PANGKALPINANG – Kementerian Sosial Republik Indonesia, menilai dokumen dan data pengusulan kembali, tokoh asal Provinsi Bangka Belitung, Letkol Pas (Purnawirawan H. AS Hanandjoeddin, sebagai pahlawan nasional semakin lengkap.
Ketika diwawancara media, usai acara seminar Kepahlawanan Haji Ahmad Sanusi Hanandjoeddin di Universitas Bangka Belitung, pada Selasa 16 Desember 2025, salah satu Narasumber Seminar, Penyuluh Sosial Ahli Madya, Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Kemensos Republik Indonesia, Triwiyanto mengatakan bahwa, seminar kepahlawanan Haji Ahmad Sanusi Hanandjoeddin, yang digelar di Universitas Bangka Belitung, telah menambah kelengkapan data, dan informasi penting, termasuk kronologi perjuangan disajikan secara lebih detail.
Menurutnya, hasil seminar tersebut, dapat menjadi bahan penyempurnaan naskah akademik, untuk pengusulan pahlawan nasional tahun 2026. Nantinya, data terbaru akan disandingkan, dengan dokumen pengusulan tahun 2022 oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat atau disingkat TP2GP.
Triwiyanto menilai, dengan dukungan data, informasi, serta dokumentasi yang ada saat ini, peluang H. AS Hanandjoeddin untuk lolos penilaian cukup besar. Ia juga, mengajak masyarakat Bangka Belitung, untuk terus melakukan sosialisasi, dan kampanye agar pengusulan tersebut, semakin kuat dan dikenal luas.
Adapun selain Triwiyanto, narasumber lainnya seperti Brigjen TNI Infantri, Arif Cahyono merupakan, Editor buku Kronik H. AS Hanandjoeddin yang juga Wakil Ketua TP2GD Provinsi Babel, Drs. Ahmad Elpian, yang merupakan Sejarawan Babel, dan Profesor Dr. Bambang M Purwanto yang merupakan Guru Besar Sejarah Universitas Gadjah Mada dan Bambang Sutrisno M.Pd, yang merupakan seorang praktisi pendidikan.
Adapun Kegiatan seminar ini, turut dihadiri Senator Bangka Belitung Ir. H. Darmansyah Husein, Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, hukum dan pemerintahan Dr. Drs. Agus Suryadi MSi, Marsekal Muda TNI Purnawirawan, Asfan Jauhari yang merupakan, Mantan Komandan Komando Pemeliharaan, Material Koharmat TNI AU 2025, Marsekal Muda TNI Purnawirawan, Tatang Kurniadi SH yang merupakan, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Pusat, DPP Legiun Veteran Republik Indonesia.
Selain itu hadir, Pelaksana Tugas, Kepala Dinsos Pemberdayaan Masyarakat Desa, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fitriansyah, jajaran Organisasi perangkat daerah, civitas akademika Universitas Bangka Belitung, Tim Peneliti dan Pengaji Gelar Daerah Provinsi Babel, Belitung dan Beltim, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga HAS Hanandjoeddin.*











