Hari Ke 4 Pelatihan Memasak,Peserta Dilatih Dengan Keterbatasan Alat/Waktu

TANJUNGPANDAN: Hari keempat, Jumat 16 Mei 2020, Chef Dadang dari PCPI (Persatuan Chef Profesional Indonesia) ikut turun ke dapur umum melihat kegiatan peserta saat pelatihan memasak, termasuk memberikan ilmu bagaimana bila dalam kondisi Darurat dengan keterbatasan waktu dan alat.

Bambang Suseno utusan Forum Crisis Center (FCC) Belitung sampaikan peserta tidak hanya diajarkan cara memasak. Namun, peserta juga dilatih agar bisa menyajikan makanan dengan tepat waktu.

IMG 20200516 WA0004

“Saat hari ketiga kemarin, sempat mati lampu, bagaimana mensiasatinya agar pekerjaan selesai tepat waktu. Begitu juga, dengan keterbatasan bahan-bahan untuk dimasak sementara posisi darurat. Nah, bagaimana peserta mengantisipasi hal ini,” kata Bambang.
Di jelaskannya juga, jika dapur umum ini didirikan dalam keadaan darurat, semua dalam keadaan terbatas. Peserta pun kata Bambang, harus bisa menyediakan menu yang tetap memenuhi standart gizi dan kesehatan.

“Jadi, selain diajarkan cara memasak dapur umum, mereka juga di bekali ilmu dalam keadaan keterbatasan baik peralatan, bahan dan waktu. Hal ini salah satu materi yg diajarkan dalam pelatihan memasak dapur umum,” kata Bambang.

Sementara itu seperti biasa usai pelatihan memasak, Forum Crisis Center (FCC) Belitung bagikan kembali paket 250 nasi kotak yang dikemas dalam kotak untuk masyarakat yang membutuhkan, di wilayah seputaran kecamatan Tanjungpandan.

Adapun menu hari ke 4 berupa Nasi putih, ikan asam manis, capcay, tahu mercon, kerupuk, pisang dan Air mineral.

IMG 20200516 WA0006

Sedangkan wilayah pembagiannya, Air kolong Kampung parit, Pagar Alam, Gang Perai, Aik Pelempang, Pangkalalang, Jl. Suryo.

Bambang Suseno, sebut nasi kotak ini hasil dari para peserta pelatihan memasak pada hari keempat yang diselenggarakan oleh BLK Belitung kerjasama dengan FCC. Dan hasil pelatihan memasak ini juga dibagikan ke masyarakat.

Adapun kegiatan pelatihan masak dapur umum ini didukung BLK Kementrian Tenaga Kerja, juga terlaksana atas dukungan dari tutor dan asisten yg di motori oleh sebagian pengurus PCPI (Persatuan Chef Profesional Indonesia) Belitung dan kawan kawan relawan ISPB yang menjadi bagian dari Forum Crisis Center.*