Empat Kali Berturut-turut Raih WTP, Firmansyah Tegaskan Baznas Belitung Tak Boleh Berpuas Diri
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 3 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Belitung kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2025. Capaian ini menjadi yang keempat kalinya secara berturut-turut selama kepemimpinan Ketua Baznas Belitung, Firmansyah, yakni untuk laporan keuangan tahun 2022, 2023, 2024, dan 2025.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP tersebut menjadi catatan penting bagi Baznas Kabupaten Belitung dalam menjaga kualitas pelaporan keuangan serta tata kelola pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Ketua Baznas Kabupaten Belitung, Firmansyah, menyampaikan bahwa opini WTP tahun 2025 diperoleh setelah laporan keuangan lembaganya menjalani audit independen pada 2026 oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Kuncara Budi Santoso & Rekan.
“Alhamdulillah, kerja keras tim di Baznas Kabupaten Belitung, mulai dari pimpinan hingga para amil, selama periode kepemimpinan saya membuahkan hasil dengan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP sebanyak empat kali berturut-turut,” ujar Firmansyah.
Berdasarkan hasil audit, laporan keuangan Baznas Kabupaten Belitung dinilai telah menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan per 31 Desember 2025, termasuk kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.
Penyusunan dan penyajian laporan keuangan itu mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 409 tentang Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah.
Opini WTP merupakan penilaian auditor independen bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Bagi lembaga pengelola zakat, hasil audit ini menjadi bagian penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.
Firmansyah: Terima Kasih atas Kepercayaan Pemerintah dan Masyarakat
Meski berhasil mempertahankan opini WTP selama empat tahun berturut-turut, Firmansyah menegaskan bahwa capaian tersebut bukan alasan bagi jajaran Baznas Belitung untuk berpuas diri.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama dengan menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan tim auditor demi meningkatkan kualitas kinerja dan manajemen lembaga.
“Meski demikian, Baznas Belitung tidak boleh berpuas diri dengan hasil ini. Masih banyak kekurangan yang akan terus kami perbaiki, terutama menindaklanjuti rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan oleh tim audit,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Belitung dan masyarakat yang selama ini memberikan kepercayaan kepada Baznas dalam mengelola serta menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belitung dan masyarakat Belitung yang telah memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Baznas Belitung dalam mengelola, mengatur, dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah,” ungkap Firmansyah.
Ia berharap capaian opini WTP tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Baznas Belitung untuk terus berbenah, meningkatkan kinerja, serta memperkuat tata kelola lembaga agar amanah yang diberikan pemerintah dan masyarakat dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.
“Mudah-mudahan dengan hasil WTP ini, kami atau Baznas Belitung tidak mudah berpuas diri dan terus memperbaiki kinerja maupun manajemen, agar amanah yang diberikan oleh pemerintah dan masyarakat dapat kami jalankan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Jadikan Hasil Audit sebagai Bahan Evaluasi
Firmansyah menegaskan, hasil audit tidak semata-mata menjadi pencapaian dalam pelaporan keuangan, tetapi juga harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga secara berkelanjutan.
Dalam proses audit tersebut, komunikasi juga dilakukan dengan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, keuangan, serta manajemen zakat, infak, dan sedekah di lingkungan Baznas Kabupaten Belitung.
Ke depan, Baznas Belitung diharapkan terus menjaga kualitas laporan keuangan, menindaklanjuti rekomendasi auditor, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZIS.
Capaian empat kali berturut-turut meraih opini WTP diharapkan tidak hanya menjadi prestasi dalam pelaporan keuangan, tetapi juga menjadi pendorong bagi Baznas Belitung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga kepercayaan masyarakat.
Dengan demikian, amanah dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dapat dijalankan secara profesional, bertanggung jawab, serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat yang membutuhkan.*
- person
- visibility 151
- forum 0