Kwarcab Pramuka Belitung Lantik Pengurus Saka Adhiyasta Pemilu Bawaslu Belitung
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN — Upaya memperkuat pengawasan pemilu hingga ke kalangan generasi muda terus dilakukan di Kabupaten Belitung. Sebanyak 19 pengurus Majelis Pembimbing dan Pimpinan Satuan Karya Pramuka (Saka) Adhyasta Pemilu Belitung masa bakti 2026-2031 resmi dilantik di Kantor Bawaslu Kabupaten Belitung, Kamis (27/8/2026).
.
Pelantikan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Belitung ini menjadi langkah baru dalam membangun pengawasan partisipatif. Bukan hanya mengandalkan lembaga pengawas, semangat mengawal demokrasi mulai ditanamkan kepada anggota Pramuka Penegak.
Saka Adhyasta Pemilu diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia kepemiluan, memahami pentingnya pengawasan, sekaligus ikut menyebarkan informasi kepemiluan kepada masyarakat.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Belitung Nomor 13 Tahun 2026 tentang Kepengurusan Majelis Pembimbing dan Kepengurusan Pimpinan Saka Adhyasta Pemilu Kwarcab Gerakan Pramuka Belitung Masa Bakti 2026-2031 yang ditetapkan di Tanjungpandan pada 24 Agustus 2026.
Pembentukan Saka Adhyasta Pemilu juga merupakan tindak lanjut kerja sama Bawaslu Kabupaten Belitung dengan Kwarcab Gerakan Pramuka Belitung terkait pelibatan anggota Gerakan Pramuka dalam pengawasan partisipatif pada Pemilu dan Pemilihan.
Dalam struktur Mabisaka Adhyasta Pemilu, Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung dipercaya sebagai Ketua Majelis Pembimbing. Posisi Wakil Ketua I dijabat Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, sedangkan Wakil Ketua II dijabat Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa. Sementara Koordinator Sekretariat Bawaslu Belitung dipercaya sebagai sekretaris.
Untuk Pimpinan Saka Adhyasta Pemilu, Zainal Muttaqin, S.Sos., dipercaya sebagai ketua. Kepengurusan ini diperkuat tiga krida, yakni Krida Pencegahan, Krida Pengawasan, dan Krida Penindakan. Selain itu, terdapat Pamong Saka Putra dan Putri serta tim instruktur/pelatih.
Mewakili Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Belitung, Hendri Suzanto, S.Sos., M.M.Tr., memimpin prosesi pelantikan. Ia berharap keberadaan Saka Adhyasta Pemilu tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi ruang pembelajaran nyata bagi anggota Pramuka.
“Kami berharap dengan penambahan saka baru ini, adik-adik Pramuka Penegak dapat betul-betul menambah ilmu dan pengetahuannya tentang pengawasan pemilu serta berperan aktif membantu Bawaslu dalam mengimplementasikannya di Kabupaten Belitung,” ujar Hendri.
Menurutnya, anggota Saka juga diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan edukasi kepemiluan dengan menyampaikan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga, sahabat, dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Dengan pola tersebut, pengawasan pemilu diharapkan tidak hanya menjadi urusan penyelenggara, tetapi tumbuh menjadi gerakan bersama yang melibatkan masyarakat, termasuk generasi muda.
Tak Berhenti di Pelantikan
Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung sekaligus Ketua Mabisaka Adhyasta Pemilu Kabupaten Belitung, Rezeki Aris Munazar, S.H., memastikan pembinaan terhadap anggota Saka akan terus dilakukan setelah pelantikan.
Ia menegaskan Bawaslu tidak ingin pembentukan Saka Adhyasta Pemilu berhenti pada seremoni pengukuhan kepengurusan.
“Bawaslu Kabupaten Belitung siap melaksanakan kegiatan lanjutan secara konsisten, bukan hanya berhenti pada seremoni pelantikan,” tegas Rezeki.
Bawaslu, lanjut dia, akan memberikan pembekalan teknis serta pelatihan pengawasan partisipatif. Dengan bekal tersebut, anggota Saka diharapkan benar-benar memiliki kapasitas untuk menjadi mitra strategis pengawas pemilu di lapangan.
Pelantikan turut dihadiri jajaran perwakilan Kwarcab Belitung, perwakilan Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Belitung dari Tanjungpandan, Sijuk, Membalong, Badau, dan Selat Nasik.
Hadir pula pimpinan Saka rintisan lainnya, seperti Saka Dirgantara, Saka BPOM, Saka Wira Kartika, dan Saka Amal Bakti, Pamong Saka Slamet Fadzri, serta anggota Saka Adhyasta Pemilu yang dilantik.

Ke depan, Bawaslu Kabupaten Belitung bersama Kwarcab Gerakan Pramuka Belitung akan menyusun program pembinaan secara berkala.
Harapannya, dari kegiatan Pramuka lahir kader-kader pengawas muda yang tidak hanya memahami aturan pemilu, tetapi juga memiliki keberanian, integritas, dan kepedulian untuk ikut menjaga kualitas demokrasi.
Sebab menjaga pemilu bukan hanya tentang mengawasi saat suara diberikan. Lebih jauh, demokrasi membutuhkan generasi yang sejak dini mau belajar, peduli, dan berani mengambil bagian.
- person
- visibility 144
- forum 0