Home / Bangka Belitung / DPW PKR Provinsi Bangka Belitung Sambut Baik PKNU Melebur ke PKR
IMG_20220613_090615

DPW PKR Provinsi Bangka Belitung Sambut Baik PKNU Melebur ke PKR

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) Bangka Belitung menyambut baik adanya PARTAI Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) melebur ke dalam Partai Kedaulatan Rakyat (PKR).

“Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) sambut baik adanya PKNU bergabung ke partai kami, ” kata Indra Gunawan, Ketua DPW PKR Provinsi Bangka Belitung, baru-baru ini lewat pesan Whatsapps (WA), yang disampaikan ke media ini.

Untuk di Babel, kata Indra, partainya menerima para anggota partai dari PKNU untuk bergabung ke PKR.

“Kami siap menerima kehadiran anggota baru bagi PKNU yang telah melebur ke PKR,” kelakarnya.

IMG-20220613-WA0034

Seperti diketahui dalam mediaindonesia.com, dalam releasenya, PARTAI Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) melebur ke dalam Partai Kedaulatan Rakyat (PKR). Kesepakatan itu lahir setelah kedua belah pihak menjalin komunikasi intens yang pada akhirnya memiliki visi dan misi yang sama.

Didukung ribuan kader dari 34 provinsi di Indonesia. PKR memutuskan tampil di ajang pemilu 2024.

Kongres PKR digelar di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu (12/6/22).”PKR megmiliki arti Partai Kedaulatan Rakyat. Kedaulatan rakyat harus diwujudkan, dan kesejahteran rakyat harus diwujudkan dan PKR harus maju bersama anggotanya,” ujar mantan Ketua Umum PKNU yang saat ini menjabat sebagai Ketua Majelis Kehormatan PKR, Choirul Anam kepada awak media”Bersama kita semua, kedaulatan harus ditangan rakyat, dan saya melihat visi dan misi jelas sekali hampir sama dengan PKNU,” jelas Choirul.

Choirul Anam menegaskan keputusan untuk maju bersama PKR setelah sebelumnya menyelenggarakan muktamar/kongres di atas kapal laut.

“Sekarang PKNU perlu mengubah, baik itu nama, ADRT maupun personelnya, karena di Nahdlatul Ulama (NU) sendiri, NU tidak mau berpolitik praktis,” katanya.

Apalagi setelah PKNU sering disebut partai NU, “Jadi harus diubah, bukan partai NU, dulu sering disebut partai kebangkitan NU dan akhirnya pada bulan Maret saya bertemu dengan pak Sigit, saya tanya, bagaimana perjuangan PKR,” terangnyaSaat ini, SK pada masa transisi dari PKNU menjadi PKR tengah berproses di Kemenkumham.

Choirul Anam pun memastikan dirinya secara pribadi akan langsung melakukan komunikasi dengan kementerian terkait agar SK tersebut segera diturunkan.* /Diambil, berbagai Sumber/https://m.mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/498820/pknu-melebur-ke-dalam-partai-kedaulatan-rakyat.*