Home / Bangka Belitung / Ke Tomas/Toga/LAM BEL,Menparakraf RI Minta Jaga Adat Budaya/Kearifan Lokal

Ke Tomas/Toga/LAM BEL,Menparakraf RI Minta Jaga Adat Budaya/Kearifan Lokal

Bagikan :

SIJUK: Kegiatan kunjungan Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif (Menparakraf RI) RI Sandiaga Solahudin Uno ke Belitung juga ikut memberikan arahan kepada lembaga informal seperti LAM Bel (Lembaga Adat Melayu Belitung) dan lembaga lainnya, termasuk mendengarkan masukkan dan saran dari berbagai lintas toga (agama) dan tokoh masyarakat (tomas)

Saat pertemuan di Hotel Sheraton, hadir Gubernur babel Erzaldi Rosman Johan, Ketua LAM Bel Drs. H. Abdul Hadi Adjin, Ketua MUI Belitung H. Anwar DM, Tokoh Masyarakat Belitung H.8 Muchtar Motong ( Aji Tare), Ayi Gardiyansyah (tokoh agama/tokoh masyarakat) dan Kades Tanjung Binga Tarrape serta undangan lainnya.
Kepada Media, Ketua LAM Bel (Lembaga Adat Melayu Belitung) Drs. Abdul Hadi Adjin benarkan adanya pertemuan tersebut.

“Adat budaya dan kearifan lokal harus dijaga dengan baik apalagi Belitung alamnya sangat indah,” kata Ketua LAM Bel Drs. Abdul Hadi Adjin menirukan ucapan menteri.

Selain itu, dalam pertemun tersebut Hadi juga sampaikan arahan dari menteri bahwa adat budaya dan kearifan lokal merupakan salah satu faktor utama daya tarik wisata.

Dalam pertemuan itu, kata Hadi, berdasarkan saran dan masukkan dari tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat kepada menteri agar dilaksanakan event-event tingkat nasional dan Internasional berupa festival seni dan budaya sebagai upaya menjaga kelestarian dan menunjang pariwisata di kabupaten Belitung.

Sementara itu, para tokoh yang hadir saat pertemuan itu juga memberikan masukkan agar

Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan KEK (kawasan ekonomi khusus) segera dilaksananan dan tetap ditindaklanjuti.

Pada kesempatan itu, tokoh tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama sampaikan ucapan selamat kepada Sandiaga Uno sebagai Menteri dan terimakasih telah datang ke Belitung

Disela-sela pertemuan, Menurut Hadi, LAM Bel sampaikan misi dan program prioritas LAM Bel dan meminta gubernur agar bisa bertemu secara khusus berkaitan dengan kegiatan dan program LAM Bel.*