Mahasiswa Polbel Diseminasikan Proyek Multimedia UMKM Binaan GEMAWIRA

Melalui kegiatan ini, Politeknik Belitung kembali menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berdampak bagi masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, komunitas wirausaha, dan pelaku UMKM diharapkan terus berkembang guna mendukung penguatan ekonomi lokal berbasis inovasi, kreativitas, dan teknologi digital di Kabupaten Belitung.

TANJUNGPANDAN – Program Studi D3 Manajemen Informatika Politeknik Belitung melaksanakan Diseminasi Hasil Proyek Mata Kuliah Pengantar Multimedia sebagai implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) yang melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Komunitas Gerakan Masyarakat Wirausaha (GEMAWIRA) Bangka Belitung 2.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Anwar DM Lantai 2 Politeknik Belitung pada Jumat (19/6/2026) tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama yang telah terjalin melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara Politeknik Belitung dan GEMAWIRA. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengimplementasikan kompetensi multimedia secara langsung guna mendukung pengembangan branding dan promosi digital UMKM lokal.

Direktur Politeknik Belitung, Agi Santri, S.E., M.Par., mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan pendidikan vokasi yang mengedepankan pembelajaran berbasis praktik dan penyelesaian permasalahan riil di masyarakat maupun dunia usaha.

“Pembelajaran vokasi harus mampu menghadirkan pengalaman belajar yang autentik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Melalui proyek ini, mahasiswa tidak hanya menguasai keterampilan teknis di bidang multimedia, tetapi juga belajar berkolaborasi dengan mitra, memahami kebutuhan pelaku usaha, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Menurut Agi, hasil karya mahasiswa diharapkan dapat membantu memperkuat identitas merek dan pemasaran digital UMKM sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha di era digital.

Sementara itu, Dosen Pengampu Mata Kuliah Pengantar Multimedia, Fatimah Muthmainnah, S.Kom., M.MSI., menjelaskan proyek tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif kepada mahasiswa, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga menghasilkan produk multimedia yang siap digunakan oleh mitra UMKM.

“Selama satu semester, mahasiswa melakukan observasi lapangan, wawancara dengan pelaku usaha, analisis kebutuhan promosi, hingga perancangan konsep branding. Hasilnya berupa filosofi logo dan identitas visual merek, katalog digital produk, konten media sosial, serta video promosi usaha yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing UMKM,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendekatan pembelajaran berbasis proyek tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa, tetapi juga melatih kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan pemecahan masalah yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.

Ketua GEMAWIRA Bangka Belitung 2, Haryanto, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dan dosen Politeknik Belitung dalam mendampingi para pelaku UMKM.

“Banyak pelaku usaha memiliki produk yang berkualitas, namun masih membutuhkan dukungan dalam membangun identitas merek dan promosi digital. Melalui program ini, UMKM memperoleh pendampingan yang membantu mereka tampil lebih profesional dan siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” katanya.

AddText 06 20 05.29.36 scaled

Apresiasi serupa disampaikan Pembina GEMAWIRA Wilayah Belitung, Istanty Safitrie, S.T. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas UMKM merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas usaha lokal melalui pemanfaatan teknologi dan kreativitas generasi muda.

“UMKM saat ini tidak cukup hanya memiliki produk yang berkualitas, tetapi juga harus mampu membangun identitas usaha yang kuat dan memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Hasil karya mahasiswa sangat membantu UMKM dalam meningkatkan profesionalisme tampilan produk dan promosi digital,” ujarnya.

Dalam kegiatan diseminasi tersebut, mahasiswa mempresentasikan proses pengerjaan proyek sekaligus menyerahkan hasil karya multimedia kepada UMKM mitra yang telah didampingi selama satu semester. Adapun UMKM yang menjadi mitra dalam program ini adalah Memberongan Sidjoek milik Sutami, Nusantara Garden milik Adam Hilman, Sahabat Lais milik Yuliawati, dan Kopi Sire.

Salah satu pelaku UMKM mitra, Adam Hilman, pemilik Nusantara Garden, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari program tersebut.

“Selama ini kami lebih fokus pada produksi dan penjualan, sehingga belum terlalu memahami pentingnya identitas visual dan promosi digital. Melalui program ini, kami mendapatkan logo yang lebih representatif, katalog produk yang lebih menarik, serta konten promosi yang dapat langsung digunakan untuk pemasaran,” tuturnya.

Kegiatan diseminasi ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil pembelajaran yang telah dilakukan selama satu semester sekaligus memperoleh masukan langsung dari mitra UMKM. Bagi pelaku usaha, program ini memberikan manfaat nyata berupa media promosi yang dapat digunakan untuk memperkuat identitas merek dan memperluas jangkauan pemasaran produk.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Belitung kembali menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berdampak bagi masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, komunitas wirausaha, dan pelaku UMKM diharapkan terus berkembang guna mendukung penguatan ekonomi lokal berbasis inovasi, kreativitas, dan teknologi digital di Kabupaten Belitung.