Khitanan Massal Gratis Digelar oleh Anggota DPRD Babel Syarifah Amalia di Tanjungpandan

TANJUNGPANDAN –Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syarifah Amelia, menggelar kegiatan khitanan massal gratis, pada Jumat 3 Januari 2025. Acara ini bertempat di posko Jalan Irian, tepatnya di depan Kantor Lurah Kota, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Kegiatan sosial ini diikuti oleh 72 peserta, yang berasal dari berbagai wilayah di Belitung, bahkan beberapa peserta dari Belitung Timur turut hadir. Selain gratis, peserta juga mendapatkan berbagai fasilitas, seperti kain sarung, peci, celana sunat, makanan, serta bingkisan buku.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Syarifah Amelia menyampaikan bahwa, kegiatan khitanan massal ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat, terutama anak-anak, dan akan terus dilaksanakan setiap liburan sekolah.

“Kegiatan ini nantinya akan rutin kita adakan di Belitung, adapun dalam kegiatan ini dengan kuota terbatas hanya 50 peserta sebagai uji coba pertama kali ini, namun pendaftar mencapai 100 orang, hanya 72 yang bisa dilayani karena keterbatasan obat. Begitu juga nantinya, akan kita laksanakan di Belitung Timur juga,” ungkapnya.

Menurut Syarifah, acara ini bukan hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari visi politik kemanusiaannya. Sebagai politisi perempuan yang mewakili Belitong, ia ingin membawa politik yang mengedepankan, peradaban dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Sebagai perempuan, saya merasa tanggung jawab, yang juga dirasakan sama para ibu-ibu pasti akan memikirkan kebutuhan yang satu ini, termasuklah khitanan massal yang sangat dibutuhkan oleh semua pihak,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu orang tua peserta dari Desa Juru Seberang, Ny Harita Hartin, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Terima kasih kepada Ibu Syarifah Amelia atas kegiatan khitanan massal ini. Anak-anak saya, Habib Abdu Rama dan Haska Alrihan, sangat terbantu. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” tuturnya.

Adapun Kegiatan khitanan massal ini mendapatkan respons positif dari masyarakat dan menjadi contoh nyata kepedulian pemimpin terhadap kebutuhan warganya.*