Kursi Roda dari BAZNAS Belitung, Harapan Baru untuk Mursinah Menatap Dunia dari Luar Kamar
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 6 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN — Sudah cukup lama Ibu Mursinah lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam kamar. Keterbatasan fisik membuat ruang geraknya menjadi sangat terbatas. Untuk sekadar keluar kamar dan menikmati udara segar pun bukan perkara mudah.
Namun, Rabu (9/9/2026) pagi, ada secercah harapan yang datang ke kediamannya di Jalan Pattimura RT 2/RW 1, Kelurahan Tanjungpendam, Tanjungpandan.
Sekitar pukul 09.00 WIB, pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Belitung datang membawa sebuah kursi roda. Bagi sebagian orang, benda tersebut mungkin terlihat sederhana. Tetapi bagi Mursinah dan keluarganya, kursi roda itu berarti kesempatan untuk kembali bergerak lebih leluasa.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Belitung, Firmansyah, SE., SH., MH, di kediaman Mursinah. Penyaluran kursi roda ini merupakan bagian dari program sosial Belitung Sehat, khususnya di bidang kesehatan, yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik.
Firmansyah mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kondisi Mursinah sekaligus wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat kepada lembaga tersebut.
“Kami sangat prihatin atas keadaan Ibu Mursinah. BAZNAS Kabupaten Belitung hadir untuk memberikan dukungan moral melalui bantuan kursi roda ini. Kami berharap alat bantu ini dapat memudahkan Ibu Mursinah dalam beraktivitas, membantu meringankan beban pihak keluarga yang merawat, serta menumbuhkan kembali semangat kesembuhan beliau,” ujar Firmansyah.
Bukan Sekadar Kursi Roda
Bagi keluarga Mursinah, bantuan itu bukan sekadar alat bantu untuk berpindah tempat.
Kursi roda tersebut diharapkan dapat memudahkan keluarga ketika membantu Mursinah bergerak, termasuk membawanya keluar kamar untuk mendapatkan udara segar. Sebuah aktivitas sederhana yang selama ini mungkin terasa sulit, kini perlahan bisa kembali dilakukan.
Keluarga pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan BAZNAS Kabupaten Belitung.
Di tengah kondisi yang tidak mudah, kepedulian seperti ini menjadi penguat. Sebab, proses pemulihan bukan hanya membutuhkan perawatan fisik, tetapi juga semangat, dukungan keluarga, dan keyakinan bahwa masih ada banyak orang yang peduli.
Bagi Mursinah, sebuah kursi roda kini menjadi jembatan kecil menuju ruang yang lebih luas—dari keterbatasan di dalam kamar menuju kesempatan untuk kembali menikmati dunia di luar.
Dari Zakat, Tumbuh Harapan
BAZNAS Kabupaten Belitung menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang terus menyalurkan zakat dan infaknya melalui BAZNAS.
Dari dana yang dipercayakan tersebut, bantuan kemudian kembali kepada masyarakat dalam berbagai bentuk, termasuk bantuan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan.
Kisah Mursinah menjadi salah satu gambaran bagaimana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya berbicara tentang angka dan administrasi. Di tangan yang tepat, ZIS dapat menjelma menjadi sebuah kursi roda, sebuah bantuan, sekaligus sepotong harapan bagi seseorang untuk kembali menjalani hari dengan lebih baik.
BAZNAS Kabupaten Belitung berharap sinergi kebaikan bersama para muzaki dapat terus terjaga sehingga berbagai program kemanusiaan dan respons cepat bagi masyarakat yang membutuhkan dapat terus dilakukan. Sebab, terkadang sebuah kebaikan tidak harus berwujud besar. Sebuah kursi roda pun bisa menjadi awal dari harapan baru.*
- person
- visibility 52
- forum 0