JAKARTA: Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung, Herman Sawiran, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (22/5).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR RI, Willy Aditya, turut dihadiri anggota Komisi III, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi, para direktur Ditjenpas, serta para Kakanwil Ditjenpas dari wilayah barat Indonesia.
Agenda RDP ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap kinerja lembaga pemasyarakatan, termasuk evaluasi kebijakan pemasyarakatan di berbagai daerah dan penanganan permasalahan di Lapas maupun Rutan di seluruh Indonesia.
Dalam paparannya, Herman Sawiran menyampaikan bahwa kondisi Lapas dan Rutan di wilayah Kepulauan Bangka Belitung saat ini mengalami kelebihan kapasitas (overcrowded) hingga 101%. Selain itu, ia juga menyoroti masih kurangnya sumber daya manusia (SDM) serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung.
“Disamping overcrowded, Alhamdulillah kondisi Lapas/Rutan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Babel masih aman dan terkendali. Namun, untuk sarana dan prasarana dalam menunjang tugas dan fungsi pemasyarakatan, masih banyak yang belum memadai,” ujar Herman.
Meski menghadapi berbagai tantangan, Herman menyebutkan bahwa Kanwil Ditjenpas Babel tetap menjalankan program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara maksimal. Seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayahnya telah melaksanakan program pembinaan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait.
“Kami telah berupaya maksimal dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak dalam optimalisasi pembinaan warga binaan. RDP ini diharapkan menjadi momentum penting untuk membenahi permasalahan pemasyarakatan secara nasional dalam rangka mewujudkan sistem pembinaan yang lebih baik,” pungkasnya.*













