekan angka kemiskinan, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ia bahkan menyatakan kesiapan Belitung menjadi laboratorium keberhasilan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Pokdarwis Diperkuat Lewat Koperasi
Sementara itu, Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana mengatakan Pokdarwis selama ini merupakan ujung tombak pengembangan pariwisata desa. Melalui integrasi dengan koperasi, manfaat ekonomi dari sektor pariwisata diharapkan semakin dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami ingin membangun ekosistem pariwisata yang bukan hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan integrasi Pokdarwis dan koperasi, kelembagaan akan semakin kuat, masyarakat semakin berdaya saing, dan kegiatan ekonomi dapat dikelola secara kolaboratif,” katanya.
Belitung Dinilai Punya Potensi Besar
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung Kabupaten Belitung agar mampu bersaing sebagai destinasi wisata nasional.
Menurutnya, koperasi harus kembali menjadi pilar utama ekonomi rakyat, sejajar dengan perusahaan swasta maupun BUMN. Pemerintah juga terus memperkuat koperasi yang telah ada, baik di sektor produksi, distribusi, industri maupun simpan pinjam.
Ferry mengungkapkan, sejak Maret 2025 sebanyak 83.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah memiliki badan hukum. Selain itu, 14.000 gedung koperasi telah selesai dibangun, sementara 23.000 gudang koperasi lainnya sedang dalam proses pembangunan dan dipersiapkan untuk segera beroperasi.
Ia menjelaskan bahwa setiap koperasi akan dikembangkan sesuai potensi daerah masing-masing. Khusus Belitung, sektor pariwisata dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi motor penggerak koperasi.

“Kolaborasi Pokdarwis dengan koperasi akan menjadi instrumen baru dalam memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Ferry.
Lanjut Hadiri Penutupan Belitung Expo 2026
Kegiatan launching berakhir pada pukul 14.45 WIB. Selanjutnya Menteri Pariwisata dan Menteri Koperasi melanjutkan agenda ke Pantai Wisata Tanjung Pendam untuk menghadiri penutupan Belitung Expo 2026.
Peluncuran integrasi Pokdarwis menjadi koperasi ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, Belitung diharapkan menjadi contoh nasional dalam membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi.*











