Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Pendamping Sekolah Bukan Sekadar Mengawasi: Peran Baru di Tengah Dinamika Pendidikan (Refleksi Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2025)

Pendamping Sekolah Bukan Sekadar Mengawasi: Peran Baru di Tengah Dinamika Pendidikan (Refleksi Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2025)

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Setiap tanggal 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa besar Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan nasional yang mengajarkan bahwa pendidikan harus membebaskan dan memanusiakan manusia. Di tengah refleksi nasional ini, kita diingatkan kembali bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas guru di kelas, tetapi juga semua pihak yang terlibat di dalam ekosistemnya — termasuk kami, para pengawas sekolah.

Selama bertahun-tahun kami menjalani peran sebagai pengawas sekolah, kami sering mendengar kalimat seperti ini: “Wah, kalau pengawas datang, pasti ada pemeriksaan.” Tak sedikit guru atau kepala sekolah yang mengernyit gugup saat melihat kehadiran kami, seolah kami datang membawa daftar kesalahan, bukan semangat perubahan.

Namun zaman berubah. Dunia pendidikan bergerak cepat, dan peran kami sebagai pengawas—atau kini lebih tepat disebut pendamping sekolah—tidak bisa lagi stagnan. Kami tak bisa hanya menjadi “penilai formalitas”, karena kebutuhan sekolah hari ini jauh lebih kompleks dan dinamis.

Menjadi Pendamping di Tengah Dinamika Perubahan

Hari ini, sekolah tidak hanya menghadapi urusan administratif, tetapi juga tantangan pembelajaran berdiferensiasi, penerapan Kurikulum Merdeka, digitalisasi pembelajaran, Pembelajaran mendalam, hingga isu kesejahteraan psikososial siswa dan guru. Dalam konteks ini, pengawasan model lama tidaklah cukup.
Kami, para pengawas, tidak bisa hanya hadir sebagai auditor. Kami perlu hadir sebagai mitra yang mendampingi—secara emosional, pedagogis, dan strategis. Di sinilah makna baru dari peran kami muncul: mendengarkan sebelum menilai, memahami sebelum menyarankan, dan hadir sebelum mengarahkan.

Permenpan RB No. 21 Tahun 2024: Arah Baru Peran Pengawas

Transformasi peran kami kini memiliki payung hukum dan arah yang jelas. Permenpan RB Nomor 21 Tahun 2024 menempatkan jabatan pengawas sekolah dalam kerangka manajemen talenta nasional. Ini bukan hanya pengakuan administratif, tetapi juga sinyal kuat bahwa pengawas adalah bagian penting dari upaya sistemik peningkatan kualitas pendidikan.
Melalui kebijakan ini, kami didorong untuk:
• Menjadi fasilitator peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah,
• Mendorong praktik pembelajaran yang berpihak pada murid,
• Mengembangkan komunitas belajar dan budaya reflektif di sekolah,
• Serta menjadi agen perubahan dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan.

Pendampingan yang Bermakna

Sebagai pendamping, kami menyadari bahwa setiap sekolah itu unik. Tidak bisa disamakan pendekatannya. Di satu sekolah, kami lebih banyak berdiskusi soal inovasi pembelajaran digital. Di sekolah lain, kami mendengarkan keluh-kesah guru yang kekurangan motivasi karena tekanan pekerjaan. Di tempat lain lagi, kami membantu kepala sekolah menyusun strategi komunikasi dengan orang tua dan masyarakat.

Itulah esensi baru pendampingan: personal, kontekstual, dan berbasis empati. Kami tidak datang dengan “kacamata benar-salah,” tapi dengan semangat kolaboratif untuk tumbuh bersama.

Bergerak Bersama, Tumbuh Bersama

Hari Pendidikan Nasional adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan bukan hanya apa yang sudah kita capai, tapi juga siapa saja yang perlu terus diperkuat perannya. Dan kami yakin, pengawas atau pendamping sekolah adalah salah satu elemen kunci yang selama ini bekerja dalam senyap, namun sangat berpengaruh dalam perjalanan sekolah menuju mutu yang lebih baik.

Kita semua tahu, pendidikan tidak akan maju hanya dengan kebijakan, tapi dengan semangat gotong royong, kolaborasi, dan kehadiran nyata di tengah proses belajar yang terus berkembang. Maka, mari jadikan Hari Pendidikan Nasional ini bukan sekadar seremoni, tapi pengingat bahwa transformasi itu nyata, dan kita semua bagian dari perubahan itu.

Di tengah dinamika pendidikan yang terus berubah, kami para pengawas tidak ingin tertinggal. Kami tidak ingin sekadar mencatat, melaporkan, atau menilai dari jauh. Kami ingin terlibat, menguatkan, dan memberi dampak nyata.

Karena sesungguhnya, pendidikan yang baik tidak dibangun oleh kerja individu, tapi oleh kolaborasi semua pihak. Dan kami, para pendamping sekolah, siap menjadi bagian dari perjalanan itu—bukan sebagai pengawas dari menara gading, tetapi sebagai teman sejalan yang peduli dan percaya pada kekuatan perubahan.*)

*)Penulis adalah  Nuraini, S.Pd
(Pengawas Dikdas Kabupaten Belitung)

  • person
  • visibility 2
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Sumber Makmur ABB Lakukan RAT Tahun Buku 2020

    Koperasi Sumber Makmur ABB Lakukan RAT Tahun Buku 2020

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle sma
    • visibility 0
    • 0Komentar

    BADAU: Koperasi Sumber Makmur Desa Aik Batu Buding Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung lakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2020 yang bertempat di Kantor Desa Aik Batu Buding, pada hari ini. Dari Dinas KUKMPTK Kab Belitung dihadiri Kabid KUKM Budi Swasta SIP yang mewakili Kadis KUKMPTK yang didampingi kasi,staf dan TPL PPKL. Dalam pertemuan itu, […]

  • Babinsa Sertu Wawan S,  Gelar Komsos Bersama Perangkat Desa Dukong

    Babinsa Sertu Wawan S, Gelar Komsos Bersama Perangkat Desa Dukong

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle sma
    • visibility 0
    • 0Komentar

    SIMPANG PESAK – Dalam upaya mempererat hubungan dan meningkatkan koordinasi dengan aparat desa, Babinsa Desa Dukong dari Koramil 414-03/Gantung, Sertu Wawan S, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama perangkat desa. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Kantor Desa Dukong, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur. Dalam kegiatan tersebut, Sertu Wawan S […]

  • Bank Sumsel Babel telah menggelar undian Grand Prize Tabungan Persirah untuk periode tahun 2024

    Bank Sumsel Babel telah menggelar undian Grand Prize Tabungan Persirah untuk periode tahun 2024

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle sma
    • visibility 0
    • 0Komentar

    MANGGAR: Bank Sumsel Babel telah menggelar undian Grand Prize Tabungan Persirah untuk periode tahun 2024, memberikan kebahagiaan kepada para pemenang, termasuk Daniel (30), seorang pemuda lajang dari Desa Mengkubang Kecamatan Damar, yang berhasil meraih grand prize berupa sebuah mobil Toyota Rush. Sedangkan 2(dua) sepada motor 10(sepuluh) doorprize utama dan doorprize lainnya diraih oleh nasabah, penarikan […]

  • Bupati Buka Forum Dialog Penguatan Ideologi Bangsa

    Bupati Buka Forum Dialog Penguatan Ideologi Bangsa

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2019
    • account_circle sma
    • visibility 0
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Hari ini, Senin, 8 Juli 2019, diadakan forum dialog penguatan ideologi bangsa, yang bertempat di ruang Kantor Bupati Belitung. Acara kegiatan ini dihadiri Bupati Belitung H. Sahani Saleh S.Sos, dan wakil bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn MSi serta organisasi perangkat daerah (OPD), serta instansi di lingkungan sekretariat pemkab Belitung dan undangan lainnya. Acara kegiatan […]

  • Kajari Beltim Dr. Rita Susanti Pamit, Dapat Ucapan dari Bupati dan Forkopimda

    Kajari Beltim Dr. Rita Susanti Pamit, Dapat Ucapan dari Bupati dan Forkopimda

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle sma
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Beltim — Memasuki masa akhir jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur (Beltim), Rita Susanti berpamitan kepada Kamarudin Muten, Khairil Anwar, dan Fezzi Uktolseja di ruang kerja Bupati Beltim, Senin (20/10). Dalam kunjungan tersebut, Rita didampingi oleh para Kepala Seksi dan Jaksa Pengacara Negara dari Kejaksaan Negeri Belitung Timur. Suasana haru dan kehangatan menyelimuti acara […]

  • DIA BUKAN SIAPA-SIAPA

    DIA BUKAN SIAPA-SIAPA

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2020
    • account_circle sma
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sejarah manusia adalah sejarah ia menemukan peradabannya. Sejarah selalu hidup pada cerita dan kisahnya. Dibanyak tempat dan waktu kita akan mengenal apa dan siapa dibalik kisah itu. Sejarah selalu saja melukiskan “heroisme” dan bersifat “episteme” agar kita dapat menemukan sesuatu dibaliknya. Dalam sejarah kenabian Muhammad SAW, banyak kisah disekitarnya yang menyentuh hati dan perasaan. Heroisme? […]

expand_less