TANJUNGPANDAN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belitung dalam rangka meninjau bantuan sarana dan prasarana (sarpras) dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Babel tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Babel Tahun 2025, Kamis (17/4/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Babel, Dody Kusdian, didampingi Sekretaris Komisi Elvi Diana serta anggota Kasbiransyah, Musani, Rustamsyah, dan Rina Tarol. Turut hadir perwakilan DKP Provinsi Babel dan DKP Kabupaten Belitung.

Dalam agenda tersebut, rombongan Komisi II meninjau Pokdakan Mandiri Jaya Air Baik, yang berlokasi di Dusun Air Pelempang Timur, Desa Aik Pelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan. Mereka melihat proses produksi pakan ikan mandiri yang menjadi salah satu hasil pemanfaatan bantuan sarpras dari pemerintah provinsi.
Dalam pertemuan itu Komisi II DPRD Babel bertemu langsung dengan ketua serta anggota komunitas Tole (Ito Lele) yang berlokasi di RT.02 RW.01 Dusun Air Pelempang Timur, Desa Aik Pelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung
“Kami ucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi II beserta rombongan yang telah berkenan mengunjungi kami dan melihat langsung proses produksi pakan ikan mandiri. Terima kasih juga kepada Gubernur Babel, Bapak Hidayat Arsani, atas bantuan sarpras ini,” ujar Ito.
Menurut Ito, dengan adanya bantuan tersebut, proses produksi pakan ikan kini menjadi lebih cepat, efisien, dan terukur, sehingga mampu meningkatkan jumlah produksi harian.
“Bantuan ini sangat membantu kami dalam hal produksi,” tambahnya.
Namun demikian, pihak komunitas juga menyampaikan harapan lanjutan kepada DPRD Babel, khususnya terkait kebutuhan infrastruktur pendukung berupa gudang penyimpanan.

“Kami berharap Komisi II DPRD Provinsi Babel dapat membantu dalam penyediaan gudang untuk menyimpan hasil produksi pakan,” harap Ito.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi bahan evaluasi terhadap efektivitas penyaluran bantuan sarpras perikanan dari DKP Provinsi Babel, sehingga ke depan dapat lebih optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha perikanan lokal.*













